Wat (makanan)

Wat
Nama lainTsebhi
JenisRebusan
Tempat asalEthiopia dan Eritrea
DaerahAfrika Timur
Bahan utamaDaging (Ayam, daging sapi, atau daging domba), sayuran, niter kibbeh, bumbu
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Wat, juga dikenal sebagai Wet (bahasa Amhar: ወጥ), Ito (bahasa Oromo: Ittoo), atau Tsebhi (bahasa Tigrinya: ጸብሒ, diucapkan [sʼɐbħi]), adalah hidangan semur tradisional dari Ethiopia dan Eritrea. Hidangan ini diolah menggunakan berbagai bahan, yang terdiri dari ayam, daging sapi, daging domba, dan aneka sayuran. Bumbu utamanya mencakup campuran rempah-rempah, termasuk berbere (yang memberikan rasa pedas), dan niter kibbeh, yaitu mentega yang telah dimurnikan dan diberi bumbu khas.

Ringkasan

Wat memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari hidangan semur di negara lain. Salah satu yang paling menonjol adalah teknik memasaknya yang bebeda. Proses pembuatan wat diawali dengan memasak bawang bombay yang telah dipotong-potong ke dalam panci, tanpa menggunakan minyak atau lemak dalam wajan atau panci kering hingga kandungan airnya hampir seluruhnya menguap. Kemudian, ditambahkan lemak (biasanya niter kibbeh), dan bawang bombay serta bahan aromatik lainnya untuk ditumis terlebih dahulu. Teknik ini membuat bawang bombay menjadi hancur dan berfungsi sebagai pengental alami untuk semur.

Umumnya, wat dinikmati bersama injera, roti pipih bertekstur kenyal yang terbuat dari biji-bijian sejenis millet dan tef. Ada berbagai macam jenis wat, dan yang paling terkenal di antaranya adalah doro wat (semur ayam) serta siga wat (dalam bahasa Amhar: ሥጋ śigā), yaitu semur berbahan dasar daging sapi.

Doro wat (basah)

Doro Wat (dalam bahasa Amhar: ዶሮ ወጥ dōrō we̠t’, dan dalam bahasa Tigrinya: ጸብሒ ደርሆ Tsebhi derhō) adalah hidangan semur pedas berbahan dasar ayam. Dalam proses pembuatannya, sering kali (meskipun tidak selalu) ditambahkan telur rebus yang dikupas tetapi dibiarkan utuh. Hidangan ini merupakan salah satu makanan tradisional paling terkenal di Eritrea dan Ethiopia, bahkan dianggap sebagai hidangan nasional. Doro wat biasanya disajikan dalam acara-acara resmi maupun tidak resmi, di mana hidangan ini dinikmati secara bersama-sama dari satu mangkuk besar dengan ditemani injera. Karena proses pembuatannya yang memakan waktu sekitar 10 jam, doro wat umumnya hanya disajikan pada momen-momen istimewa seperti ramadan dan hari besar lainnya.[1]

Misir wat

Misir wat merupakan sup kacang lentil; yang bahannya terdiri dari kacang lentil merah yang dibelah, bawang putih, bawang bombai, dan rempah-rempah lainnya. Ini adalah hidangan vegan yang populer, dan sangat diminati selama periode puasa bagi umat Kristen Ortodoks. [2] [3]

Sanbat wat

Doro wat versi Yahudi dikonsumsi oleh Beta Israel (Yahudi Etiopia) yang disebut "sanbat wat" (Sabat wat). Sanbat wat adalah hidangan Sabat tradisional. Minyak sayur diperlukan untuk menghindari pencampuran daging dan susu, Yeqimem zeyet, sejenis niter kibbeh yang terbuat dari minyak sayur, juga dapat digunakan. [4]

Penyajian formal berbagai potongan wat di atas injera (foto Brussels)

Referensi

  1. ^ Shack, William A. (1966-07). "Wax and Gold: Tradition and Innovation in Ethiopian Culture. By Donald N. Levine. Chicago and London: University of Chicago Press, 1965. Pp. xv, 315, ill., maps, $10, or 72s". Africa. 36 (3): 333–334. doi:10.2307/1157696. ISSN 0001-9720.
  2. ^ Albala, Ken (Aug 30, 2011). Food Cultures of the World Encyclopedia. ABC-CLIO. ISBN 9780313376269. Diakses tanggal Aug 30, 2021 – via Google Books.
  3. ^ "An Ethiopian misir wot recipe with red lentils and vibrant, spicy flavor". The Washington Post. 2021-04-21. Diakses tanggal 2021-08-30.
  4. ^ "Sanbat Wat (Ethiopian Shabbat Stew)". ReformJudaism.org. Diakses tanggal 2019-10-13.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement