Twelfth Night, or What You Will

Scene from 'Twelfth Night' ('Malvolio and the Countess'), Daniel Maclise (1840)

Twelfth Night, or What You Will adalah sebuah komedi romantis karya William Shakespeare, diyakini telah ditulis sekitar tahun 1601–1602 sebagai hiburan Malam Kedua Belas untuk menutup Musim Natal. Drama ini berpusat pada si kembar Viola dan Sebastian, yang terpisah akibat kecelakaan kapal. Viola (menyamar sebagai seorang pelayan bernama 'Cesario') jatuh cinta dengan Adipati Orsino, yang pada gilirannya jatuh cinta dengan Countess Olivia. Saat bertemu Viola, Countess Olivia jatuh cinta padanya, karena mengira dia adalah seorang pria.

Drama tersebut memperluas selingan musik dan kekacauan yang lazim terjadi pada acara tersebut,[1] dengan elemen plot yang diambil dari cerita pendek Barnabe Rich "Of Apollonius and Silla", berdasarkan sebuah cerita karya Matteo Bandello. Pertunjukan publik pertama yang didokumentasikan terjadi pada tanggal 2 Februari 1602, di Candlemas, akhir resmi dari masa NatalMasa Epifani dalam kalender tahun liturgi Kristen. Drama tersebut baru diterbitkan setelah dimasukkan dalam Folio Pertama tahun 1623.

Kisah Malam Keduabelas

Tokoh utama

  • Viola, seorang gadis bangsawan yang menyamar sebagai seorang pria muda bernama Cesario
  • Sebastian, saudara kembar Viola
  • Orsino, Adipati Illyria
  • Olivia, seorang wanita bangsawan
  • Maria, pembantu Olivia
  • Malvolio, pelayan Olivia
  • Sir Toby Belch, paman Olivia yang mabuk
  • Sir Andrew Aguecheek, teman Toby yang bodoh dan ingin melamar Olivia
  • Antonio, seorang kapten kapal

Waktu dan tempat

Awal abad ke-17 di Illyria, sebuah negara di Laut Adriatik.

Sinopsis

Ceritanya berpusat mengenai Viola, seorang wanita muda yang baru saja kehilangan saudara kembarnya, Sebastian, di laut. Masing-masing mengira saudaranya telah tewas. Viola kemudian menyamar menjadi laki-laki bernama Cesario untuk bekerja pada Duke Orsino. Orsino kebetulan sedang jatuh cinta pada Olivia, seorang wanita yaghhuuujjjng kakaknya baru meninggal dan berkabung sehingga ia menolak rayuan Orsino. Karena itu Orsino mengirim Cesario alias Viola untuk membujuk Olivia.

Tak dinyana Olivia malah jatuh cinta pada Viola yang dikiranya seorang laki-laki. Padahal Viola juga jatuh cinta pada Orsino. Kebingungan makin memuncak ketika Sebastian tiba-tiba muncul sehat walafiat. Olivia mengira Sebastian adalah Viola, dan Viola ragu-ragu apakah ia akan keluar dari samarannya agar dapat memikat Orsino.

Referensi

  1. ^ Thomson, Peter (1983). Shakespeare's Theatre. London: Routledge & Kegan Paul. hlm. 94. ISBN 0-7100-9480-9. OCLC 9154553. Shakespeare, having tackled the theatrical problems of providing Twelfth Night with effective musical interludes, found his attitude toward his material changed. An episodic story became in his mind a thing of dreams and themes.
  • Donno, Elizabeth Story, ed. (2003). Twelfth Night. Cambridge.
  • Mahood, M.M., ed. (1995). Twelfth Night. Penguin.
  • Pennington, Michael (2000). Twelfth Night: A users' guide. New York. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
  • Mulherin, Jennifer. "Twelfth Night". Shakespeare for Everyone.

Pranala luar

Digital editions
Educational resources
Other sources

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement