Tibicos

Tibicos
Bibit tibicos
Nama lainWater kefir, Japanese water crystal
SajianMinuman fermentasi
Suhu penyajiandingin
Bahan utamaAir, gula, bibit tibicos
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Tibicos (water kefir) adalah minuman probiotik hasil fermentasi air, gula dan bibit tibicos. Minuman ini mengandung probiotik dengan sensasi seperti soda, cocok disajikan pada suhu dingin. Proses fermentasi menggunakan bibit tibicos yang merupakan sekumpulan bakteri dan jamur yang diikat oleh polisakarida membentuk butiran-butiran kristal berwarna bening dan transparan.[1] Tekstur bibit tibicos seperti jeli yang mudah hancur, ukurannya dipengaruhi oleh nutrisi yang didapatkan dari gula. Bibit tibicos yang sehat akan terus membesar dan bertambah banyak jumlahnya, sedangkan bibit yang rusak atau kurang nutrisi akan hancur menjadi butiran kecil. Belum ada nama baku untuk minuman fermentasi tibicos. Tibicos seringkali disebut juga sebagai water kefir karena bibit tibicos yang mirip dengan bibit kefir, ada pula yang menyebutnya Japanese water crystal.

Bibit tibicos

Bibit tibicos (tibicos grains) terbentuk dari simbiotik koloni bakteri dan jamur ( Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast atau SCOBY) yang hidup dan aktif berkembang biak selama proses fermentasi. Bibit tibicos bekerja dengan memetabolisme gula dan mengubahnya menjadi minuman probiotik yang mengandung berbagai jenis mikroba dan karbon dioksida.[2] Pada dasarnya bibit tibicos berwarna bening dan transparan, warna bibit tibicos dapat berubah menyesuaikan warna cairan yang menjadi media fermentasi. Air yang diberi gula aren, dapat mengakibatkan bibit tibicos berwarna kuning atau coklat.

Ukuran bibit tibicos tidak beraturan, mulai dari satuan milimeter hingga sentimeter. Bibit tibicos dapat terus berkembang biak dengan memberi makanan dan nutrisi. Makanan tibicos berupa gula, dan nutrisi dari air yang mengandung mineral.

Manfaat

Manfaat tibicos berasal dari mikroorganisme pada bibit tibicos yang dilepaskan dan larut dalam air. Mikroorganisme pada tibicos membantu menambah jumlah dan keaneka ragaman mikrobiota pada usus (gut flora), sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Bakteri Lactobacillus casei yang terdapat di tibicos, berperan sebagai anti tumor dan anti radang. Lactobacillus hilgardii dapat menstabilkan gula darah, menurunkan kolesterol, dan sebagai anti oksidan. Lactobacillus kefiri memiliki sifat sebagai anti radang dan dapat mengurangi peradangan pada mulut.

Selain bakteri, tibicos juga mengandung berbagai strain jamur dan khamir yang berpotensi meningkatkan daya tahan tubuh. Seperti khamir Dekkera Bruxellensis yang berperan meningkatkan aktivitas anti oksidan. Serta jamur Saccharomyces cerevisiae yang memiliki sifat sebagai anti radang, anti bakteri dan anti virus.[3]

Referensi

  1. ^ Lua error in Modul:Citation/CS1/Configuration at line 2124: attempt to index a boolean value.
  2. ^ Lua error in Modul:Citation/CS1/Configuration at line 2124: attempt to index a boolean value.
  3. ^ Lua error in Modul:Citation/CS1/Configuration at line 2124: attempt to index a boolean value.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement