Whizzkid

Whizzkid
AsalJakarta, Indonesia
GenreRock
Tahun aktif1987 — sekarang
LabelAtlantic Records (1989-1990)
Log Records (1990-1991)
Metrotama Record (1994)
Musica Studios (1997)
Resswara Record (2001)
Alfa Records (2006)
Global Music (2010)
Larva Production (2021)
AnggotaHengky Supit
Andy M. Hidayat (Ayat)
Djimboen Wijaya (Jaya)
M. Yusuf (Achonk)
Muhammad Idrus (Agyl)
Redy Yehezkiel
Mantan anggotaIchan
Roland Siahaan
Roy Ruata
Ronald Fristianto
Doddy Katamsi
Benny Tahir
Ferry Salim Alfian (Salim)
Ary Oceano (Dowenk)
Ali Akbar Azhary
Kamal
Photoshoot Whizzkid
Photoshoot Whizzkid 90-an


Whizzkid adalah sebuah grup musik Indonesia bergenre rock yang berasal dari Jakarta. Whizzkid berdiri pada tanggal 17 Agustus 1987. Dengan formasi festival Log Zhelebour. Awal kemunculan Whizzkid dimulai di era 90-an. Whizzkid dikenal sebagai Band Rock dari panggung festival ke panggung yang lain. Nama Whizzkid mulai booming dengan prestasi Whizzkid Juara 2 Best Perfomance di Festival Rock se-Indonesia ke VI tahun 1991 versi Log Zhelebour dan sang vokalist, Hengky Supit mendapatkan Penghargaan The Best Vocalis.

Sejarah

Arti Nama

Kata Whizzkid berasal dari bahasa Inggris yang terdiri dari dua gabungan suku kata, yakni Whizz yang artinya "jagoan" dan Kid yang artinya "anak" kalau digabungkan artinya menjadi Anak Jagoan atau Anak Harapan sebagaimana mereka mengartikannya.

Secarah harfiah Whizzkid berarti seseorang yang luar biasa cerdas, pintar, atau sukses terutama di usia dini.[1]

Awal Berdiri (1987)

Berawal dari clubnight atau sebuah club Sepeda BMX yang bermarkas di kawasan Tebet -- Jakarta Selatan yang kemudian berubah haluan menjadi Grup musik (grup band rock).[2]

Di kawasan Tebet inilah, anak-anak club sepeda yang bernama Whizzkid memulai hobi dengan mengayunkan sepeda, mereka ikut minicross, freestyle dan lain-lain. Sampai muncul trend baru, yakni breakdance mereka pula ikut memainkan.[3] Dalam hal ini, seolah mereka mengikuti waktu atau zaman karena diwaktu itu maklumlah sebagai anak muda mereka ada dalam fase di mana mencari identitas diri dan juga eksplorasi.

Suatu hari salah satu anggota di club ini Andy M. Yusuf alias Achonk ditawari oleh teman bapaknya untuk membelikan mereka alat-alat band. Hal ini dilakukannya karena sering melihat anak- anak club ini sering keluar malam. Teman bapaknya, mungkin, menginginkan anak-anak club ini dapat mengeksplorasi diri mereka dengan lebih kreatif. Dengan main band ini, mereka tidak harus lagi keluar malam tetapi mereka hanya terkumpul dalam satu tempat. Hal ini pun direspon baik oleh anak-anak club khususnya Achonk. Mulailah dipilih siapa yang bisa memainkan alat musik. Akhirnya terpilihlah Achonk memegang bass, temanya itu pada Drum yang bernama Roland Siahaan, Ayat pun diajak untuk memainkan Gitar, ada juga Ichan bermain pada Gitar dan Vokalisnya adalah Roy Ruata. Dengan terpilihnya personil ini, maka mulailah saat itu Whizzkid yang merupakan Club Sepeda berubah menjadi Grup Musik.

Pada tahun 1987, personil Whizzkid yang telah terbentuk pun mulai mengadakan latihan bersama. Dalam sesi latihan ini mereka meng-cover lagu-lagu dari Iron Maiden dan Judas Priest. Ketika komplit termotivasilah mereka untuk mengikuti acara 17-an. Hingga Hari-H, 17 Agustus 1987 mereka pun tampil di acara tersebut dengan personil Roy Ruata (vokalis), Ichan (gitar), Ayat (gitar), Achonk (bas), dan Roland Siahaan (drum). Yang seharusnya mereka membawakan lagu Nasional tetapi lagu dari Iron Maiden "The Trooper" menjadi pilihan mereka. Ditulis oleh bassis dan pendiri Maiden, Steve Harris, lagu ini terinspirasi oleh Perang Krimea, konflik yang terjadi dari Oktober 1853 hingga Februari 1856.[4]

Festival Rock Se-Jakarta (1989)

Saat itu, tahun 1980-an, musik rock di Indonesia mengalami diversifikasi (penyebaran). Selain rock keras, muncul subgenre seperti rock melodius dan glam rock.[5] Beberapa event rock dilaksanakan di kota-kota besar, seperti Jakarta dan Surabaya.

Untuk mengaktualisasikan potensinya, Whizzkid pun mengikuti ajang Festival Rock yang kala itu marak digelar. Salah satunya dalam moment ulang tahun Jakarta yang setiap tahunnya akan dilaksanakan Jakarta Fair atau yang lebih dikenal Pekan Raya Jakarta (PRJ). Dalam PRJ dilaksanakan juga Festival Rock Se-Jakarta. Pada Pekan Raya Jakarta 1989, Whizzkid mengikuti Festival Rock Se-Jakarta. Dalam Festival ini, mereka berhasil meraih Juara I (Pertama) sekaligus sebagai Juara Umum.

Saat tampil di Festival Rock Se-Jakarta '89, personil Whizzkid sudah mengalami pergantian personil, yaitu Ichan (Gitar) dan Roland Siahaan (Drum) yang keluar dan digantikan oleh Djimboen Wijaya alias Jaya (Gitar) dan Ronald Fristianto alias Ronald (Drum). Sehingga mereka tampil dengan formasi II kala itu Roy (vokal), Ayat (gitar), Jaya (gitar), Achonk (bas), dan Ronald (drum).

No.1 RockMetal Indonesia (1990)

Tahun 1989, Whizzkid memulai rekaman pertama dengan lagu "Cerita Hari Esok", yang diciptakan olehp Ayat dan "Cuci Mata", lagu ciptaan Ayat dan Luluk TS. Untuk mengisi album kompilasi yang diproduseri oleh Jelly Tobing bersama Jamrock, Cleopatra (grup musik), String Surabaya, Zero Beat, dan Rudal (grup musik).[6] Album yang berjudul "No.1 RockMetal Indonesia" ini dirilis tahun 1990 dibawah label Atletics Records. Dialbum ini, personil Whizzkid masih tetap di formasi II. Roy (vokal), Ayat (gitar), Jaya (gitar), Achonk (bas), dan Ronald (drum).

Fantastic Drummer Ten Hours Nonstop

Pada tahun 1991, Whizzkid bersama One Fell mengikuti acara " Fantastic Drummer Ten Hours Nonstop" oleh Jelly Tobing. Ada sekitar 30 band dari 27 provinsi yang mengikuti acara ini. Salah satunya Interview, band yang berasal dari Palu, Sulawesi Tengah yang sudah menetap di Jakarta. Vokalisnya Hengky Supit dan gitarisnya Abdee Negara, sekarang gitaris Slank.

