Tumenggung Haryo Tedjo
Artikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini)
|
| Tumenggung Haryo Tedjo | |
|---|---|
| Lahir | Syekh Abdurrahman Gresik (diperkirakan) |
| Meninggal | Desa Dagangan, Parengan, Tuban |
| Pekerjaan | Adipati/Bupati Tuban ke-7 |
Tumenggung Haryo Tedjo (bernama asli Syekh Abdurrahman atau Syekh Ngabdurrakhman) adalah seorang tokoh penting dalam sejarah Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Ia dikenal sebagai Adipati/Bupati Tuban yang ke-7 yang menjabat pada masa transisi antara Kerajaan Majapahit menuju Kesultanan Demak.
Tumenggung Haryo Tedjo juga memiliki peran signifikan dalam silsilah Wali Songo, karena ia merupakan kakek dari Sunan Kalijaga (Raden Mas Said).
Latar Belakang dan Jabatan
- Nama Lain: Aryo Tejo
- Agama: Islam
- Masa Jabatan: Sekitar 41 tahun (c. abad ke-15 Masehi)
- Pendahulu: Raden Haryo Dikara
- Penerus: Raden Haryo Wilatikta
Silsilah dan Kekerabatan
- Pasangan: Putri Raden Haryo Dikara (Raden Ayu Harya Teja).
- Cucu: Beliau adalah kakek dari Raden Mas Said (Sunan Kalijaga).
Makam dan Peninggalan
Tumenggung Haryo Tedjo wafat dan dimakamkan di Desa Dagangan, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.
Makam beliau dikenal sebagai situs wisata religi.
Lihat Pula
Referensi
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


