Theodor Leutwein
Theodor Leutwein | |
|---|---|
![]() | |
| Gubernur Afrika Barat Daya Jerman | |
| Masa jabatan 15 Maret 1894 – 19 Agustus 1905 | |
| Penguasa monarki | Wilhelm II |
| Kanselir | Leo von Caprivi Chlodwig Carl Viktor Bernhard von Bülow |
| Direktur Departemen Kolonial | Paul Kayser Oswald von Richthofen Gerhard von Buchka Oscar Wilhelm Stübel Pangeran Ernst II dari Hohenlohe-Langenburg |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 19 Mei 1849 Waldbrunn, Keharyapatihan Baden |
| Meninggal | 13 April 1921 Freiburg im Breisgau, Baden, Jerman |
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | Schutztruppe |
| Masa dinas | 1868–1905 |
| Pangkat | Kolonel Mayor Jenderal char. |
| Komando | Schutztruppe Kekaisaran untuk Afrika Barat Daya Jerman |
| Pertempuran/perang | Perang Prancis-Prusia Pemberontakan Khaua-Mbandjeru Perang Herero |

Theodor Gotthilf Leutwein (9 Mei 1849 – 13 April 1921) adalah seorang perwira militer dan administrator kolonial Jerman yang menjabat sebagai Landeshauptmann dan gubernur Afrika Barat Daya Jerman dari 1894 sampai 1905.
Kehidupan dan karir
Leutwein lahir di Strümpfelbrunn, Keharyapatihan Baden. Ia bergabung dengan Tentara Baden pada 1868, yang bertugas dalam Perang Prancis-Prusia dan setelah itu mengambil alih Tentara Prusia. Setelah beberapa promosi, ia meraih pangkat mayor pada 1893. Pada 1894, ia menggantikan Curt von François sebagai panglima Schutztruppe Kekaisaran untuk Afrika Barat Daya Jerman (Pasukan Keamanan Kekaisaran). Tujuan pribadinya di koloni tersebut adlaah untuk membuat "kolonialisme tanpa pertumpahan darah". Pada masa jabatannya disana, Leutwein membentuk pemerintahan terdesentralisasi dengan tiga pusat regional (Windhoek, Otjimbingwe dan Keetmanshoop). Pembangunan jalur kereta api pertama antara Windhoek dan pelabuhan Swakopmund dibangun pada masa jabatannya. Pada 1899, ia dipromosikan menjadi letnan kolonel, dan meraih pangkat kolonel pada 1901.[1]
Kebijakannya terhadap penduduk asli Afrika, yang ia sebut "Sistem Leutwein", adalah percampuran diplomasi "membagi dan berkuasa" dan koersi militer.[2] Hubungannya dengan suku-suku pribumi Nama dan Herero terjalin dengan baik. Sebaliknya, ia sering dikritik oleh kolonis Jerman karena terlalu lembut dengan orang Afrika. Pada 1904, sebuah pemberontakan oleh Herero menjadi permulaan akhir kepemimpinan kolonialnya. Tak lama setelah pemberontakan dimulai, Wilhelm II menggantikan Leutwein dengan Jenderal terkenal Lothar von Trotha.[1] Pada Mei 1904, ia meminta agar Jerman tak mengmabil satu tahanan Herero, menyusul penyidikan oleh deputi Reichstag SDAP August Bebel.[3]
Pada 1906, Leutwein menerbitkan sebuah memoir, "Elf Jahre als Gouverneur in Deutsch-Südwestafrika"[4] ("Sebelas Tahun sebagai Gubernur di Afrika Barat Daya Jerman"), sebuah catatan sejarah karirnya di Afrika Barat Daya Jerman. Ia meninggal di Freiburg.[1]
Referensi
- ^ a b c Biographies of Namibian personalities by Klaus Dierks
- ^ Olusoga, David; Erichsen, Caspar (2010). The Kaiser's Holocaust: Germany's Forgotten Genocide. London: Faber & Faber. hlm. 79. ISBN 978-0-571-23142-3.
- ^ Drechsler, Horst (1980) [First published 1966 in German]. Let Us Die Fighting: The Struggle of the Herero and Nama against German Imperialism, 1884-1915. London: Zed Press. ISBN 0-905762-47-9. OCLC 7398398.
- ^ Leutwein, Theodor Gotthilf (1997). Elf Jahre Gouverneur in deutsch-südwest Afrika (Edisi 4. Aufl). Windhoek: Namibia Wissenschaftliche Gesellschaft. ISBN 99916-40-07-X. OCLC 40783547.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.







