Udang biru langit
| Udang biru langit
| |
|---|---|
| Ceyx azureus | |
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 22683045 |
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Coraciiformes |
| Famili | Alcedinidae |
| Genus | Ceyx |
| Spesies | Ceyx azureus |
| Tata nama | |
| Sinonim takson | Alcedo azurea (mul) |
| Protonim | Alcedo azurea |
Udang biru langit[1] (Ceyx azureus) adalah salah satu jenis burung cekakak dari keluarga Alcedinidae. Burung ini tersebar di beberapa tempat seperti Maluku, Pulau Papua dan Australia. Habitatnya berada di kawasan perairan sepanjang hutan dan mangrove pada ketinggian sampai dengan 1.000 mdpl.[2][3]
Deskripsi
Raja udang biru langit berukuran 16 cm. Burung cekakak kecil dengan tubuh bagian atas berwarna hijau tua dan tubuh bagian bawah berwarna oranye, dengan paruh berwarna hitam. Sering dikenal juga dengan nama lokalnya di Yapen Mansum-sum kanna (Barbai), dan di Mansaso (Tatotane). Raja udang biru langit dikenal erat dengan suaranya yang khas seperti "tseet" dengan nada tinggi.[2]
Referensi
- ^ "Daftar Spesies Burung di Indonesia". Burung Indonesia. 2024-10-03. Diakses tanggal 2025-12-03.
- ^ a b "Alcedo azurea [Latham, 1802 ]". pngbirds.myspecies.info. Diakses tanggal 2023-10-14.
- ^ Maury, Hendra K.; Anggoda, Muhammad Iksan; Sangadji, Ade (2021). Panduan Lapangan Bagi Pemandu Ekowisata Burung di Papua (PDF). WWF Indonesia. hlm. 108. ISBN 9789791461924. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


