Upacara pembukaan mulut

Para pendeta Anubis, pemandu kematian dan dewa makam dan pembalseman, melakukan ritual pembukaan mulut. Penyarian dari Papirus Hunefer, sebuah Buku Kematian Dinasti ke-19 (s.1300 SM)

Upacara pembukaan mulut (atau ritual) adalah sebuah ritual Mesir kuno yang dideskripsikan dalam teks pemakaman seperti Teks Piramida. Dari Kerajaan Lama sampai Periode Romawi, terdapat bukti dari upacara tersebut, yang diyakini memberikan esensi fundamental mereka kepada almarhum untuk melepaskan tugas dalam kehidupan setelah kematian. Berbagai praktek dilakukan pada jasad, termasuk memakai alat khusus untuk menyentuh bagian tubuh seperti mulut dan mata. Adat tersebut seringkali dihubungkan dengan kelahiran anak, yang menandakan kelahiran kembali dan permulaan baru. Contohnya, memotong daging berdarah dari hewan-hewan sebagai persembahan untuk almarhum yang mensignifikansikan proses kelahiran, yang biasanya melibatkan darah, dan mewakili pengadaan kehidupan baru. Selain itu, alat-alat seperti peseshkef, yang mirip ekor ikan dan awalnya dipakai untuk memotong tali pusar bayi, juga memberikan gagasan "kelahiran kembali".[1]

Referensi

  1. ^ "Model of the "Opening of the Mouth" ritual equipment | Old Kingdom". The Metropolitan Museum of Art (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-03-14.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement