Tikus berkantung raksasa
| Tikus berkantung raksasa | |
|---|---|
| Tikus berkantung emin (Cricetomys emini) | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Animalia |
| Filum: | Chordata |
| Kelas: | Mammalia |
| Ordo: | Rodentia |
| Famili: | Nesomyidae |
| Subfamili: | Cricetomyinae |
| Genus: | Cricetomys Waterhouse, 1840 |
| Spesies | |
Tikus berkantung raksasa[1] (genus Cricetomys) dari Afrika sub-Sahara adalah sejenis hewan pengerat muroid berukuran besar. Nama umumnya merujuk kepada kantung pipinya.
Panjang kepala-tubuh mereka berkisar dari 25–45 cm (10–17,5 in) dengan ekor bersisik sepanjang 36–46 cm (14–18 in). Mereka berbobot antara 10 dan 15 kg (22 dan 33 pon).
Betina diyakini dapat melahirkan hingga 10 kali setahun. Masa kehamilannya adalah 27–36 hari. Hewan-hewan ini umumnya memiliki enam hingga delapan puting. Untuk satu masa kehamilan, induk dapat menghasilkan satu hingga lima anakan.
Hewan ini adalah omnivor nokturnal yang memakan vegetasi serta hewan-hewan kecil, terkhususnya serangga. Mereka menyukai kacang palem.
Spesies
| Gambar | Nama umum | Nama ilmiah | Sebaran |
|---|---|---|---|
| Tikus berkantung raksasa selatan | Cricetomys ansorgei | Zimbabwe, Kenya, Tanzania, Zambia, dan Republik Demokratik Kongo. | |
| Tikus berkantung emin | Cricetomys emini | Afrika Tropis, Madagaskar | |
| Tikus berkantung gambia | Cricetomys gambianus | Senegal ke Kenya dan dari Angola ke Mozambik | |
| Tikus berkantung raksasa kivu | Cricetomys kivuensis | Afrika bagian selatan |
Referensi
- ^ "Magawa, Tikus Pahlawan Pendeteksi Ranjau di Kamboja Tutup Usia". betahita.id. Diakses tanggal 2025-12-28.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


