Universitas Wanita Sookmyung
| Universitas Wanita Sookmyung | |
|---|---|
숙명여자대학교 | |
| Moto | Kesederhanaan, Kebijaksanaan, dan Keadilan 정숙•현명•정대 (貞淑•賢明•正大) |
| Jenis | Swasta |
| Didirikan | Mei 22, 1906 Sebagai Sekolah Putri Myeongshin, lembaga ini berganti nama menjadi Sookmyung Women’s College pada 1 Desember, 1909, dan kemudian didirikan kembali sebagai sebuah universitas pada Mei 22, 1948 |
| Presiden | MOON Si Yeun |
Staf akademik | 460 (2018) |
| Jumlah mahasiswa | 10,492 (2018) |
| Sarjana | 2,209 (2018) |
| Lokasi | , , |
| Kampus | Kota |
| Maskot | Nunsong-i (Kepingan Salju) |
| Situs web | www.sookmyung.ac.kr |
| Korean name | |
| Hangul | 숙명여자대학교 |
| Hanja | 淑明女子大學校 |
| RR | Sungmyeong yeoja daehakgyo |
| MR | Sungmyŏng yŏja taehakkyo |
Universitas Wanita Sookmyung (hangeul: 숙명여자대학교) adalah universitas wanita swasta pertama di Korea yang didirikan oleh keluarga kerajaan pada tahun 1906, menjelang akhir masa Kekaisaran Korea, sebuah periode yang sangat menantang dalam sejarah negara. Meskipun bernama “Universitas Wanita”, program pertukaran di universitas ini terbuka bagi mahasiswa dari semua jenis kelamin.[1]
Sejarah dan perkembangannya
Didirikan pada 1906 di Istana Yong-Dong oleh keluarga kerajaan Raja Go-Jong, Sookmyung muncul sebagai jawaban atas kebutuhan akan lembaga pendidikan bagi perempuan yang digagas oleh rakyat Korea sendiri. Pendirian universitas ini, meskipun di masa kolonisasi Jepang, serta pengangkatan kepala sekolah Korea pertama, memiliki nilai sejarah yang penting. Untuk mendukung pendirian universitas, keluarga kerajaan menyumbangkan Istana Kyung-Sun, sementara Young Chin, putra Raja Go-Jong, menyumbangkan hasil panen dari enam distrik di tiga provinsi yaitu Sinchon, Unnyul, Wan-Do, Hwang-Hae, Jeolla selatan, dan Gyeonggi. Dukungan ini memungkinkan Sookmyung menjadi lembaga pendidikan perempuan yang mandiri dan berorientasi nasional.[2]
Pada awalnya, Sookmyung hanya menerima lima murid perempuan berusia antara 11 hingga 26 tahun. Tiga dekade kemudian, menjelang Perang Dunia II, kesadaran akan pentingnya pendidikan perempuan mendorong kampanye penggalangan dana nasional pada 1938, yang kemudian mendirikan Sekolah Wanita Sookmyung. Sekolah ini kemudian berkembang menjadi Universitas Wanita Sookmyung, menandai babak baru dalam sejarah pendidikan Korea, dengan warisan yang dibangun oleh rakyat Korea dan keluarga kerajaan terakhir yang menaruh perhatian besar pada kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.[2][3]
Kehidupan kampus
Di Universitas Wanita Sookmyung, berbagai organisasi mahasiswa mendukung pengembangan kepemimpinan dan budaya kampus, termasuk Dewan Mahasiswa. Dewan Mahasiswa Pascasarjana yang mendorong penelitian ilmiah dan demokratisasi akademik, Persatuan Klub Mahasiswa yang mengelola semua klub untuk menciptakan budaya universitas yang kreatif dan positif, Panitia Persiapan Wisuda yang terdiri dari mahasiswa tingkat empat untuk mengatur upacara wisuda dan kegiatan sukarela, Ikatan Alumni Sekolah Pascasarjana yang mempererat persatuan dan kesejahteraan alumni, serta Serikat Mahasiswa yang menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti pentas seni, pentas seni visual, pendidikan jasmani, akademisi, keagamaan, dan kegiatan sosial.[3]
Terdapat beberapa kegiatan tahunan di Sookmyung meliputi Festival Kepemimpinan Siswa "Haeoleumje" yang dilaksanakan pada awal Maret, Hari Perayaan Kedewasaan yang dilaksanakan pada senin minggu ketiga bulan Mei, Festival Kampus "Cheongpaje" yang dilaksanakan pada pertengahan Mei, Peringatan Pembukaan Sekolah pada 22 Mei, dan Sekolah Musim Panas Internasional Sookmyung yang berlangsung dari pertengahan Juni hingga awal Juli.[4]
Referensi
- ^ "Sookmyung Women's University". Home (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ a b "History of Sookmyung |". www.sookmyung.ac.kr (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ a b "Student Clubs |". www.sookmyung.ac.kr (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-08.
- ^ "Annual Events of Sookmyung |". www.sookmyung.ac.kr (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-08.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




