Tukak Sadai, Bangka Selatan
Tukak Sadai | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Kepulauan Bangka Belitung | ||||
| Kabupaten | Bangka Selatan | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Felly | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 13,707 Jiwa (Tahun 2.023) jiwa | ||||
| Kode pos | 33784 | ||||
| Kode Kemendagri | 19.03.06 | ||||
| Kode BPS | 1905031 | ||||
| Luas | 126 km² | ||||
| Kepadatan | 109 jiwa/km² | ||||
| Desa/kelurahan | 5 desa | ||||
| |||||
Tukak Sadai adalah nama kecamatan di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia.
Wilayah Administatif
Secara astronomis, Kecamatan Tukak Sadai terletak pada 2° 42’52” sampai 3° 8’ 7” Lintang Selatan dan 106° 17’ 56” sampai 106° 38’43” Bujur Timur.
Berdasarkan posisi geografisnya, wilayah Kecamatan Tukak Sadai memiliki batas-batas:
- Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Air Gegas;
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Selat Bangka;
- Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Air Gegas;
- Sebelah Timur berbatasan dengan Selat Gaspar.
Pusat pemerintahan Kecamatan Tukak Sadai berada di Tiram yang berjarak ± 20 kilometer dari ibukota kabupaten Bangka Selatan, Toboali.
Desa
Kecamatan Tukak Sadai memiliki luas wilayah seluruhnya 126 km² dan memiliki 5 desa dan 15 dusun, yaitu :
| Nama Desa | Nama Dusun |
|---|---|
| Desa Tukak | Dusun Air Rambut, dan Dusun Air Rumbia |
| Desa Tiram | Dusun Air Tiram dan Dusun Tiram Baru |
| Desa Sadai | Dusun Tanjung Ru, Dusun Sadai dan Desa Nipah Kuning |
| Desa Pasir Putih | Dusun Pasir Putih, Dusun Air Kelubi, Dusun Air Tukui, Dusun Air Banten I, dan Dusun Air Banten II |
| Desa Bukit Terap | Dusun Terap I, Dusun Terap II dan Dusun Burak |
Penduduk
Berdasarkan data dari BPS Kabupaten Bangka Selatan, jumlah penduduk Kecamatan Tukak Sadai pada tahun 2023 adalah 13.707 jiwa yang terdiri dari 7.054 laki-laki dan 6.653 perempuan. Terdapat 27.082 jumlah Kepala Keluarga pada tahun 2023 dengan jumlah kelahiran 138 jiwa dan jumlah kematian 64 jiwa pada tahun tsb. Pada tahun 2023, ada 566 jiwa yang bermigrasi masuk ke Kecamatan Tukak Sadai dan 278 jiwa yang bermigrasi keluar dari Kecamatan Tukak Sadai.
Mata Pencaharian
Mayoritas penduduknya adalah petani berupa lada, karet dan sawit, penambang timah dan nelayan. Kebanyakan merupakan masyarakat kampung yang memegang adat daerah dan tali agama yang turun-temurun diajarkan di kampung tersebut.
Bahasa
Masyarakat Tukak Sadai menggunakan Bahasa Melayu Bangka dengan dialek yang berbeda, tergantung di beberapa daerah. Misalnya, di daerah Sadai yang merupakan daerah pelabuhan dengan sebagian besar nelayannya oleh Suku Bugis dan penduduk lokal yang menggunakan logat Bugis.
Sosial dan Kesejahteraan Rakyat
Pada tahun 2023, terdapat 4 sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), 5 Sekolah Dasar (SD) dan 1 Madrasah Ibtidaiyah, 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 1 Madrasah Tsanawiyah, serta 1 Sekolah Menengah Kejuruan di Kecamatan Tukak Sadai.
Fasilitas Kesehatan
Pada tahun 2023, terdapat 1 puskesmas dengan status Puskesmas Rawat Inap, 1 puskesmas keliling, 1 pos klinik KB, 1 Praktek Dokter, 1 Praktek Bidan, 7 posyandu serta 1 Apotek, 1 di Kecamatan Tukak Sadai.
Tempat Ibadah
Mayoritas masyarakat di Kecamatan Tukak Sadai beragama Islam. Pada tahun 2023, terdapat 11 masjid, 19 mushola, dan 1 gereja protestan di kecamatan tsb.
Fasilitas Olahraga
Masyarakat di Kecamatan Tukak Sadai memiliki ketertarikan pada olahraga seperti Sepak bola, Bola Voli, Bulutangkis, Tenis Meja dan Futsal. Fasilitas olahraga yang tersedia di 5 (lima) desa di Kecamatan Tukak Sadai tergolong Baik. Pada tahun 2023, ada 5 lapangan Sepak bola, 5 Lapangan Voli, 4 lapangan bulutangkis, 3 lapangan Tenis Meja dan 5 lapangan Futsal.
Pertanian
Kecamatan Tukak Sadai memiliki luas panen tanaman sayuran dan buah-buahan semusim terbanyak pada tanaman cabai rawit seluas 5 ha dengan berat produksi sebesar 22 kuintal, sedangkan tanaman terung dan kacang panjang yang masing-masing ditanam di lahan seluas 1 ha memiliki berat produksi 4 kuintal dan 3 kuintal.
Untuk tanaman biofarmaka, terbanyak pada tanaman laos seluas 10.000 m² dengan berat produksi 30.000 kg. Tanaman biofarmaka yang lain yaitu kencur seluas 7.500 m² dengan berat produksi 20.050 kg, dan kunyit seluas 10.000 m² dengan berat produksi 25.500 kg.
Untuk produksi buah-buahan, paling banyak panen adalah pisang (245 kuintal). Buah-buahan yang lain yang dipanen yaitu durian (130 kuintal), mangga (56 kuintal), dan pepaya (39 kuintal).
Komunikasi
Terdapat 12 menara telepon seluler yang tersebar di Kecamatan Tukak Sadai dengan kekuatan sinyal Strong dan sinyal 4G/LTE.
Perbankan
Kecamatan Tukak Sadai memiliki jumlah Bank Umum Pemerintah sebanyak 2 buah, Bank Umum Swasta 1 buah, dan tidak ada Bank Perkreditan Rakyat.
Pariwisata
Daerah pantai yang memiliki pasir putih merupakan salah satu daerah tujuan wisata yang terkenal di Kecamatan Tukak Sadai, yaitu
- Pantai Sadai,
- Pantai Tanjung Ru,
- Pantai Tanjung Kerasak,
- Pantai Wisata Mangrove Tukak, dan
- Pantai Tanjung Pao Bukit Terap
Pelabuhan nelayan di Tanjung Sangkar dan Kumbung yang termasuk penyumbang hasil tangkapan ikan terbesar di Bangka Belitung yang berasal dari daerah ini, terutama Sadai.
Referensi
- ^ "Kecamatan Tukak Sadai Dalam Angka 2024". bangkaselatankab.bps.go.id. Diakses tanggal 2025-07-31.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



