Xian Y-20
| Xian Y-20 | |
|---|---|
Y-20 di Airshow China 2016 | |
| Informasi umum | |
| Jenis | Pesawat pengangkut militer |
| Pabrikan | Xi'an Aircraft Industrial Corporation |
| Perancang | Tang Changhong |
| Status | Operasional |
| Sejarah | |
| Diproduksi | 2013–sekarang |
| Tanggal perkenalan | 6 Juli 2016[1][2] |

Xi'an Y-20 Kunpeng[3] (Chinese: 运-20) adalah pesawat angkut militer yang besar. Proyek ini sedang dikembangkan oleh Xi'an Aircraft Industrial Corporation[4] dan secara resmi diluncurkan pada tahun 2006. Kodename resmi pesawat adalah Kunpeng (Chinese: 鲲鹏), burung mitos Cina kuno yang bisa terbang untuk ribuan kilometer tercatat di Zhuangzi. Namun, industri dirgantara Tiongkok memberi nama julukan 'Gadis Imut" (Hanzi: 胖妞; Pinyin: Pàng niū) karena ukurannya yang lebih besar dibandingkan pesawat yang sebelumnya pernah dibangun oleh Tiongkok.[5][6][7] Kepala desainer dari Y-20 adalah Tang Changhong (Chinese: 唐长红).
Prototipe pertama Y-20 ini didukung oleh seri mesin turbofan empat D-30 dan pesawat produksi akan dilengkapi dengan mesin WS-20, yang berasal dari mesian turbofan WS-10 saat ini memberi tenaga pada pesawat tempur J-11B di PLAAF. Mesin WS-20 pada dasarnya adalah sebuah mesin WS-10A dengan high bypass ratio sekitar 6,2, menghasilkan sekitar 132Kn daya dorong dan tidak memiliki nozzle after burning militer.
Sejak 2013, harga satu unit Y-20 adalah $160 juta.[8][9] Pesawat ini banyak dibandingkan sebagai rival terhadap Boeing C-17 Globemaster III, yang harga 1 unitnya bisa sebanyak $340 juta pada 2022.[9][10]
Perkembangan
Proyek Y-20 dimulai pada 2009.[11] Gambar-gambar purwarupa pesawat tersebut muncul pada akhir 2012.[12] Penerbangan perdana pesawat ini dilakukan pada 26 Januari 2013.[4]
Menurut media Tiongkok, pesawat Y-20 merupakan pesawat pertama yang menggunakan teknologi percetakan 3D.[13] Untuk mempercepat perkembangan, mengurangi beban kerja, dan menurunkan harga produksi, definisi berbasis model juga dipakai, membuat pesawat ini menjadi pesawat ketiga yang menggunakan teknologi ini setelah Airbus A380 (2000) dan Boeing 787 (2005).[11] Tim proyek untuk menerapkan MBD untuk program Y-20 secara resmi dibentuk pada bulan Oktober 2009, dan setelah keberhasilan awal dalam penerapan pada roda pendaratan utama, penerapan MBD diperluas ke seluruh pesawat dan menjadi wajib bagi semua kontraktor dan subkontraktor program Y-20.[11]
Penerapan MBD awalnya mendapat penolakan keras, dengan hanya sepertiga pemasok yang setuju untuk menerapkan MBD. Namun, perancang umum Y-20 menyatakan bahwa mereka yang menolak menerapkan MBD akan dilarang berpartisipasi dalam program Y-20, sehingga memaksa semua orang untuk mematuhinya, sehingga menghasilkan peningkatan produktivitas.[11]
Penerapan MBD sangat mempersingkat waktu yang dibutuhkan. Misalnya, tanpa MBD, pemasangan sayap memakan waktu satu atau dua bulan, tetapi dengan penerapan MBD, waktu berkurang drastis menjadi hanya beberapa jam, dan secara umum, pekerjaan desain berkurang hingga 40%, persiapan produksi berkurang hingga 75%, dan siklus produksi berkurang hingga 30%.[11] Uji struktur diselesaikan dalam waktu 194 hari, berbeda dengan 300 hari sebagaimana direncanakan semula, berkat keberhasilan pengembangan dan penerapan sistem analisis kekuatan struktur otomatis.[11] Sebagai perbandingan, pekerjaan sama untuk pengembangan pesawat Xian JH-7 memakan waktu setahun.[11]
Selain pencetakan 3D, Y-20 juga merupakan pesawat pertama di Tiongkok yang mengadopsi sistem Relational-Data-Base-Management (RDBM) untuk pengembangannya.[11] Dipimpin oleh wakil perancang umum desain struktural, Tn. Feng Jun (冯军), upaya awal untuk menerapkan RDBM sebenarnya gagal setelah dua bulan dihabiskan untuk aplikasi di bagian hidung. Baru setelah upaya kedua, yang memakan waktu tiga bulan lagi untuk aplikasi di bagian sayap, RDBM berhasil.[11] Adaptasi RDBM sangat mempersingkat waktu pengembangan setidaknya delapan bulan, dan modifikasi desain sayap yang sebelumnya memakan waktu seminggu dipersingkat menjadi setengah hari.[11] Pengembangan antarmuka manusia-mesin untuk Y-20 memanfaatkan realitas virtual melalui tampilan yang dipasang di helm.[5]
Pesawat ini kemudian dikembangkan menjadi sebuah pesawat pengisi bahan bakar dengan kode YY-20 untuk memperkuat kapabilitas pengisian bahan bakar di udara PLAAF diatas batas Xian H-6U yang ada dan sudah usang. Bukti bahwa pengembangan pesawat ini muncul pada 2018 melalui rekaman gambar satelit;[14] penerbangan pertama dilakukan pada tahun yang sama.[3] Pengisian bahan bakar udara dilakukan oleh angkatan udara pada tahun 2021[14] dan pesawat tersebut secara resmi digunakan pada 2022.[3]
Pada 2020, Y-20 dilihat sedang melakukan uji coba penerbangan dengan empat mesin Shenyang WS-20, mesin buatan dalam negeri untuk mengantikan mesin Soloviev D-30KP-2 yang dipasok oleh Rusia. Menurut laporan berita, varian ini sudah masuk ke dinas angkatan udara sejak April 2023.[15] Pada November 2023, varian pesawat pengisi bahan bakar Y-20B juga tertampak menggunakan mesin WS-20, diberi penamaan YY-20B.[16]
Sejarah operasional
Produksi
Pada 2014, laporan dari Universitas Pertahanan Nasional Tiongkok yang dikelola oleh Tentara Pembebasan Rakyat menyatakan bahwa sektor militer dan sipil Tiongkok akan membutuhkan 400 Y-20[4] Pada 2016, Zhu Qian dari Aviation Industry Corporation of China menyatakan bahwa mereka akan memerlukan lebih dari seribu pesawat.[17]
Setelah menggabungkan Y-20 ke dalam layanan PLAAF, analis mencatat Y-20 memiliki tingkat produksi yang sangat cepat, dengan sejumlah besar pesawat produksi terlihat di dalam pangkalan pengujian PLAAF.[18] Pada tahun 2023, PLAAF dilengkapi dengan 67 pesawat Y-20.[19]
Menurut penilaian yang dilakukan oleh Aviation Week, Y-20 dijadwalkan akan menggantikan pesawat Ilyushin Il-76 dan varian pesawat bahan bakar Xian H-6U. Analis Matt Joppi menyatakan bahwa varian pesawat peringatan dini juga kemungkinan sedang dikembangkan dan diprediksi bahwa pada tahun 2032, Tiongkok akan memiliki 75 pesawat pengangkut minyak varian YY-20 dan lebih dari 100 pesawat angkut Y-20.[19]
Varian
- Y-20A
- Varian dasar dengan mesin Soloviev D-30KP-2/Chengdu WS-18
- Y-20B
- Varian dengan empat mesin Shenyang WS-20[20]
Lihat pula
Pesawat dengan peran yang sama
Referensi
- ^ "运-20飞机授装接装仪式举行 许其亮出席并讲话" (dalam bahasa Tionghoa). Xinhua News Agency. 6 Juli 2016. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 1 September 2016. Diakses tanggal 6 Juli 2016.
- ^ "中国空军列装运-20飞机提升战略投送能力" (dalam bahasa Tionghoa). Xinhua News Agency. 6 Juli 2016. Diarsipkan dari asli tanggal 6 Juli 2016. Diakses tanggal 6 Juli 2016.
- ^ a b c Kadidal, Akhil (2 August 2022). "China commissions Y-20 air refueller". Janes.
- ^ a b c Fisher, Richard D Jr; Hardy, James (28 Juli 2014). "China's NDU recommends 400-strong Y-20 fleet". IHS Jane's 360. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 18 Mei 2015. Diakses tanggal 5 Mei 2015.
- ^ a b "Y-20". Sina Corp. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 4, 2014. Diakses tanggal Februari 15, 2014.
- ^ "EUROPEAN AIRSHOW DEBUT OF THE XI'AN Y-20 KUNPENG". European Airshows.
- ^ Huang, Kristin (5 June 2021). "China's 'Chubby Girl' military transport plane at the centre of Malaysia row". South China Morning Post.
- ^ "Xian Y-20 - Price, Specs, Photo Gallery, History". Aero Corner (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-05-10.
- ^ a b "Transport Aircraft". Nations: Dawn of an Era (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-05-10.
- ^ Pallini, Thomas. "See inside a $340 million Boeing military transport jet that keeps American troops and supplies moving around the world". Business Insider (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-05-14.
- ^ a b c d e f g h i j "Development of the Y-20". Diarsipkan dari asli tanggal Agustus 14, 2013. Diakses tanggal Agustus 8, 2013.
- ^ Trimble, Stephen (27 Desember 2012). "Chinese Y-20 revealed in new online pictures". Flightglobal. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Desember 2012. Diakses tanggal 27 Desember 2012.
- ^ "运-20首创,全球第一款成功采用3D打印技术的大型运输机". Tencent News. 7 May 2021.
- ^ a b Waldron, Greg (6 January 2022). "Y-20U tanker set to boost Beijing's air-to-air refuelling capability". Gale General OneFile. FlightGlobal. Diakses tanggal 30 August 2022.
- ^ Newdick, Thomas (6 April 2023). "Our Best Look At China's Re-Engined Y-20B Cargo Jet". The Drive.
- ^ Waldron, Greg (30 November 2023). "WS-20 powered version of Y-20 tanker breaks cover". FlightGlobal.
- ^ Zhao Lei (3 June 2016). "Deliveries of huge aircraft expected soon". China Daily. Diakses tanggal 30 August 2022.
- ^ Rogoway, Tyler (30 December 2019). "A Whopping 20 Y-20 Airlifters Seen At Chinese Aircraft Plant And Test Base". The Drive.
- ^ a b Perrett, Bradley (4 October 2023). "Y-20 Revolutionizes China's Airlifter And Tanker Capacity". Aviation Week.
- ^ Newdick, Thomas (3 December 2020). "China's Y-20 Transport Appears To Be Finally Flying With Indigenous Jet Engines". The Drive.
- ""我国自主发展的运—20大型运输机首次试飞取得圆满成功"". news.xinhuanet.com. Retrieved 26 Jan 2013.
- "视频 国产大型运输机运-20首飞成功". news.cntv.cn. Retrieved 26 Jan 2013.
- "视频 国产大型运输机首飞成功:我国运输机发展之路". news.cntv.cn. Retrieved 26 Jan 2013.
- "VIDEO:Y-20 prototype first flight completed". news.cntv.cn. Retrieved 26 Jan 2013.
- http://net.chinabyte.com/351/12807851.shtml Diarsipkan 2013-12-17 di Wayback Machine.
- http://mil.huanqiu.com/mlitaryvision/2013-03/2686575.html
- http://baike.baidu.com/redirect/c85c0qgiWQyHgKfndnFwhelJIyCgnvrTD7yboh856IMDrZr6Xuy%2BVdNKaCT%2FEI8zdi8%2BvYCdlnGw%2BK9oR1RNjAfolmePODddSJgXsV1bvXM
- "我国自主发展的运—20大型运输机首次试飞取得圆满成功". news.xinhuanet.com. Retrieved 26 Jan 2013.
- http://eng.chinamil.com.cn/news-channels/pla-daily-commentary/2013-01/28/content_5197556.htm Diarsipkan 2013-06-03 di Wayback Machine.
- http://www.ainonline.com/aviation-news/ain-defense-perspective/2014-01-10/china-flies-first-large-turbofan
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


