Władysław Raczkiewicz
Władysław Raczkiewicz (pengucapan bahasa Polandia: [vwaˈdɨswaf rat͡ʂˈkʲɛvit͡ʂ]; lahir 28 Januari 1885 – meninggal 6 Juni 1947) adalah seorang politikus, pengacara, dan diplomat Polandia.[1] Ia menjabat sebagai Presiden Republik Polandia dalam pengasingan dari 30 September 1939 hingga kematiannya pada 1947, menggantikan Ignacy Mościcki setelah invasi Jerman dan Uni Soviet ke Polandia pada awal Perang Dunia II.[2]
Raczkiewicz diakui secara internasional sebagai kepala negara Polandia yang sah hingga Juli 1945 (ketika Sekutu Barat mulai mengakui pemerintahan komunis di Warsawa).[3] Ia merupakan presiden terakhir yang diakui berdasarkan Konstitusi April 1935.
Kehidupan awal dan pendidikan
Władysław Raczkiewicz lahir di Kutaisi, Georgia (saat itu bagian dari Kekaisaran Rusia), dari orang tua Polandia: Józef Raczkiewicz (hakim pengadilan) dan Ludwika Łukaszewicz.[1] Ia menempuh pendidikan hukum di Universitas Dorpat (sekarang Tartu, Estonia) dan kemudian menjadi pengacara di Mińsk (sekarang Belarus).[2]
Pada masa muda, ia aktif dalam organisasi pemuda Polandia dan terlibat dalam gerakan kemerdekaan.[1]
Karier politik di Republik Polandia Kedua
Raczkiewicz memiliki karier panjang di Republik Polandia Kedua (1918–1939). Jabatan-jabatan utamanya meliputi:[1][2]
- **Wojewoda** (gubernur provinsi): Nowogródek (1921–1924), Wilno (1926–1931), Kraków (1935), Pomorskie (1936–1939).
- **Menteri Dalam Negeri** (Minister of Internal Affairs) pada empat kabinet (1921, 1925–1926, 1935–1936).[2]
- **Senator** dari daftar BBWR (Bezpartyjny Blok Współpracy z Rządem).
- **Marszałek Senatu** (Ketua/Marshal Senat) periode 9 Desember 1930 – 3 Oktober 1935.[1]
- Presiden **Światowy Związek Polaków z Zagranicy** (Organisasi Polandia di Luar Negeri) 1934–1939.
Ia termasuk kelompok sanacja (rezim Józef Piłsudski dan penerusnya), meskipun bukan anggota militer inti.[2]
Presiden dalam pengasingan
Setelah invasi Jerman ke Polandia (1 September 1939) dan invasi Soviet (17 September 1939), pemerintah Polandia dievakuasi ke Rumania dan diinternir. Presiden Ignacy Mościcki menunjuk Raczkiewicz sebagai penggantinya berdasarkan Konstitusi April 1935 (Pasal 24).[1]
Raczkiewicz dilantik pada 30 September 1939 di Paris (kemudian pindah ke Angers, Prancis, dan akhirnya London setelah jatuhnya Prancis pada 1940).[3] Ia menandatangani deklarasi Polandia-Prancis-Inggris dan mendukung pembentukan angkatan bersenjata Polandia di Barat.[2]
Selama masa jabatannya: - Ia mengawasi pemerintahan dalam pengasingan di London. - Menghadapi konflik internal, termasuk krisis dengan Perdana Menteri Władysław Sikorski. - Tetap menjadi simbol kontinuitas negara Polandia yang sah hingga kematiannya.[3]
Catatan: Raczkiewicz menderita leukemia limfositik kronis yang semakin parah akibat tekanan tugasnya, yang menjadi penyebab utama kematiannya.[1]
Raczkiewicz meninggal pada 6 Juni 1947 di Ruthin, Wales. Ia dimakamkan di Newark-on-Trent, Inggris.[2]
Warisan
Raczkiewicz dianggap sebagai presiden terakhir Republik Polandia Kedua secara de iure. Pemerintahanannya menjaga legitimasi Polandia bebas di mata Sekutu Barat hingga 1945. Ia dianugerahi Order Orła Białego (Orde Elang Putih).[1]
Lihat pula
- Pemerintahan Polandia dalam pengasingan
- Ignacy Mościcki
- August Zaleski
- Konstitusi April 1935
- Perang Dunia II
Referensi
- ^ a b c d e f g h "Polski prezydent czasu wojny. Władysław Raczkiewicz (1885–1947)". Instytut Pamięci Narodowej (IPN). Diakses tanggal Maret 2026.
- ^ a b c d e f g "Wladyslaw Raczkiewicz". Spartacus Educational. Diakses tanggal Maret 2026.
- ^ a b c "Presidents of the Second Polish Republic in Exile". Kuryer Polski. 18 Februari 2022. Diakses tanggal Maret 2026.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






