Thylamys elegans
| Thylamys elegans | |
|---|---|
| Status konservasi | |
| Risiko rendah | |
| IUCN | 40517 |
| Taksonomi | |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Didelphimorphia |
| Famili | Didelphidae |
| Genus | Thylamys |
| Spesies | Thylamys elegans |
| Distribusi | |
| Endemik | Chili |
Oposum tikus berekor-gemuk elagan (Thylamys elegans), juga dikenal sebagai oposum tikus Chili, adalah spesies oposum dari Chili tengah. Sebagai spesies tipe Thylamys, ia pertama kali dideskripsikan oleh naturalis Inggris George Robert Waterhouse pada tahun 1839. Oposum berukuran sedang ini dicirikan oleh cincin hitam di sekitar mata, tungkai berwarna putih, mantel berwarna abu-abu hingga cokelat muda, sisi tubuh dan bagian bawah yang lebih terang, serta ekor tebal sepanjang 12,7–14,6 sentimeter (5,0–5,7 inci) yang tertutup rambut. Oposum ini krepuskular (aktif terutama pada waktu senja) dan hidup di sarang dalam lubang pohon atau di bawah batu dan akar. Oposum ini terutama memakan artropoda dan larva selain buah-buahan. Ukuran anak biasanya antara 11 dan 13. Oposum berekor-gemuk elagan dapat hidup di berbagai habitat – dari hutan awan hingga chaparral. IUCN mengklasifikasikan oposum ini sebagai berisiko rendah.[1]
Deskripsi
Oposum tikus berekor-gemuk elagan (Thylamys elegans) adalah oposum berukuran sedang yang dicirikan oleh tungkai berwarna putih, mantel berwarna abu-abu hingga cokelat muda, sisi tubuh dan bagian bawah yang lebih terang, serta ekor tebal sepanjang 12,7–14,6 sentimeter (5,0–5,7 inci) yang tertutup rambut. Ciri wajah yang menonjol adalah cincin hitam di sekitar kedua mata; cincin tersebut sedikit memanjang ke arah hidung. Warna mantel bervariasi secara geografis.[2] Ekor dapat menebal karena penumpukan lemak; diameter ekor dapat mencapai 1 sentimeter (0,39 inci) pada bagian yang terhubung dengan tubuh.[3] Panjang kepala dan tubuh adalah 11–13,7 sentimeter (4,3–5,4 inci); panjang kaki belakang 1,7 sentimeter (0,67 inci), sedangkan telinga berukuran 2,3 sentimeter (0,91 inci).[4]
Oposum ini dapat memasuki keadaan torpor, suatu mekanisme yang memungkinkan oposum mengurangi kebutuhan makanan dan energi secara signifikan. Keadaan ini mirip dengan hibernasi, tetapi berlangsung hanya dalam waktu singkat.[5] Selain itu, ketika air langka, urin menjadi sangat pekat.[4]
Perilaku
Oposum tikus berekor-gemuk elagan (Thylamys elegans) bersifat krepuskular (aktif terutama saat senja).[1] Oposum ini hidup di dalam sarang (baik yang ditinggalkan burung dan hewan pengerat maupun yang dibangunnya sendiri) di lubang pohon, bawah batu, dan akar. Ia bersifat arboreal (hidup di pohon) sekaligus terestrial (hidup di darat). Oposum ini terutama memakan artropoda dan larva, serta buah-buahan, vertebrata kecil, dan bangkai.[2] Ekor yang dapat memegang, terlepas dari ketebalannya, memungkinkan oposum ini memanjat dan mencengkeram ranting dengan efisien – kemampuan yang tidak terlalu berkembang pada mamalia kecil Chili lainnya.[6] Sarang umumnya ditempati oleh satu individu; di Chili selatan, wilayah jelajah oposum ini mencapai 1.383 meter persegi (14.890 kaki persegi) pada bulan Juli dan menyusut menjadi 781 meter persegi (8.410 kaki persegi) pada bulan Desember.[7] Predatornya mencakup rubah culpeo, burung hantu penggali, dan burung hantu bertelinga besar.[4]
Kedua jenis kelamin mencapai kematangan pada tahun pertama. Seekor betina dapat memiliki satu hingga dua kali kelahiran dalam musim berkembang biak tahunan, biasanya dari September hingga Maret.[4] Hingga 17 embrio dapat dihasilkan,[8] tetapi jumlah yang bertahan hidup akan bergantung pada jumlah puting yang berfungsi (biasanya 11 hingga 13).[4]
Referensi
- ^ a b Solari, S.; Palma, E. (2016). "Thylamys elegans". 2016 e.T40517A22172461. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T40517A22172461.en. ;
- ^ a b Eisenberg, J.F.; Redford, K.H. (1999). The Central Neotropics: Ecuador, Peru, Bolivia, Brazil. Chicago, US: University of Chicago Press. hlm. 75. ISBN 978-0-226-19542-1.
- ^ Merritt, J.F. (2010). The Biology of Small Mammals. Baltimore, US: Johns Hopkins University Press. hlm. 181–2. ISBN 978-0-8018-7950-0.
- ^ a b c d e Palma, R.E. (1997). "Thylamys elegans" (PDF). Mammalian Species (572): 1–4. doi:10.2307/3504445. JSTOR 3504445. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-15. Diakses tanggal 2016-06-01.
- ^ Lima, M.; Stenseth, N.C.; Yoccoz, N.G.; Jaksic, F.M. (2001). "Demography and population dynamics of the mouse opossum (Thylamys elegans) in semi-arid Chile: seasonality, feedback structure and climate". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. 268 (1480): 2053–64. doi:10.1098/rspb.2001.1735. PMC 1088848. PMID 11571053.
- ^ Gallardo-Santis, A.; Simonetti, J.A.; Vásquez, R.A. (2005). "Influence of tree diameter on climbing ability of small mammals". Journal of Mammalogy. 86 (5): 969–73. doi:10.1644/1545-1542(2005)86[969:IOTDOC]2.0.CO;2. hdl:10533/175955.
- ^ Munoz-Pedreros, A.; Murua, R.; Gonzalez, L. (1990). "Nicho ecológico de micromamíferos en un agroecosistema forestal de Chile central" [Ecological niche of small mammals in a central forest agroecosystem, Chile] (PDF). Revista Chilena de Historia Natural (dalam bahasa Spanish). 63: 267–77. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2014-03-27. Diakses tanggal 2016-06-02. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ Hayssen, V.; Tienhoven, A.; Tienhoven, A. (1993). Asdell's Patterns of Mammalian Reproduction: A Compendium of Species-specific Data (Edisi Rev. 2nd). Ithaca, US: Cornell University Press. hlm. 12–8. ISBN 978-0-8014-1753-5.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


