Yael Braudo-Bahat

Dr. Yael Braudo-Bahat (bahasa Ibrani: יעל ברוידא-בהט) adalah seorang aktivis perdamaian, akademisi, dan co-director (direktur bersama) dari organisasi Women Wage Peace asal Israel.[1]

Karir

Setelah meraih gelar sarjana di bidang hukum dan akuntansi, Braudo-Bahat melanjutkan studi dan memperoleh gelar magister hukum, dengan tesis yang membahas hukum terkait menyusui. Ia kemudian meraih gelar doktor (PhD) di bidang hukum dari Universitas Tel Aviv, dengan spesialisasi dalam hukum keluarga, feminisme, dan sejarah hukum.

Tesis doktoralnya berfokus pada organisasi perempuan di Israel pada beberapa dekade pertama berdirinya negara tersebut, serta upaya mereka dalam memperjuangkan hak kepemilikan bagi perempuan.[2][3]

Braudo-Bahat pernah menjadi dosen tamu (external lecturer) di Universitas Tel Aviv, serta menjabat sebagai wakil editor jurnal Theoretical Inquiries in Law.[2]

Dari tahun 2017 hingga 2018, ia juga pernah menjadi profesor tamu bidang studi Israel di Universitas York, Kanada.[4]

Aktivisme

Braudo-Bahat bersama sesama aktivis perdamaian Vivian Silver mendirikan Women Wage Peace (WWP) pada tahun 2014. Organisasi tersebut kini memiliki lebih dari 50.000 anggota. Dengan menekankan pentingnya peran perempuan dalam proses perdamaian, WWP berupaya mencapai penyelesaian politik melalui negosiasi untuk konflik Israel–Palestina. Sejak tahun 2021, WWP telah bekerja sama dengan gerakan saudari asal Palestina, yaitu Women of the Sun.[5]

Pada Februari 2023, Braudo-Bahat menjabat sebagai co-director (direktur bersama) organisasi tersebut.[6] Sebagai anggota WWP, Braudo-Bahat telah mengkritik kebijakan pemerintah yang membatasi masuknya aktivis Palestina ke Israel[6], serta menentang berlanjutnya perang di Gaza.[1][7]

Braudo-Bahat telah diwawancarai oleh ABC News[1], France 24[7], dan program Here & Now di NPR[8] mengenai tanggapan gerakan perdamaian terhadap perang di Gaza.

Vivian Silver, yang disebut oleh Braudo-Bahat sebagai mentor di Women Wage Peace dan sosok yang sangat berpengaruh dalam hidupnya[8], tewas akibat serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.[5]

Kehidupan pribadi

Ayah Braudo-Bahat adalah veteran Perang Yom Kippur.[9] Pada November 2023, Yael Braudo-Bahat masuk dalam daftar 100 Women versi BBC, yang menyoroti perempuan berpengaruh dari seluruh dunia.[5]

Referensi

  1. ^ a b c News, A. B. C. "Video Co-Director of Women Wage Peace: 'We don't want any more victims on either side'". ABC News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-01.
  2. ^ a b "Yael Braudo-Bahat, Dr. • WPS CENTER" (dalam bahasa American English). 2023-04-19. Diakses tanggal 2025-11-01.
  3. ^ "Yael Braudo-Bahat | The Buchmann Faculty of Law". en-law.tau.ac.il. Diakses tanggal 2025-11-01.
  4. ^ "Research Associates and Visiting Scholars | Israel and Golda Koschitzky Centre for Jewish Studies" (dalam bahasa Canadian English). Diakses tanggal 2025-11-01.
  5. ^ a b c "BBC 100 Women 2023: Who is on the list this year? - BBC News". News (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-11-01.
  6. ^ a b Roper, Harry (2023-02-13). "Israel said to ban entry to young Palestinian peace activists". The Times of Israel (dalam bahasa American English). ISSN 0040-7909. Diakses tanggal 2025-11-01.
  7. ^ a b "The 51% - Palestinian and Israeli women activists call for end to bloodshed". France 24 (dalam bahasa Inggris). 2023-10-27. Diakses tanggal 2025-11-01.
  8. ^ a b N; P; R (2023-11-15). "Palestinian-American family escapes Gaza; Remembering Israeli activist Vivian Silver". NPR (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-01.
  9. ^ Braudo-Bahat, Yael (2025-04-30). "The secret cost of Israel's wars ravaged my family. It's only getting worse". The Forward (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-01.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement