Tyto pollens
| Tyto pollens | |
|---|---|
| Taksonomi | |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Strigiformes |
| Famili | Tytonidae |
| Genus | Tyto |
| Spesies | Tyto pollens Wetmore, 1937 |
Tyto pollens adalah burung hantu raksasa yang telah punah dan hidup di Kepulauan Bahama pada Zaman Es terakhir.
Ekologi
Spesies ini hidup berdampingan dengan burung hantu gudang Amerika (Tyto furcata), yang pada masa itu jauh lebih umum di Bahama dibandingkan sekarang, dan juga memiliki pola makan yang sangat berbeda dari masa kini. T. furcata telah beralih dari pola makan yang terutama terdiri atas anolis cokelat (Anolis sagrei) menjadi terutama tikus dan mencit rumah pada masa sekarang. Lokasi temuan di New Providence hanya menghasilkan dua kerangka parsial, tetapi juga sejumlah besar pelet burung hantu. Pelet-pelet ini menunjukkan bahwa T. pollens memiliki pola makan yang sebagian besar berbasis pada pengerat besar Geocapromys ingrahami, yang saat ini hanya bertahan di satu pulau kecil yang kering, tetapi tampaknya dahulu merupakan satu-satunya mamalia darat di Bahama dan sangat umum di sebagian besar pulau pada masa itu.
Diperkirakan bahwa perubahan iklim yang semakin basah memungkinkan habitat baru berupa hutan pinus Bahama (hutan pinus Karibia) menyebar ke seluruh pulau, yang menyebabkan mangsa utama T. pollens ini punah dari semua pulau kecuali pulau-pulau kering yang tersisa. Perburuan oleh masyarakat Lucayan kemungkinan juga turut mendorong spesies ini menuju kepunahan. Lokasi temuan di Little Exuma berasal dari lapisan yang tidak jauh di bawah lapisan yang lebih gelap dan lebih organik yang menunjukkan kedatangan masyarakat Lucayan, tetapi lapisan tersebut tidak pernah ditanggal dengan benar. Lokasi New Providence berasal dari sekitar 20.000 tahun yang lalu, kurang lebih.
Tyto pollens memiliki kekerabatan dekat dengan T. ostologa dari Hispaniola dan T. noeli dari Kuba. T. noeli hidup berdampingan dengan spesies burung hantu gudang yang bahkan lebih besar lagi, yaitu T. riveroi.[1][2]
Habitat
Dalam sebuah laporan tahun 1995, Bruce G. Marcot, seorang ahli kehutanan dari Pacific Northwest Research Station di Portland, Oregon, mengklaim tanpa bukti bahwa spesies ini hidup di hutan pinus tua Bahama di Pulau Andros,[3] meskipun kumpulan fosil menunjukkan bahwa spesies ini berasal dari padang rumput dan tidak ada fosil yang diketahui berasal dari Pulau Andros.[1][2] Marcot mengklaim bahwa burung hantu tersebut baru-baru ini punah akibat 'pemukim manusia awal'. Ia menciptakan nama umum baru bagi takson tersebut: burung hantu gudang Pulau Andros. Ia juga mengklaim bahwa spesies ini tidak dapat terbang dan memiliki tinggi 1 meter,[3] meskipun spesies ini jelas tidak dapat terbang maupun sebesar itu.[2] Salah satu perkiraan memperkirakan massa tubuh T. pollens mungkin sekitar 9,1 kg.[4]
Referensi
- ^ a b Olson, Storrs L.; Pregill, Gregory K. (1982). "Fossil Vertebrates from the Bahamas — Introduction to the Paleontology of Bahaman Vertebrates" (PDF). Smithsonian Contributions to Paleobiology. 48: 1–7. doi:10.5479/si.00810266.48.1. Diakses tanggal 2 March 2020.
- ^ a b c Olson, Storrs L.; Hilgartner, William B. (1982). "Fossil Vertebrates from the Bahamas — Fossil and Subfossil Birds from the Bahamas" (PDF). Smithsonian Contributions to Paleobiology. 48: 36–37. Diakses tanggal 2 March 2020.
- ^ a b Marcot, Bruce G. (1995). Owls of old forests of the world (PDF) (Report). General Technical Reports. U.S. Department of Agriculture, Forest Service, Pacific Northwest Research Station. hlm. 26. PNWGTR-343. Diakses tanggal 2 March 2020.
- ^ Weidensaul, S. (2015). Owls of North America and the Caribbean. Houghton Mifflin Harcourt.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