Sebelum acara dimulai sang vokalis mengalami gangguan vita suara. Kebetulan di tempat mereka ada Doddy Katamsi yang sering nongkrong. Akhirnya, ditariklah beliau menggantikan Roy Ruata. Sebelumnya juga, sang Drummer sudah lebih dulu keluar, yakni Ronald Fristianto yang kemudian digantikan oleh Muhammad Idris alias Agyl. Penarikan Agyl sebgai drummer dikarenakan rasa ibah oleh personil Whizzkid yang hanya sebagai kru dari Achonk membawa bass kemana-mana. Maka, saat itu tampilah Whizzkid dengan formasi III Doddy Katamsi (vokal), Ayat (gitar), Jaya (gitar), Achonk (bas), dan Agyl (drum). Lagu yang mereka bawakan masih tetap dari Iron Maiden.

Festival Rock Se-Indonesia Ke-6 (1991)

Saat hendak mengikuti Festival Rock Se-Indonesia Ke-6 tahun 1991oleh Log Zhelebour. Doddy Katamsi mengundurkan diri karena ditawarin oleh Elpamas untuk rekaman lagu "Pak Tua" karya Iwan Fals.

Kekosongan vokalis, membuat Whizzkid segera mencari pengganti. Teringat mereka dengan vokalisnya Interview. Oleh Agyl, ditawarilah si Hengky Supit untuk bergabung. Terbentuklah, formasi IV, yaitu Hengky Supit (vokal), Ayat (gitar), Jaya (gitar), Achonk (bas), dan Agyl (drum). Dengan personil ini, mereka ikut festival di Ancol (Dufan) dan menjadi juara pertama. Kala itu, yang tampil ada One Fell dan Brawijaya. Kemudian, bersama One Fell mereka tampil lagi di Malang dan Whizzkid menjuarai lagi. Whizzkid lolos 10 besar untuk lanjut ke Surabaya.

10 Finalis Festival Rock Se-Indonesia Ke-6 (1991)

Di Surabaya, Whizzkid menjadi Runner-Up dengan menyabet penghargaan sebagai "Best Performance" dan “The Best Vocalis” sedangkan juara pertama dimenangkan oleh Kaisar. Bersama 10 finalis lainnya diwajibkan untuk membuat satu lagu untuk masuk dalam pembuatan album kompilasi.

Whizzkid membuat lagu “Nyanyian Kehidupan” yang diciptakan oleh Andi Hidayat alias M Hidayat atau Ayat Whizzkid. Album tersebut terjual dengan baik dan Whizzkid kemudian melakukan tour, tidak hanya di pulau Jawa tetapi juga tour ke kota- kota besar lain di luar Pulau Jawa. Usai tour, para anggota grup Whizzkid kemudian menjalani aktivitasnya masing-masing.

Pada saat itu Hengky Supit diminta oleh Ian Antono untuk menjadi backing vokal untuk Gong 2000 Tour. Selain itu, Jockie Suryoprayogo mengajaknya untuk bergabung sebagai backing vokal Kantata Takwa sebuah grup band baru yang mengangkat isu-isu sosial dan politik di Indonesia. Dalam proyek ini, Hengky Supit berkolaborasi dengan musisi terkenal lainnya seperti Iwan Fals, WS Rendra, Sawung Jabo dan Setiawan Djody

Percayalah (1993)

Ian Antono, gitaris Gong 2000 tertarik memproduseri Whizzkid. Akhirnya, single "Percayalah" lagu ciptaan M. Hidayat (Ayat Whizzkid dirilis tahun 1993. Kemudian, lagu "Rumah Api". Seharusnya dua lagi ini dipersiapkan untuk album studio Whizzkid tetapi karena diburu dengan Tournya Gongg 2000 terpaksa dua lagu ini dibuatkan album kompilasi bersama Gong 2000, Cynomadeus, Grass Rock, dan penyanyi rock legend Ikang Fawzi.

Album ini dirilis tahun 1993 oleh Metrotama Records dan terjual kurang lebih 200.000 kopi di seluruh Indonesia dan Whizzkid diminta tampil di seluruh kota di Indonesia. Angka yang cukup tinggi di masa Era 90an.

Gadis Kecil (1994)

Tahun 1994, Whizzkid mengeluarkan album pertama "Gadis Kecil" yang diproduksi oleh Metrotama Recorda dan diproduseri oleh Ian Antono.

Langgam Cinta (1997)

Saat karier musik Whizzkid semakin maju, Whizzkid mengalami guncangan. Hengky Supit, sang vokalist memilih jalur musik solo. Karena terikat kontrak dengan label lain. Dan juga, Jaya yang sebelumnya telah keluar. Posisi Hengky kemudian digantikan oleh Benny Tahir. Sehingga terbentuklah formasi V, yaitu Benny Tahir (vokal), Ayat (gitar), Achonk (bas), dan Agyl (drum).

Tahun 1997, Whizzkid meluncurkan album "Langgam Cinta " dibawah label Musica Studio.

Whizzkid (2001)

Pada tahun 2001, Whizzkid menelurkan album berjudul "Whizzkid" produksi Resswara Rodakreasi. Dengan personil masih tetap diformasi V.

Satu Nafas Cinta (2006)

Kepopuleran grup band Whizzkid memang tak bisa dilepaskan dari kiprah Hengky Supit, sang vokalis, yang memiliki karakter suara yang tinggi melengking. Dan di tahun 2000 hingga sekarang, 'pamor' Whizzkid seolah hilang ditelan bumi, ditambah dengan hengkangnya Hengky. Pencarian akan sosok pengganti Hengky baru terpenuhi 6 tahun kemudian.[7]

Pada tahun 2005/2006, Whizzkid bertemu dengan Ferry Salim Alfian. Bersama Salim, tiga anggota utama band — Achonk, Ayat, dan Agil—kembali mewujudkan impian 'Anak Harapan' (Whizzkid). Whizzkid kemudian meluncurkan album "Satu Nafas Cinta" pada 14 Juli 2006.

Album ini juga menghadirkan empat lagu yang pernah menjadi hits di radio, yaitu 'Percayalah,' '4 Tahun,' 'Lepaskan,' dan 'Biar Kutemui.' Menurut Whizzkid, warna vokal Salim dianggap mampu menggantikan posisi Hengky, dengan ciri khas vokalis band rock era 90-an, yakni vokal tinggi melengking.[8] Sehingga terbentuklah formasi VI yaitu Salim (vokal), Ayat (gitar), Achonk (bas), dan Agyl (drum).

Nothing But Love (2010)

Tahun 2010, Whizzkid bekerja sama dengan Global Musik, merilis album terbaru berjudul “Nothing But Love”. Album ini menandai dengan kembalinya Hengky Supit menjadi vokalis beserta dukungan vokal Ali Akbar dan gebukan drum Kamal. Sehingga terbentuklah formasi VII yaitu Hengky Supit (vokal & gitar), Ali Akabar (vokal), Ayat (gitar), Dowenk (gitar), Achonk (bas), dan Kamal (drum).

Recycle & New Single (2021 - 2023)

Tahun 2021, Whizzkid kembali hadir setelah 11 tahun vakum dari dunia musik. Dengan formasi VIII, yaitu Hengky Supit (vokal), Ayat (gitar), Jaya (gitar), Achonk (bas), dan Agyl (drum) mereka membuat versi terbaru dari dari lagu "Lepaskan" dan "Percayalah" yang diproduksi oleh Larva.

Tahun 2023, Whizzkid kembali meluncurkan tiga single baru yang berjudul "Saling Menjaga" & "Biar Kutemui". Dan membuat versi terbaru dari "Baju". Selain itu, Whizzkid juga memperkuat kehadirannya di media sosial dengan membuat akun resmi di berbagai platform, seperti username Facebook whizzkidrock, username Instagram whizzkidrock , username Tiktok whizzkidrock, channel Youtube Whizzkid Official.

Rock Legend (2024)

Whizzkid siap kembali tampil meskipun para anggotanya tidak lagi muda. Semangat mereka untuk bermusik tetap membara, menunjukkan dedikasi dan cinta terhadap musik rock yang telah menjadi bagian dari perjalanan karier mereka. Whizzkid tampil dalam acara Rock Legend bersama band Rock Legend untuk pertama kalinya di Taman Mini Indonesia Indah pada tanggal 31 Agustus 2024. Dalam acara tersebut, Whizzkid tampil bersama band Rock legendaris lainnya seperti GodBless, GrassRock, U'Camp, Edane, serta penyanyi Ikang Fawzi

Personil

Berdasarkan Status

Anggota Sekarang

Nama Alias Instrumen Masa
Hengky Supit Vokal, Gitar 1987 - sekarang
Redy Yehezkiel Vokal 2024 - sekarang
Andy M. Hidayat Ayat Gitar Utama 1987 - sekarang
Djimboen Wijaya Jaya Gitar Ritme 1989
Andy M. Yusuf Achonk Bas 1987
Muhammad Idrus Agyl Drum 1990

Anggota Sebelumnya

Nama Alias Instrumen Masa
Ichan Gitar 1987 - 1989
Roland Siahaan Roland Drum 1987 - 1989
Roy Ruata Roy Vokal 1987 - 1990
Ronald Fristianto Ronald Vokal 1989 - 1990
Doddy Katamsi Dokat Vokal 1989
Benny Tahir Vokal 1997 - 2000
Ferry Salim Alfian Salim Vokal 2005 - 2007
Ary Oceano Dowenk Gitar Ritme 2010
Ali Akbar Azhary Ali Akbar Vokal 2010
Kamal Drum 2010

Berdasarkan Masa

Sepanjang karir Whizzkid berganti-ganti formasi dari vokalis, pemain gitar hingga pemain drum.[9]

Formasi I (1987 - 1989)

  • Roy Ruata/Roy (Vokal)
  • Ichan (Gitar)
  • Andy M. Hidayat/Ayat (Gitar)
  • Andy M. Yusuf/Achonk (Bas)
  • Roland Siahaan (Drum)

Formasi II (1989 - 1990)

  • Roy Ruata/Roy (Vokal)
  • Andy M. Hidayat/ Ayat (Gitar Utama)
  • Djimboen Wijaya/ Jaya (Gitar Ritme)
  • Andy M. Yusuf/ Achonk (Bas)
  • Ronald Fristianto/Ronald (Drum)

Formasi III (1990)

  • Doddy Katamsi/ Dokat (Vokal)
  • Andy M. Hidayat/ Ayat (Gitar Utama)
  • Djimboen Wijaya/ Jaya (Gitar Ritme)
  • Andy M. Yusuf/ Achonk (Bas)
  • Muhammad Idrus/Agyl (Drum)

Formasi IV (1990 - 1994)

  • Hengky Supit (Vokal)
  • Andy M. Hidayat/ Ayat (Gitar Utama)
  • Djimboen Wijaya/ Jaya (Gitar Ritme)
  • Andy M. Yusuf/ Achonk (Bas)
  • Wiwiek (Keyboard) - Additional Player
  • Muhammad Idrus/ Agyl (Drum)

Formasi V (1997 - 2001)

  • Benny Tahir (Vokal)
  • Andy M. Hidayat/ Ayat (Gitar Utama)
  • Andy M. Yusuf/ Achonk (Bas)
  • Muhammad Idrus/ Agyl (Drum)

Formasi VI (2006)

  • Ferry Salim Alfian (Vokal)
  • Andy M. Hidayat/ Ayat (Gitar Utama)
  • Andy M. Yusuf/ Achonk (Bas)
  • Muhammad Idrus/ Agyl (Drum)

Formasi VII (2010)

  • Hengky Supit (Vokal Utama, Gitar Ritem)
  • Ali Akbar (Vokal)
  • Andy M. Hidayat/ Ayat (Gitar Utama)
  • Ary Oceano/ Dowenk (Gitar)
  • Andy M. Yusuf/ Achonk (Bas)
  • Kamal (Drum)

Formasi VII (2021 - 2023)

Formasi VIII (2024 - sekarang)

Diskografi

Dari awal karir hingga saat ini Whizzkid telah menghasil beberapa album, yaitu 3 album kompilasi dan 5 album studio.[9]

Kompilasi

  1. No.1 RockMetal Indonesia (1990)
  2. 10 Finalis Festival Rock Se-Indonesia Ke-VI (1991)
  3. Percayalah

Studio

  1. Gadis Kecil (1994)
  2. Langgam Cinta (1997)
  3. Whizzkid (2001)
  4. Satu Nafas Cinta (2006)
  5. Nothing But Love (2010)

Single

  1. Cerita Hari Esok (1989)
  2. Cuci Mata (1989)
  3. Nyanyian Kehidupan (1991)
  4. Percayalah (1993)
  5. Rumah Api (1993)
  6. Lepaskan" (2021) - Recycle
  7. Percayalah (2021) - Recycle
  8. Saling Menjaga (2023)
  9. Biar Kutemui (2023)
  10. Baju (2023) - Recycle

Official Music Video

Judul Rilis Produksi Ket
Percayalah 1993 TVRI
Gadis Kecil 1995 Logis Records
Siap Sakit Hati 2010 Global Musik
Kawin Lari 2010 Global Musik
Ku Mau Kamu 2010 Global Musik
Mabuk Kepayang 2010 Global Musik
Tak Harus Mengalah 2010 Global Musik
Melayu Total 2010 Global Musik
Aku Ada Untukmu 2010 Global Musik
Nothing But Love 2010 Global Musik
Selalu Ku Jaga 2010 Global Musik
Hanya Kamu 2010 Global Musik
Tegarlah 2010 Global Musik
Lepaskan 2021 Larva Production Recycle
Percayalah 2021 Larva Production Recycle
Saling Menjaga 2023 Whizzkid
Biar Kutemui 2023 Whizzkid
Baju 2023 Whizzkid Recycle

Prestasi

  • Juara I - Festival Rock Se-Jakarta (1989)
  • Juara II - Festival Rock Se-Indonesia Ke-VI (1991)
  • Best Performance - Festival Rock Se-Indonesia Ke-VI (1991)
  • The Best Vocalist - Festival Rock Se-Indonesia Ke-VI (1991)

Acara TV

Referensi

  1. ^ "Definisi & Arti Whiz Kid". Meriam-Webster. Diakses tanggal 2025-10-17.
  2. ^ Palit, Alex. "SEJARAH WHIZZKID". Blog. Kompasiana. Diakses tanggal 10 April 2023.
  3. ^ "Whizzkid Dulu Kini Dan Nanti". Youtube. 2021-11-5. Diakses tanggal 2025-10-17.
  4. ^ "Kisah Di Balik "The Trooper" oleh Iron Maiden dan Pertempuran Nyata Yang Menginspirasinya". American Songwriter. 2024-05-28. ; ;
  5. ^ "Sejarah Band Rock di Indonesia: Dari Awal Hingga Era Modern". Sukabumiku.Id. 2024-11-29. Diakses tanggal 2025-10-17.
  6. ^ "Rudal - No. 1 Rock Metal Indonesia". Encyclopaedia Metallum. 2019-12-31. Diakses tanggal 2025-10-11.
  7. ^ "Whizzkid". kapanlagi.com. 2006-06-26. Diakses tanggal 2023-04-11.
  8. ^ "Album Satu Nafas Cinta". Berita. Kapanlagi.com. Diakses tanggal 10 April 2023.
  9. ^ a b "WhizzKid". Swa Musika. 2018-12-29. Diakses tanggal 2025-10-11.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement