Tron: Legacy

Tron: Legacy
Poster rilis
SutradaraJoseph Kosinski
Produser
  • Sean Bailey
  • Jeffrey Silver
  • Steven Lisberger
Skenario
  • Edward Kitsis
  • Adam Horowitz
Cerita
  • Edward Kitsis
  • Adam Horowitz
  • Brian Klugman
  • Lee Sternthal
Berdasarkan
Karakter
oleh
  • Steven Lisberger
  • Bonnie MacBird
Pemeran
Penata musikDaft Punk
SinematograferClaudio Miranda
PenyuntingJames Haygood
Perusahaan
produksi
DistributorWalt Disney Studios Motion Pictures
Tanggal rilis
  • 17 Desember 2010 (2010-12-17)
Durasi125 menit[3]
NegaraAmerika Serikat
BahasaInggris
Anggaran$170 juta[4][5]
Pendapatan
kotor
$409.9 juta[5]

Tron: Legacy adalah film aksi fiksi ilmiah Amerika Serikat tahun 2010 yang disutradarai oleh Joseph Kosinski, dan ditulis oleh Adam Horowitz dan Edward Kitsis. Film ini merupakan bagian kedua dari seri Tron dan sekuel dari Tron (1982). Film ini dibintangi oleh Jeff Bridges, Garrett Hedlund, Olivia Wilde, Bruce Boxleitner dan Michael Sheen. Kisahnya mengikuti putra Kevin Flynn yang telah dewasa, Sam, yang menanggapi pesan dari ayahnya yang telah lama hilang dan dipindahkan ke realitas virtual bernama "Grid", di mana Sam, ayahnya, dan algoritma Quorra harus menghentikan program jahat Clu untuk menginvasi dunia nyata.

Minat untuk membuat sekuel Tron muncul setelah film ini mendapatkan banyak penggemar fanatik. Setelah banyak spekulasi, Walt Disney Pictures memulai upaya bersama pada tahun 2005 untuk merancang sekuel, dengan mempekerjakan Brian Klugman dan Lee Sternthal sebagai penulis. Kosinski direkrut sebagai sutradara dua tahun kemudian. Karena ia tidak optimis dengan pendekatan Disney yang mirip The Matrix terhadap film ini, Kosinski memfilmkan trailer konsep, yang ia gunakan untuk mengonseptualisasikan alam semesta Tron: Legacy dan meyakinkan studio untuk memberikan lampu hijau pada versi film tersebut. Pengambilan gambar utama berlangsung di Vancouver selama 67 hari, di dalam dan sekitar kawasan pusat bisnis kota. Sebagian besar adegan direkam dalam 3D dan sepuluh perusahaan terlibat dengan pekerjaan efek visual yang ekstensif. Kunci kroma dan teknik lainnya digunakan untuk memberikan lebih banyak kebebasan dalam menciptakan efek. Daft Punk menggubah skor musik, menggabungkan musik elektronik khas mereka dengan suara orkestra.[6]

Tron: Legacy tayang perdana di Tokyo pada 30 November 2010, dan dirilis di Amerika Serikat pada 17 Desember oleh Walt Disney Studios Motion Pictures. Disney dengan gencar mempromosikan film ini di berbagai platform media, termasuk merchandising, produk konsumen, taman hiburan dan periklanan. Setelah dirilis, film ini menerima tinjauan beragam dari para kritikus dan meraih kesuksesan komersial dengan meraup $409,9 juta selama pemutarannya di bioskop seluruh dunia dari anggaran produksi sebesar $170 juta. Film ini dinominasikan untuk Academy Award untuk Tata Suara Terbaik di Academy Awards ke-83. Seperti pendahulunya, Tron: Legacy telah dideskripsikan sebagai film kultus sejak dirilis.[7][8][9] Sekuelnya, Tron: Ares dirilis pada tahun 2025.

Plot

Pada tahun 1989, Kevin Flynn, yang dipromosikan menjadi CEO ENCOM International tujuh tahun sebelumnya, menghilang. Dua puluh tahun kemudian, putranya, Sam, yang kini menjadi pemegang saham utama ENCOM, mengerjai perusahaan dengan merilis sistem operasi baru andalan perusahaan melalui daring secara gratis. Eksekutif ENCOM, Alan Bradley, teman lama Kevin, menyetujui hal tersebut, karena ia yakin hal tersebut sejalan dengan cita-cita Flynn tentang perangkat lunak bebas; meskipun demikian, Sam ditangkap karena masuk tanpa izin.

Alan membayar jaminan untuk Sam dan memberitahunya tentang pesan pager yang berasal dari kantor arena permainan video milik Flynn yang telah tutup 20 tahun yang lalu. Di sana, Sam menemukan ruang bawah tanah tersembunyi dengan komputer besar dan laser partikel, yang tiba-tiba mendigitalkan dan mengunduhnya ke Grid, sebuah realitas virtual ciptaan Kevin. Ia ditangkap dan dikirim ke "The Games", di mana ia harus melawan program komputer bertopeng bernama Rinzler. Ketika Sam terluka dan berdarah, Rinzler menyadari bahwa Sam adalah manusia, atau seorang "Pengguna" (User). Ia membawa Sam ke Clu, program penguasa Grid yang korup, yang menyerupai Kevin muda. Clu hampir membunuh Sam dalam pertandingan Light Cycle, tetapi Sam diselamatkan oleh Quorra, seorang "murid" Flynn, yang membawanya ke tempat persembunyian Kevin di luar wilayah kekuasaan Clu. Kevin menjelaskan bahwa ia telah berupaya menciptakan sistem komputer yang "sempurna" dan telah menunjuk Clu dan program keamanan Tron sebagai rekan penciptanya. Ketiganya menemukan sejenis "algoritma isomorfik" (ISO) alami, yang berpotensi memecahkan berbagai misteri alam. Clu, yang menganggapnya sebagai penyimpangan, mengkhianati Kevin, membunuh Tron, dan menghancurkan ISO-ISO tersebut. "Portal" yang memungkinkan perjalanan antara dua dunia tertutup, membuat Kevin terperangkap dalam sistem. Clu mengirim pesan kepada Alan dengan harapan dapat memancingnya masuk ke Grid (meskipun pada akhirnya Sam yang masuk ke dalam Grid) dan membuka kembali Portal untuk waktu yang terbatas. Karena "cakram identitas" Flynn adalah kunci utama menuju Grid dan satu-satunya cara untuk melewati Portal, Clu berharap Sam akan membawa Kevin ke Portal agar ia dapat mengambil cakram Flynn, melewati Portal tersebut sehingga dapat keluar dari Grid dan berencana mewujudkan gagasannya tentang kesempurnaan pada dunia manusia.

Tidak setuju dengan keputusan ayahnya yang hanya berdiam diri, Sam kembali sendirian ke wilayah Clu dan bertemu salah satu Siren, Gem, untuk membantu menemukan Zuse, sebuah program yang dapat menyediakan jalur aman ke Portal. Di Klub End of Line, pemiliknya, Castor, mengaku sebagai Zuse, mengkhianati Sam dan menyerahkannya kepada para pengawal Clu. Dalam perkelahian yang terjadi, Kevin menyelamatkan putranya, tetapi lengan Quorra terpotong dan Castor mendapatkan cakram Flynn. Castor mencoba bernegosiasi dengan Clu yang sangat menginginkan cakram tersebut, tetapi Clu malah meledakkan klub tersebut dengan Castor dan Gem di dalamnya. Kevin dan Sam menyelinap ke dalam program transportasi "Solar Sailer", di mana Flynn memperbaiki Quorra dan mengungkapkan bahwa Quorra adalah ISO terakhir yang masih hidup.

Transportasi itu dicegat oleh kapal perang Clu. Sebagai pengalih perhatian, Quorra membiarkan dirinya ditangkap oleh Rinzler, yang dikenali Kevin sebagai Tron, yang ternyata tidak dibunuh oleh Clu melainkan diprogram ulang. Sam mengambil kembali cakram Flynn dan menyelamatkan Quorra, sementara Kevin mengendalikan sebuah Light Fighter. Clu, Rinzler dan beberapa penjaga mengejar ketiganya dalam Light Jet. Rinzler mengingat masa lalunya sebagai Tron dan sengaja menabrakkan dirinya dengan Light Jet Clu untuk menyelamatkan Flynn. Clu yang marah karena dikhianati, menenggelamkan Rinzler ke Laut Simulasi, dan merebut tongkat cadangannya untuk memunculkan Light Jet yang digunakannya untuk menuju ke portal. Kevin, Sam, Quorra sampai di portal dan dihadang oleh Clu. Secara diam-diam, Kevin menukar cakram miliknya dengan cakram milik Quorra dan memancing Clu untuk menjauh dari portal. Sam dan Quorra memasuki portal untuk kembali ke dunia manusia, di mana Clu berusaha untuk ikut masuk, tetapi berhasil dicegah oleh Flynn yang kemudian meledak bersama menghancurkan segala yang ada di sekitar Portal.

Di Flynn's Arcade, Sam melakukan backup dan menonaktifkan sistem. Ia kemudian memberi tahu Alan yang menunggunya dan mengatakan rencananya untuk mengambil alih kembali ENCOM, serta menunjuk Alan sebagai ketua dewan. Sam kemudian mengendarai sepeda motornya bersama Quorra melintasi kota sampai saat matahari terbit.

Pemeran

Jeff Bridges di depan mikrofon pada saat konferensi pers.
Garrett Hedlund di depan mikrofon pada saat konferensi pers.
Olivia Wilde dalam konferensi pers.
Atas ke bawah: Jeff Bridges, Garrett Hedlund, dan Olivia Wilde membintangi film ini.

Serinda Swan, Yaya DaCosta dan Elizabeth Mathis memerankan tiga Siren lainnya.[27] Jeffrey Nordling berperan sebagai Richard Mackey, dan Cillian Murphy tampil tanpa kredit sebagai Edward Dillinger Jr.[28] Daft Punk, yang menggubah musik untuk film ini, tampil sebagai disc jockey di End of Line Club milik Castor, dan pembuat Tron Steven Lisberger tampil sebagai Shaddix, seorang bartender di End of Line Club.[19][29]

Produksi

Latar belakang

Steven Lisberger pindah ke Boston, Massachusetts, dari Philadelphia, Pennsylvania, pada tahun 1970-an untuk mengejar karier di bidang animasi komputer.[30] Karena bidang animasi komputer pada saat itu terutama berpusat di Los Angeles, Lisberger hampir tidak memiliki pesaing di Pantai Timur: "Tidak ada yang melakukan hal-hal Hollywood pada masa itu, jadi tidak ada persaingan dan tidak ada yang mengatakan bahwa kami tidak bisa melakukannya.."[30] Ia kemudian memproduksi dan menyutradarai film fiksi ilmiah Tron (1982) untuk Walt Disney Productions, film panjang pertama yang berbasis animasi komputer.[30] Meskipun film tersebut mendapat sejumlah pujian kritis,[31][32] penjualannya di box office hanya tergolong sedang — total pendapatan di Amerika Utara hanya mencapai $33 juta. Produser Sean Bailey, yang menonton film tersebut bersama ayahnya dan Lisberger, terpesona oleh hasil akhirnya.[30] Meskipun hasil Tron di bawah ekspektasi Disney,[30] film tersebut kemudian berkembang menjadi karya yang dikultuskan, yang memicu spekulasi tentang dugaan ketertarikan Pixar untuk membuat sekuel pada tahun pada tahun 1999.[33] Rumor mengenai sekuel Tron semakin menguat setelah perilisan gim tembak-menembak FPS, Tron 2.0. Lisberger memberi isyarat bahwa bagian ketiga mungkin sedang dipertimbangkan, bergantung pada kesuksesan komersial gim tersebut.[34]

Penulisan

"Bagi kami, jika hendak menghidupkan kembali film ini dan mencoba membawanya maju, kami adalah anak-anak dari Tron. Kami tumbuh dengan itu. Film tersebut membentuk kami, membuat kami bersemangat tentang kemungkinan teknologi dan film serta segala hal terkait. Itu salah satu alasan kami melakukan apa yang kami lakukan – jadi dalam hal ini, bagaimana kami bisa mendekati film ini dengan cara yang memberi kami, sebagai penulis, titik masuk emosional."

—Adam Horowitz[35]

Tak lama setelah merekrut Kosinski, Bailey mendekati duo penulis naskah Adam Horowitz dan Edward Kitsis, yang menerima tawaran tersebut karena mereka mengaku "terobsesi dengan Tron." Horowitz kemudian menyatakan bahwa tantangannya adalah "memberi penghormatan pada film pertama, melanjutkan ceritanya, memperluas dan membawanya ke arah baru serta membuka ruang bagi penggemar baru," sementara Kitsis mengatakan bahwa film ini akan memulai sebuah mitologi baru "yang baru sedikit kami ungkap."[36]

Horowitz dan Kitsis pertama kali membuat garis besar cerita, lalu mengembangkan dan menyempurnakan alur bersama Bailey dan Kosinski selama dua hari di La Quinta. Para penulis juga berkonsultasi dengan Lisberger untuk mendapatkan masukan dari pencipta Tron.[37] Lisberger memberikan restunya, terutama karena ia memiliki seorang putra yang seusia dengan Sam. Kitsis menyatakan bahwa "seolah-olah kami menyentuh sesuatu yang ia rasakan tanpa menyadarinya."[38]

Tim Pixar turut berkontribusi dengan penulisan ulang untuk pengambilan gambar tambahan setelah ditunjukkan potongan kasar film pada Maret 2010,[39] yang secara khusus membantu pengembangan alur cerita Sam.[40]

Staf penulis menyebut The Wizard of Oz sebagai sumber pengaruh tematis dalam penulisan naskah Tron: Legacy. Kitsis menyatakan bahwa "Keduanya memiliki DNA yang sangat mirip, yang benar-benar hidup dalam Tron dengan berbagai cara, yakni usaha untuk pulang. Kamu ditempatkan di dunia ini dan ingin kembali, lalu apa itu rumah? Hal tersebut dalam banyak hal menginspirasi kami." Kitsis juga menambahkan bahwa mereka harus memasukkan "tulang punggung emosional untuk membawa kita masuk ke dalam cerita, jika tidak maka hanya akan menjadi sekumpulan aksi atau lelucon," sehingga akhirnya diputuskan untuk memberikan takdir misterius kepada Flynn dan memberinya aura legendaris – "Kevin Flynn bagi kami adalah Steve Jobs dan Bill Gates yang digabung menjadi satu, serta John Lennon."[35] Para penulis memutuskan untuk menciptakan karakter Clu sebagai perwujudan jahat dari "bagaimana kamu melihat kembali dirimu yang lebih muda, (...) sosok yang merasa tahu segalanya, padahal sebenarnya tidak tahu apa-apa." Bridges menyukai gagasan perspektif ganda tersebut, dan turut berkontribusi bersama para penulis dalam membentuk karakterisasi Flynn sebagai seorang sanguinis Zen master dengan menyarankan agar mereka mengambil inspirasi dari berbagai teks Buddha.[38] Sebagian konsep muncul dari pertemuan para produser dengan ilmuwan dari California Institute of Technology dan Jet Propulsion Laboratory untuk membahas gagasan seperti algoritme isomorfik dan digitalisasi materi organik.[36]

Horowitz mengungkapkan bahwa film ini akan menampilkan banyak pertempuran light cycle, dan menegaskan bahwa naskah untuk adegan-adegan tersebut "sangat rinci," serta melibatkan proses kolaborasi yang rumit.[37] Untuk permainan cakram, Horowitz dan Kitsis menulis draf kasar adegan tersebut dan mengirimkan naskah kepada Kosinski; ia kemudian merangkum pandangannya mengenai visualisasi adegan itu.[37] "Ia menggambarkannya sebagai platform dasar," kata Horowitz, "yang kemudian menyatu, dan cara berpindah dari satu ronde ke ronde berikutnya dalam permainan adalah dengan mengalahkan lawan, lalu mereka seakan menyatu seperti yang terlihat dalam film."[37] Setelah memberikan masukan, Kosinski mengirimkan berbagai sketsa adegan kepada para penulis dan sering kali merevisi naskah. Kitsis menilai bahwa menggambarkan kisah para karakter merupakan tugas tersulit dalam penulisan Tron: Legacy.[37] Para penulis terus berkolaborasi dalam proses kreatif sepanjang produksi, yang sangat membantu terutama mengingat kesulitan dalam menjelaskan secara nyata sebuah dunia digital yang "secara hakikat menentang konvensi dasar penulisan naskah."[38]

Pemilihan pemeran

Pada Juli 2008, Jeff Bridges menandatangani kontrak untuk mengulangi perannya dari film sebelumnya.[41] Pada Desember 2008, Olivia Wilde dan Beau Garrett terpilih sementara Bruce Boxleitner terungkap akan mengulangi perannya dari film aslinya.[42][43] Pada Januari 2009, Garrett Hedlund terpilih sebagai Sam Flynn; Ryan Gosling, Chris Pine dan Michael Stahl-David juga dipertimbangkan untuk peran tersebut.[44] Pada Mei 2009, Michael Sheen bergabung dengan para pemain.[45]

Penerimaan

Di situs web agregator ulasan Rotten Tomatoes, 51% dari 249 ulasan kritikus bersifat positif, dengan peringkat rata-rata 5,8/10. Konsensus situs web tersebut berbunyi: "Tron Legacy menawarkan visual yang memukau, tetapi karakter manusia dan ceritanya hilang di tengah desain produksinya yang canggih."[46] Metacritic, yang menggunakan rata-rata tertimbang, memberi film ini skor 49 dari 100, berdasarkan 40 kritikus, yang menunjukkan ulasan "campuran atau rata-rata".[47] Penonton yang disurvei oleh CinemaScore memberi film ini nilai rata-rata "B+" pada skala A+ hingga F.[48]

Referensi

  1. ^ "Tron: Legacy". American Film Institute. Diakses tanggal March 8, 2022.
  2. ^ DeBarge, Peter (December 3, 2010). "Tron: Legacy". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 24, 2011. Diakses tanggal April 29, 2012.
  3. ^ Ivan-Zadeh, Larushka (December 16, 2010). "Tron: Legacy – The grid game that unfortunately lacks spark". Metro. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 13, 2012. Diakses tanggal May 6, 2012.
  4. ^ Fritz, Ben (December 19, 2010). "Box office: 'How Do You Know' flops; 'Tron' doesn't; and like the bear himself, 'Yogi' is soft [Updated]". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 22, 2010. Diakses tanggal January 21, 2018.
  5. ^ a b "Tron: Legacy". Box Office Mojo. IMDb. Diakses tanggal February 19, 2021.
  6. ^ "SDCC: Comic-Con: Disney 3D Hits Hall H!". June 23, 2009. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 26, 2009. Diakses tanggal June 23, 2009.
  7. ^ Ramirez, Evan (2023-01-16). "How 'Tron: Legacy' Went From Sequel to Cult Classic". Collider (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-10.
  8. ^ Tjarks, Jonathan (August 5, 2020). "'Tron: Legacy' Has a Cult Following for a Reason". The Ringer (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal August 5, 2020. Diakses tanggal August 6, 2020.
  9. ^ "Watch: How 'Tron: Legacy' Built its Legacy with Visual Feats". No Film School. June 15, 2017. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 1, 2020. Diakses tanggal August 6, 2020.
  10. ^ Ellwood, Gregory. "'Tron Legacy' director talks Daft Punk and explicitly not making another 'Matrix'". HitFix. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 4, 2016. Diakses tanggal October 18, 2010.
  11. ^ Kit, Borys (January 7, 2009). "Little known actor lands lead in 'Tron' sequel". Reuters/Hollywood Reporter. Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal October 20, 2017. Diakses tanggal December 24, 2010.
  12. ^ a b Installing the Cast. Tron: Legacy Blu-Ray: Walt Disney Home Video. 2011.
  13. ^ "Tron, Captured « American Go E-Journal". Usgo.org. December 23, 2010. Diarsipkan dari asli tanggal August 6, 2011. Diakses tanggal April 29, 2011.
  14. ^ Gilchrist, Todd (December 17, 2010). "Olivia Wilde on Inspiration and Empowerment in 'Tron: Legacy'". Wall Street Journal.
  15. ^ a b c Thompson, Bob (December 15, 2010). "TRON actress juggles TV, movie roles". Ottawa Citizen. Diarsipkan dari asli tanggal February 24, 2013.
  16. ^ a b Barone, Matt (December 14, 2010). ""TRON: Legacy" Star Olivia Wilde Talks Nerd Laughs & Appealing To Both Sexes". Complex.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal July 29, 2012. Diakses tanggal July 23, 2012.
  17. ^ Sciretta, Peter (December 10, 2010). "Interview: Olivia Wilde Talks 'Tron: Legacy'". /Film. Diarsipkan dari asli tanggal December 13, 2010.
  18. ^ "Encom International". Encom International. Diarsipkan dari asli tanggal July 10, 2011. Diakses tanggal December 26, 2010.
  19. ^ a b "15 Easter eggs to watch out for in Tron Legacy". io9. Gawker Media. December 20, 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 23, 2010. Diakses tanggal December 26, 2010.
  20. ^ "'Tron: Legacy' Star Anis Cheurfa Talks 'Tricking' Stunts". PopEater.com. December 21, 2010. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal December 24, 2010. Diakses tanggal April 29, 2011.
  21. ^ "Tron's Rinzler Has Lucasfilm connection". The Official Star Wars Blog. December 17, 2010. Diarsipkan dari asli tanggal December 20, 2010. Diakses tanggal December 18, 2010.
  22. ^ Radish, Christina (December 27, 2010). "James Frain Exclusive Interview TRON: LEGACY". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 24, 2011. Diakses tanggal January 7, 2013.
  23. ^ "Images From The New 'Tron Legacy' Trailer; MTV Movie News". MTV.com. Viacom. March 9, 2010. Diarsipkan dari asli tanggal March 14, 2010. Diakses tanggal March 9, 2010.
  24. ^ Cutler, Rodney (November 16, 2010). "Beau Garrett Hot – Video and Pics of Tron's Beau Garrett". Esquire. Diarsipkan dari asli tanggal May 13, 2011. Diakses tanggal April 29, 2011.
  25. ^ "Michael Sheen Confirmed for Tron Legacy". Walt Disney Pictures. ComingSoon.net. July 29, 2009. Diarsipkan dari asli tanggal August 1, 2009. Diakses tanggal August 4, 2009.
  26. ^ Iley, Chrissey (December 6, 2010). "Michael Sheen interview for Tron: Legacy". The Daily Telegraph. London. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 25, 2019. Diakses tanggal April 3, 2018.
  27. ^ "ANTM Alum Yaya DaCosta Lands Role in Tron: Legacy". Diakses tanggal December 17, 2010.
  28. ^ Jagernauth, Kevin (December 7, 2010). "Which Actor Makes A Surprise Cameo In 'Tron: Legacy' (And Is Maybe Set Up As A Future Villain)?". The Playlist. Indiewire. Diarsipkan dari asli tanggal February 24, 2013. Diakses tanggal May 6, 2012.
  29. ^ Eric "Quint" Vespe (March 16, 2010). "Quint visits the set of TRON: LEGACY!". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal September 30, 2018. Diakses tanggal April 20, 2020.
  30. ^ a b c d e Boucher, Geoff (December 12, 2012). "'Tron: Legacy' is a heritage moment for Steven Lisberger". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal June 29, 2012. Diakses tanggal April 22, 2012.
  31. ^ Ebert, Roger (January 1, 1982). "Tron". Chicago Sun-Times. Diarsipkan dari asli tanggal April 8, 2016. Diakses tanggal July 9, 2008.
  32. ^ Tron: Legacy di Rotten Tomatoes (dalam bahasa Inggris)
  33. ^ Berry, Richard (July 24, 1999). "Pixar Studios to remake Disney's Tron?". ZDNet. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 18, 2001. Diakses tanggal April 22, 2012.
  34. ^ Breznican, Anthony (September 17, 2003). "'Tron 2.0' video game is sequel to cult sci-fi movie". The Boston Globe. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal March 4, 2016. Diakses tanggal April 22, 2012.
  35. ^ a b Cook, Tommy (30 Oktober 2010). "Screenwriters Edward Kitsis and Adam Horowitz Interview TRON: LEGACY". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 April 2012. Diakses tanggal 23 April 2012.
  36. ^ a b Launching the Legacy. Tron: Legacy Blu-Ray: Walt Disney Home Video. 2011.
  37. ^ a b c d e Weintraub, Stev (4 Desember 2010). "Exclusive Interview with TRON: LEGACY Screenwriters Edward Kitsis and Adam Horowitz". Collider. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 23 Maret 2012. Diakses tanggal 23 April 2012.
  38. ^ a b c Jensen, Jeff (3 Desember 2010). "'TRON: Legacy' and 'Lost' writers discuss rebooting the sci-fi landmark and their new TV projects". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 Mei 2013. Diakses tanggal 3 Januari 2013.
  39. ^ Sperling, Nicole (21 Juli 2010). "'Tron: Legacy' exclusive: Disney looks to Pixar for help; hires screenwriters Michael Arndt and Brad Bird to beef up script". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Oktober 2012. Diakses tanggal 3 Januari 2013.
  40. ^ Vary, Adam B. (20 November 2010). "'TRON: Legacy': Disney's Big Gamble". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari asli tanggal 30 Mei 2013. Diakses tanggal 3 Januari 2013.
  41. ^ New TR2N Information Revealed
  42. ^ Olivia Wilde and Beau Garrett Set for Tron Sequel
  43. ^ Bruce Boxleitner Is Back for Tron 2.0
  44. ^ Garrett Hedlund Takes the Lead in Tron
  45. ^ Has Michael Sheen Joined The Cast Of Tron 2?
  46. ^ "Tron: Legacy". Rotten Tomatoes. Fandango Media. Diakses tanggal September 1, 2022.
  47. ^ "Tron: Legacy". Metacritic. Fandom, Inc. Diakses tanggal February 19, 2025.
  48. ^ McClintock, Pamela (19 December 2010). "'Tron: Legacy' Wins Soft Box Office; James L. Brooks' 'How Do You Know' Disappoints". The Hollywood Reporter.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement