Ye Fei

Ye Fei
叶飞
葉飛
Ye pada 1955
Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional
Masa jabatan
18 Juni 1983 – 27 Maret 1993
MenteriMenteri Perhubungan Tiongkok
Ketua umumPeng Zhen
Wan Li
Panglima Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat
Masa jabatan
Januari 1980 – Agustus 1982
Sebelum
Pendahulu
Xiao Jinguang
Pengganti
Liu Huaqing
Sebelum
Komisaris Politik Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat
Masa jabatan
Februari 1979 – Januari 1980
Sebelum
Pendahulu
Su Zhenhua
Pengganti
Li Yaowen
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir
Sixto Mercado Tiongco
(Yap Tiu Heng)

(1914-05-07)7 Mei 1914
Tiaong, Tayabas, Filipina
Meninggal18 April 1999(1999-04-18) (umur 84)
Beijing, Tiongkok
KebangsaanTionghoa (lahir Filipina)
Partai politikPartai Komunis Tiongkok
Karier militer
Pihak Tiongkok
Dinas/cabang Angkatan Darat Tiongkok
 Angkatan Laut Tiongkok
Masa dinas1932−82
Pangkat Jenderal
KomandoWilayah Militer Fuzhou
Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Ye Fei (Hanzi sederhana: 叶飞; Hanzi tradisional: 葉飛; Pinyin: Yè Fēi; 7 May 1914 – 18 April 1999) adalah seorang jenderal dan politikus Tiongkok kelahiran Filipina. Lahir dengan nama Sixto Mercado Tiongco di Filipina kepada seorang ayah Tionghoa dan ibu Filipina, ia bergabung dengan Partai Komunis Tiongkok pada usia muda dan berjuang di banyak pertempuran sebagai komandan senior Tentara Pembebasan Rakyat selama Perang Saudara Tiongkok. Pada usia 40, ia adalah salah satu komandan PLA yang diberi gelar jenderal di Republik Rakyat Tiongkok yang baru berdiri dan kemudian mengabdi sebagai Laksamana Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat. Ia juga mengembani jabatan sipil, seperti Gubernur dan Ketua Umum Partai Komunis di Fujian, dan Menteri Perhubungan Tiongkok.[1]

Kehidupan awal

Lahir di Filipina

Ye Fei lahir dengan nama Sixto Mercado Tiongco pada tanggal 7 Mei 1914 di kota Tiaong yang saat itu bernama Provinsi Tayabas, di Filipina. Ayahnya adalah Yap Sun Uy (葉蓀衛; Yap adalah pelafalan Minnan untuk nama keluarga Tionghoa Ye), seorang pedagang Tionghoa dari Nan'an, Provinsi Fujian yang pindah ke Filipina pada tahun 1900 dan mengadopsi nama Filipina Tiongco. Yap pindah agama menjadi Katolik agar mendapat persetujuan dari orang tuanya untuk menikahi ibu Ye Fei, Francisca Mercado, seorang Filipina dari keluarga Katolik setempat. Nama Tionghoa asli Ye Fei adalah Ye Qiheng (葉啟亨).[2][3]

Dibesarkan di Tiongkok

Pada tahun 1919 Ye Fei, yang saat itu berusia empat tahun, dan kakak laki-lakinya Ye Qicun (葉啟存), dibawa oleh ayah mereka ke kampung halamannya di Tiongkok untuk bersekolah.[3] Mulai tahun 1926 ia bersekolah di Sekolah Menengah Zhongshan di Xiamen dan kemudian Sekolah Menengah Atas Ketigabelas di Fujian.[4]

Ye Fei bergabung dengan Liga Pemuda Komunis Tiongkok bawah tanah pada bulan Mei 1928, dan Partai Komunis Tiongkok pada bulan Maret 1932.[4] Pada tahun 1932, ia ditangkap oleh pemerintah Kuomintang Republik Tiongkok dan dijatuhi hukuman satu tahun penjara. Karena ia adalah warga negara Filipina,[3] Orang tuanya berhasil mengatur ekstradisinya ke Filipina (yang saat itu merupakan wilayah Amerika Serikat di bawah Pemerintah Kepulauan Filipina), dan ibunya berangkat ke Tiongkok untuk menjemputnya kembali. Namun, saat Francisca Mercado tiba di Hong Kong, Ye Fei sudah dibebaskan dari penjara. Setelah memberi tahu ibunya bahwa ia akan belajar di Jepang, ia malah pergi ke Fujian untuk membantu mendirikan gerilya Komunis di sana.[3]

Karir perang

Perang Saudara Tiongkok

Ye Fei pada masa muda

Pada tahun 1934, Tentara Merah Komunis Tiongkok mengalami serangkaian kekalahan oleh pasukan Kuomintang pimpinan Chiang Kai-shek, dan memulai Pawai Panjang. Dengan melarikan dirinya para pemimpin Komunis dari Provinsi Jiangxi yang berdekatan ke Provinsi Shaanxi yang terpencil, gerilyawan Fujian Timur pimpinan Ye Fei terputus dari pasukan utama Komunis dan bertempur dalam isolasi selama tiga tahun.[4] Kakak laki-lakinya Ye Qicun dibunuh pada akhir tahun 1930-an oleh Kuomintang.[3]

Perang Tiongkok-Jepang

Setelah meletusnya Perang Tiongkok-Jepang Kedua, perang saudara antara Komunis dan Kuomintang dihentikan sementara, dan kedua pihak sepakat untuk membentuk Front Persatuan Kedua untuk melawan penjajah Jepang. Ye Fei diangkat menjadi komandan resimen di Angkatan Darat Keempat Baru yang baru dibentuk dan dipindahkan ke wilayah Jiangnan untuk melanjutkan perang gerilyanya, kali ini melawan pasukan pendudukan Jepang. Kegiatan awalnya termasuk serangan tahun 1939 terhadap Kereta Api Shanghai–Nanjing yang dikuasai Jepang dan Bandara Shanghai Hongqiao.[4]

Pada tahun 1940, Ye Fei menyeberangi Sungai Yangtze ke Provinsi Jiangsu utara untuk terus memerangi Jepang dan Kuomintang, sekutu nominal Komunis. Ia diangkat menjadi komandan kolom pertama divisi Jiangsu Utara dari Tentara Keempat Baru di bawah pimpinan Su Yu. Pada bulan Oktober, ia menghancurkan satu brigade Kuomintang dalam Pertempuran Huangqiao. Pada tahun 1944, ia memimpin pasukan Komunis dalam Pertempuran Cheqiao dan mengalahkan Jepang. Tahun berikutnya, ia diangkat menjadi komandan wilayah militer Jiangsu Tengah dan wakil komandan wilayah militer Jiangsu-Zhejiang.[4]

Kembali Berperang Saudara

Setelah Jepang menyerah pada akhir Perang Dunia II, perundingan antara Komunis dan Kuomintang gagal dan Perang Saudara Tiongkok kembali meletus. Sebagai komandan senior, Ye Fei ikut serta dalam berbagai pertempuran termasuk Kampanye Menglianggu dan Kampanye Huaihai. Pada bulan Februari 1949, ia diangkat menjadi Komandan Grup Angkatan Darat ke-10 Tentara Pembebasan Rakyat.[4]

Pada bulan April 1949, pasukan Ye Fei menyerang HMS Amethyst di Sungai Yangtze, dan memaksanya untuk tetap berlabuh selama 40 hari (lihat artikel utama: Insiden Yangtze).

Setelah berpartisipasi dalam Pertempuran Shanghai (1949) pada bulan Mei 1949, Ye Fei, dengan Wei Guoqing sebagai komisaris politik, memimpin Grup Angkatan Darat ke-10 dalam pertempuran Fuzhou, Zhangzhou, dan Xiamen, mengambil alih sebagian besar Provinsi Fujian dari para pembela Kuomintang.[4] Namun, pasukannya mengalami kekalahan besar dalam Pertempuran Guningtou, di mana lebih dari sepuluh ribu tentara PLA tewas atau ditangkap ketika mereka mendarat di Pulau Kinmen di lepas pantai Fujian. Komunis tidak pernah mampu mengambil alih Kinmen dan hingga hari ini Kinmen tetap berada di bawah administrasi Republik Tiongkok (Taiwan). Ye Fei menebus sebagian kekalahannya dengan memenangkan Kampanye Pulau Dongshan pada bulan Juli 1953.[5][6]

Karir selama masa damai

Ye Fei, 1978

Pada tahun 1953, Ye Fei diangkat menjadi Ketua Partai Komunis dan Gubernur Provinsi Fujian. Ia juga menjabat sebagai wakil komandan Daerah Militer Nanjing. Pada tahun 1955, di usia 40 tahun, ia termasuk dalam kelompok pertama komandan Tentara Pembebasan Rakyat yang dianugerahi pangkat Jenderal.[1][4] Sejak 1 Juli 1956, dengan dibentuknya Daerah Militer Fuzhou, ia menjadi komandan pertamanya.

Selama Revolusi Kebudayaan Ye Fei menderita penganiayaan karena hubungannya dengan luar negeri,[3] tetapi direhabilitasi pada tahun 1975 dan diangkat menjadi Menteri Transportasi Tiongkok. Ia memegang jabatan tersebut hingga Februari 1979, ketika ia diangkat oleh Deng Xiaoping sebagai komisaris politik Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat, meskipun belum pernah bertugas di Angkatan Laut sebelumnya. Tahun berikutnya ia dipromosikan ke posisi Panglima Tertinggi Angkatan Laut, yang dipegangnya hingga Agustus 1982. Dari tahun 1983 hingga 1993 ia menjabat sebagai wakil ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional untuk Kongres ke-6 dan ke-7.[1]

Pulang ke Filipina

Menjawab undangan dari Presiden Corazon Aquino, Ye Fei mengunjungi Filipina pada Februari 1989 sebagai wakil ketua Kongres Tiongkok. Ini merupakan pertama kali ia datang ke Filipina setelah 70 tahun meninggalkan kampung kelahirannya. Ia menghabiskan waktu 2 minggu di Filipina, mengunjungi makam kedua orang tuanya di Tiaong dan bereuni dengan adik-adiknya yang lahir setelah ia meninggalkan Filipina dan tidak memiliki pengetahuan jasa-jasa kakaknya di Tiongkok.[3][7]

Oposisi terhadap tindakan keras tentara

Saat unjuk rasa Lapangan Tiananmen pada musim semi 1989, Ye Fei berserta beberapa perwira menandatangani surat perlawanan penegakan darurat militer oleh PLA di Beijing.

Karena keadaan yang mendesak, kami sebagai prajurit tua, mengajukan permohonan berikut: Karena Tentara Rakyat adalah milik rakyat, maka ia tidak dapat menentang rakyat, apalagi membunuh rakyat, dan tidak boleh dibiarkan menembaki rakyat dan menimbulkan pertumpahan darah; untuk mencegah situasi bertambah buruk, maka Tentara tidak boleh memasuki kota.

— Ye Fei, Zhang Aiping, Xiao Ke, Yang Dezhi, Chen Zaidao, Song Shilun dan Li Jukui, Surat tanggal 21 Mei 1989 kepada Komisi Militer Pusat dan Markas Besar Komando Darurat Militer[8]

Meninggal dan monumen

Ye Fei meninggal di Beijing pada 18 April 1999 dengan usia 84 tahun.[4] Pada 29 Maret 2000, sebuah taman monumen dan SMK di Tiaong dibangun untuk didedikasikan kepada almarhum Ye Fei. Hadir dalam pengesahan tersebut adalah Jenderal Angelo Reyes, Menteri Luar Negeri Filipina Domingo Siazon Jr., Menteri Dalam Negeri Filipina Alfredo Lim, dan Duta Besar Tiongkok untuk Filipina Fu Ying. Ini adalah acara pertama dalam serangkaian acara untuk merayakan 25 tahun hubungan diplomatik antara Filipina dan Republik Rakyat Tiongkok.[9]

Referensi

  1. ^ a b c "People's Liberation Navy – PLAN Commanders". globalsecurity.org. Diakses tanggal 25 April 2012.
  2. ^ "Statue of General Ye Fei in Tiaong". localphilippines.com. Diarsipkan dari asli tanggal 19 December 2014. Diakses tanggal 3 August 2013.
  3. ^ a b c d e f g 中共开国上将叶飞 [General Ye Fei] (dalam bahasa Tionghoa). Phoenix News. 4 September 2008. Diakses tanggal 25 April 2012.
  4. ^ a b c d e f g h i 叶飞 [Ye Fei] (dalam bahasa Tionghoa). Central Government of China. 2 December 2008. Diakses tanggal 25 April 2012.
  5. ^ 臺海戰役 (dalam bahasa Tionghoa). Armed Forces Museum, Taiwan. 20 June 2007. Diakses tanggal 25 April 2012.
  6. ^ "解放战争中的漳厦金战役". China National Defence Network. 30 July 2009. Diakses tanggal 25 April 2012.
  7. ^ Annelle S. Tayao (10 March 2012). "Tiaong has its come-ons". Philippine Daily Inquirer. Diakses tanggal 25 April 2012.
  8. ^ Wu Renhua. "89天安门事件大事记:5月21日 星期日". Pusat PEN Independen Tiongkok. ; ;
  9. ^ "Filipino-Chinese general honored". Philippine Daily Inquirer. 16 March 2000.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement