Walther Nernst
| Walther Nernst | |
|---|---|
Walther Nernst pada tahun 1910 | |
| Lahir | 25 Juni 1864 Briesen, Prusia (sekarang Polandia) |
| Meninggal | 18 November 1941 (umur 77) Zibelle, Jerman Nazi |
| Kebangsaan | Jerman |
| Almamater | Universitas Zurich Universitas Berlin Universitas Würzburg |
| Dikenal atas | Hukum ketiga termodinamika Persamaan Nernst Lampu Nernst |
| Penghargaan | Penghargaan Nobel dalam Kimia (1920) |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | Kimia fisik, Fisika |
| Institusi | Universitas Göttingen Universitas Berlin |
| Pembimbing doktoral | Friedrich Kohlrausch |
Walther Hermann Nernst adalah seorang kimiawan dan fisikawan Jerman yang memberikan kontribusi besar pada bidang elektrokimia, termodinamika, dan kimia fisik. Ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Kimia pada tahun 1920 sebagai pengakuan atas karyanya dalam bidang termodinamika.[1]
Ia paling dikenal karena merumuskan hukum ketiga termodinamika, yang menyatakan bahwa entropi suatu sistem mendekati nilai konstan saat suhu mendekati nol mutlak.
Kontribusi Ilmiah
- Hukum Ketiga Termodinamika: Nernst merumuskan teorema panasnya (heat theorem) antara tahun 1906–1912, yang menjadi fondasi bagi hukum ketiga termodinamika.[2]
- Persamaan Nernst: Dalam elektrokimia, ia merumuskan persamaan yang menghubungkan potensial reduksi dari sel elektrokimia dengan potensial elektroda standar.
- Lampu Nernst: Sebuah lampu pijar listrik yang menggunakan batang keramik, yang menjadi jembatan teknologi sebelum lampu tungsten modern populer.
Kehidupan Pribadi
Nernst menempuh pendidikan di berbagai universitas terkemuka di Eropa dan menghabiskan sebagian besar karier akademisnya di Universitas Göttingen dan Universitas Berlin. Ia juga dikenal sebagai mentor yang luar biasa bagi banyak ilmuwan hebat, termasuk Irving Langmuir.[1]
Referensi
Lihat pula
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


