Yamaha RX King 135


Yamaha RX-King 135
ProdusenPT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing
Juga disebutRXK 135
Perusahaan indukYamaha Motor Company
Produksi1983–2009
KelasStandard/sport bike
Mesin132cc, pendingin udara, reed-valve, satu silinder
Diameter / tak58.0mm × 50.0mm
Transmisi5-speed constant mesh
Jenis kerangkaDouble Cradle
SuspensiFront: Conventional telescopic fork
Rear: swingarm with twin shock
RemFront: Dual-piston caliper
Rear: Drum brake
BanFront: 2.75-18-4 PR;
Rear: 3.00-18-4 PR
Jarak sumbu roda1.245 mm (49,0 in)
DimensiP: 1.970 mm (78 in)
L: 735 mm (28,9 in)
T: 1.065 mm (41,9 in)
Tinggi tempat duduk770 mm (30 in)
Kapasitas bahan bakar95 L (21 imp gal; 25 US gal)
Kapasitas oli1 L (0,22 imp gal; 0,26 US gal)
TerkaitYamaha RX-Z
Yamaha RX-S/RX-Special 115
Yamaha RX-R 115
Yamaha RX-100/125
Yamaha YT-115

Yamaha RX-King 135 adalah sepeda motor bermesin dua tak diproduksi oleh PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (dahulu Yamaha Motor Kencana Indonesia). Dari tahun 1983 sampai 2009.

Sejarah

Lebih dari dua puluh tahun yang lalu, tim peneliti pasar berkeliling di Jawa, Sumatera dan beberapa bagian daerah lain Indonesia. Mereka mengedarkan desain motor dari Jepang yang akan segera hadir di Indonesia. banyak para pengendara motor yang berkomentar bahwa mereka ingin motor yang gagah. Hasil riset ini disampaikan pada konseptor waktu itu Nobuo Aoshima, Chikao Kimata, Motoaki Hyodo. Dengan sedikit perubahan desain pada bagian depan sehingga mengesankan hewan yang mengejar mangsanya, banyak partisipan riset yang berseru, "ini baru gagah!"

Riset pasar juga menunjukkan bahwa banyak konsumen yang mengeluhkan performa motor 2-TAK boros bahan bakar, rendahnya kekuatan pada kecepatan rendah, dan terlalu banyak mengeluarkan asap knalpot.

Lalu diluncurkanlah RX-King pada tahun 1983. "Gagah"... itulah kesan pertama memandang RX-King. Bagian yang mempertegas kesan ini tampak terutama dari grafis pada tangki. RX-King adalah motor 2-Tak yang mengkombinasikan efisiensi bahan bakar hingga 15% berkat Yamaha Energy Induction System (YEIS), dan tenaga besar hingga 5.000 rpm dengan Yamaha Computerized Lubrication System.

Kehadiran RX-King dengan desain dan kemampuannya bagaikan hujan di musim kemarau. Hingga saat ini RX-King menjadi legenda yang menempati hati penggemar motor Indonesia.

Desain

Logo Yamaha (1985-1998) yang terpasang di emblem tanki depan/belakang bewarna emas untuk RX King (1983-2000)

Tipe mesin RX King

3KA–0××××× (Garis) » 1987–1994

3KA–1××××× (Garis) » 1994–1995

3KA–1××××× » 1995–'96

3KA–2××××× » 1996–'97

3KA–3××××× » 1998–2000

3KA–4××××× » 2000–2002

3KA–5××××× » 2002–2003

3KA–6××××× » 2003–2004

3KA–7××××× » 2004–2006

3KA–8××××× » 2007–2009

29N (Garis) » 1982–1985

1EE (Garis) » 1985–1986

1EF » 1987

1TR (Garis) » 1987–1989

3KA (Garis) » 1987–1995

3KA » 1995–2009

Spesifikasi

Tipe Mesin : 2 Langkah, Air Cooled Diameter x Langkah : 58,0 x 50,0 mm Volume Silinder : 132 cc Perbandingan Kompresi : 6,9 : 1 Kopling : Manual, Basah, Multiplat Susunan Silinder : Satu/Miring Gigi Transmisi : 5 Kecepatan Pola Pengoperasian Gigi : 1-N-2-3-4-5 Karburator : VM 26 x 1 MIKUNI Kapasitas Oli Samping : 1 Liter Baterai : GM 3-3B/12,3 Busi : BP 8HS-10 Sistem Pengapian : CDI Sistem Pelumas : Autolube

Suspensi

Suspensi Depan : Teleskopik Suspensi Belakang : Swing Arm Ukuran Ban Depan : 2.75-18-4 PR Ukuran Ban Belakang : 3.00-18-4 PR

Chasis

Berat Kosong : 100 kg Tipe Rangka : Double Cradle Kapasitas Tangki : 9,5 Liter Jarak Sumbu Roda : 1245 mm Jarak Terendah ke Tanah : 160 mm Jarak Tempat Duduk : 770 mm

Perfoma

Dimensi PxLxT : 1970 x 735 x 1065 mm Sistem Starter : Kick Daya Maksimum : 18,5 PS/9.000 RPM Torsi Maksimum : 1.54 KGF.M/8.000 RPM

Sistem Pengreman

Rem Depan : Cakram Double Piston Rem Belakang : Tromol

Penghentian Produksi

Produksi massal motor legendaris Yamaha RX King akhirnya bakal dihentikan Yamaha pada tahun ini.

Sebagai perpisahan, Yamaha akan mengeluarkan RX King limited edition pada akhir tahun ini. Edisi RX King terakhir ini menandai hampir 30 tahun kiprah Yamaha RX King di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Wakil Presiden PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) Dyonisius Beti di sela-sela penandatanganan deklarasi Safety Riding bersama Slank di pabrik sepeda motor Yamaha dari kawasan Pulogadung Jakarta, Senin 23 Maret 2009.

"Produksinya dihentikan akhir tahun ini, jadi RX King ini versi terakhir," ujarnya.

Dia menekankan meski produksi massal sudah berakhir, bukan berarti Yamaha mematikan motor RX King.

Pembuatan si raja jalanan ini bisa dilakukan sesuai pesanan alias by order setelah produksi massal berakhir tahun ini. Dia mencontohkan kepolisian yang memesan 300 unit RX King.

Total penjualan RX King di Indonesia mulai tahun 1980 hingga Februari 2009 ini sudah mencapai 1 juta unit.

Selama tahun 2008, RX King laris manis terjual sebanyak 12.017 unit sedangkan di 2 bulan pertama 2009 sudah terjual 3.992 unit.

Saat ini RX King masih diproduksi tapi sebagian besar dikirim ke luar Jawa yang permintaannya masih tinggi. Sayangnya image negatif kerap disandangkan ke motor ini. Image negatif yang kerap menyertai motor ini adalah motor maling dan tukang ngebul.

Lihat pula

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement