The Conversation (situs web)
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Maret 2026) |
| Jenis perusahaan | Nonprofit |
|---|---|
Jenis situs | Analisis, Komentar, Penelitian, Berita |
| Tersedia dalam | Inggris, Prancis, Spanyol, Indonesia, Portugis |
| Didirikan | April 2010 |
| Kantor pusat | Melbourne, Victoria, Australia |
| Negara asal | Australia |
| Wilayah layanan | Australia, Afrika, Brasil, Kanada, Eropa, Prancis, Britania Raya, Amerika Serikat, Indonesia, Selandia Baru, Spanyol. |
| Pendiri | Andrew Jaspan, Jack Rejtman |
| Karyawan | 150+ (2020) |
| URL | theconversation |
| Bersifat komersial? | Tidak |
| Pendaftaran | Opsional |
| Diluncurkan | 24 Maret 2011 |
| Status | Aktif |
Lisensi konten | CC Attribution / No derivatives 4.0 |
| ISSN | 2201-5639 |
The Conversation merupakan jejaring media nirlaba berbasis daring yang memuat artikel berita dan laporan penelitian. Kontennya ditulis oleh kalangan akademik dan melalui penyuntingan jurnalis profesional, sehingga hasilnya menyajikan temuan berbasis riset dalam bentuk yang mudah dipahami pembaca umum.[1][2]
Konten The Conversation ditulis oleh akademisi dan peneliti dan dirilis di bawah lisensi Creative Commons yang memperbolehkan penggunaan kembali tanpa perubahan. Hak cipta gambar biasanya dijelaskan dalam keterangan serta atribusinya.[3][2] Secara umum, pendekatan penerbitan ini dikategorikan sebagai jurnalisme eksplanatif.[4][5][6]
Dengan pengecualian pada situasi tertentu, The Conversation membatasi publikasi pada penulis dari kalangan akademik yang berstatus pegawai atau memiliki hubungan formal dengan institusi terakreditasi—seperti universitas dan lembaga penelitian yang diakui.[7] : 8
The Conversation mulai beroperasi di Australia pada Maret 2011.[8][9] Setelah itu, jaringan ini berekspansi ke berbagai kawasan melalui sejumlah edisi lokal.[10][11] Per September 2019, audiens bulanan di platform mencapai sekitar 10,7 juta pengguna, dengan total jangkauan—termasuk republikasi—sekitar 40 juta orang.[12] Hingga 2020, organisasi ini memiliki lebih dari 150 pegawai tetap.[13]
Masing-masing edisi The Conversation di tingkat regional maupun nasional beroperasi sebagai lembaga nonprofit/amal yang berdiri sendiri. Pendanaannya berasal dari kombinasi kemitraan dengan universitas, dukungan pemerintah dan lembaga pemberi hibah, kerja sama korporasi, serta sumbangan pembaca.[13][14][15]
Sejarah
Peluncuran
The Conversation didirikan oleh Andrew Jaspan dan Jack Rejtman,[16] dan diluncurkan di Australia pada bulan Maret 2011.[8][9]
Pada 2009, Andrew Jaspan mendiskusikan ide pendirian The Conversation dengan Rektor University of Melbourne, Glyn Davis. Ia kemudian menyusun laporan bagi bagian komunikasi kampus mengenai strategi keterlibatan publik, yang memposisikan universitas sebagai “ruang redaksi raksasa” tempat akademisi dan peneliti bersama-sama menghasilkan konten pakar yang mengikuti arus pemberitaan dan isu-isu aktual.[17] Konsep dan visi tersebut kemudian dijadikan landasan pengembangan The Conversation.
Pada paruh 2009, University of Melbourne mendukung Jaspan dan Rejtman sehingga keduanya dapat mematangkan rancangan model bisnis. Memasuki Februari 2010, mereka menuntaskan konsep, merek, dan identitas usahanya, lalu memperkenalkannya kepada calon mitra pendukung melalui dokumen Information Memorandum.[18]
Pendanaan awal sebesar 10 juta dolar berhasil dihimpun para pendiri dari konsorsium yang mencakup empat universitas, yaitu; University of Melbourne, Monash University, Australian National University, dan University of Western Australia—serta CSIRO, Pemerintah Negara Bagian Victoria, Pemerintah Australia, dan Commonwealth Bank.[1] [ <span title="This claim needs additional references to reliable sources. (November 2021)">kutipan tambahan diperlukan</span> ]
Kepergian Andrew Jaspan
Andrew Jaspan mundur dari jabatan direktur eksekutif sekaligus editor pada Maret 2017, setelah sebelumnya dikenai cuti paksa selama enam bulan akibat keluhan internal terkait gaya manajemen dan arah ekspansi global organisasi.[19][20] Pimpinan edisi Inggris, Amerika Serikat, dan Afrika turut mengajukan surat tidak percaya kepada Conversation Media Group, menyerukan agar Jaspan tidak lagi memiliki peran operasional di masa mendatang.[21]
Konten
Konten di The Conversation ditulis oleh akademisi yang menulis dalam ranah keahliannya.[22][23][24] Naskah dapat berasal dari usulan penulis atau penugasan khusus pada pakar untuk membahas isu tertentu, termasuk isu aktual.[15][25] Setelah itu, tim editorial The Conversation menyunting materi guna mempertahankan perpaduan antara aksesibilitas bagi pembaca dan standar ketelitian ilmiah.[13][23]
Banyak editor The Conversation berasal dari ruang redaksi media arus utama.[26] Setelah proses penyuntingan, versi akhir dikembalikan kepada penulis untuk ditelaah.[9][27] Cakupan liputannya meliputi isu politik, sosial, kesehatan, ilmu pengetahuan, dan lingkungan.[15][28] Setiap kontributor atau penulis harus menyatakan konflik kepentingan yang relevan.[29] Artikel dipublikasikan di bawah lisensi Creative Commons Atribusi—Tanpa Turunan (BY-ND).[27][30]
Pemeriksaan fakta
Situs ini sering kali menerbitkan cek fakta yang dibuat oleh akademisi dari universitas-universitas besar, lalu ditinjau secara buta oleh akademisi lain yang mengomentari keakuratan cek fakta tersebut.[31][32]
Pada tahun 2016, unit pemeriksa fakta The Conversation diakreditasi oleh International Fact-Checking Network, sebuah aliansi pemeriksa fakta yang berkantor di Poynter Institute di AS [33][34] Kriteria penilaiannya mensyaratkan non-partisan, keadilan, transparansi pendanaan, sumber, dan metode, serta komitmen untuk melakukan koreksi secara terbuka dan jujur.[35]
Teknologi
The Conversation menggunakan sistem penerbitan dan manajemen konten khusus yang dibangun di Ruby on Rails . Sistem ini memungkinkan penulis dan editor untuk berkolaborasi dalam artikel secara langsung (real-time).[25][36] Artikel-artikel tertaut ke profil penulis—termasuk pernyataan pengungkapan—dan dasbor pribadi yang menunjukkan keterlibatan penulis dengan publik.[37][27] Hal ini dimaksudkan untuk mendorong penulis di situs ini agar lebih mengenal media sosial dan audiens mereka.[38]
Edisi internasional
Masing-masing edisi The Conversation dikelola secara mandiri dengan kurasi konten tersendiri, editor-in-chief, serta dewan penasihat.[26] Berawal dari edisi Australia berbasis Melbourne, jaringan ini kini mencakup delapan edisi di berbagai wilayah dan menggunakan lebih dari satu bahasa.
Sejak 2013 jaringan The Conversation bertambah ke Inggris,[39] disusul Amerika Serikat pada tahun 2014,[40] Afrika dan Prancis pada tahun 2015,[41][42] Kanada, Indonesia, dan Selandia Baru pada tahun 2017,[28][43][44] Spanyol pada tahun 2018,[45] Eropa dan Brasil pada tahun 2024.[46][47] Operasionalnya didukung oleh tim yang beranggotakan staf internasional.[11]
Pada 2018, sebaran audiens The Conversation terdiri atas 36% di Australia, 29% di Amerika Serikat, 7% di Britania Raya, 4% di Kanada, dan 24% dari negara-negara lain.[48]
| Edisi | Tahun peluncuran | Editor | Pengelolaan | Jumlah editor |
|---|---|---|---|---|
| Australia | tahun 2011 | Misha Ketchell | Lisa Watts (CEO) | 24 [49] |
| Inggris Raya | tahun 2013 | Stephen Khan | Chris Waiting (CEO) | 23 [49] |
| Amerika Serikat | tahun 2014 | Beth Daley | Bruce Wilson (Kepala Inovasi dan Pengembangan) | 17 [49] |
| Afrika | Tahun 2015 | Jabulani Sikhakhane | Millie Phiri (manajer umum) | 17 [50] |
| Perancis | Tahun 2015 | Fabrice Rousselot | Caroline Nourry (Directrice générale) | 12 [49] |
| Kanada | Tahun 2017 | Scott White | 9 [49] | |
| Indonesia | Tahun 2017 | Prodita Sabarini | 7 [49] | |
| Selandia Baru | Tahun 2017 | Veronika Meduna | ||
| Spanyol | Tahun 2018 | Rafael Sarralde | Miguel Castro (Sekretaris Jenderal) | 8 [49] |
| Eropa [51] | tahun 2023 | Natalie Sauer | ||
| Brasil [52] | tahun 2023 | Daniel Stycer |
Secara global, konten penugasan The Conversation direpublikasi di 90 negara dan 23 bahasa, dengan jumlah pembacaan melampaui 40 juta kali setiap bulan.[53]
The Conversation Afrika
The Conversation meluncurkan edisi Afrika pada Mei 2015 dengan kantor pusat di Braamfontein, Johannesburg, Afrika Selatan. Peluncuran berlangsung di Johannesburg. Dalam tahun pertamanya, edisi ini memperoleh dukungan dari 21 universitas Afrika dan melibatkan 240 akademisi sebagai kontributor.[54] Kantornya tersebar di Kenya, Senegal, Nigeria, Afrika Selatan, dan Ghana.
Hingga 2021, mayoritas kontributor The Conversation Africa berasal dari perguruan tinggi Afrika Selatan, sehingga cakupan awalnya menitikberatkan pada isu-isu di negara tersebut.[55] Inisiatif ini menerima dukungan pendanaan sebesar sekitar US$3 juta dari Yayasan Bill & Melinda Gates.[56]
The Conversation Indonesia
Gagasan meluncurkan edisi Indonesia muncul setelah pertemuan pada 2015 antara Sangkot Marzuki (saat itu Ketua AIPI) dan pendiri The Conversation Andrew Jaspan. Yayasan The Conversation Indonesia resmi berdiri pada 4 September 2017, dan situs edisi Indonesia diluncurkan pada 6 September 2017, dipimpin oleh Editor Eksekutif Prodita Kusuma Sabarini. Para pendiri yayasan mencakup tokoh pers Aristides Katoppo, biolog konservasi Jatna Supriatna, dan ilmuwan biologi molekuler Sangkot Marzuki, dengan dukungan alamat domisili legal dari RTS Masli. Pada fase perintisan, AIPI menjadi mitra tuan rumah.[57]
Selama masa percobaan dua tahun, The Conversation Indonesia memperoleh dukungan hibah dari Myer Foundation, Open Society Foundation, dan Kedutaan Besar Prancis di Jakarta; firma hukum Soemadipradja & Taher memberikan bantuan pro bono. Memasuki 2019, dukungan berlanjut dari Ford Foundation, David and Lucile Packard Foundation, program Knowledge Sector Initiative, dan Yayasan Tifa—yang memungkinkan perluasan tim redaksi dan pembentukan divisi baru (Finance & Management serta Business Development & Partnership).[57]
Sebagai bagian dari jaringan global The Conversation International, edisi Indonesia menerbitkan analisis berbasis riset dari akademisi dan peneliti dengan prinsip Creative Commons (tanpa paywall) sehingga kontennya bebas dibaca dan dapat direpublikasi oleh media lain dengan atribusi yang tepat dan pemasangan countercode. Redaksi juga mengadakan pelatihan komunikasi sains serta program Science Leadership Collaborative untuk peneliti muda.[57]
Dalam beberapa tahun terakhir, Packard Foundation mencatatkan hibah berjangka bagi Yayasan The Conversation Indonesia untuk mendukung kerja inti, memperkuat liputan isu lingkungan dan laut, serta menjalin kemitraan baru dengan perguruan tinggi dan lembaga riset di Indonesia.[58]
The Conversation Kanada
Pada 26 Juni 2017, Alfred Hermida dan Mary Lynn Young—profesor madya jurnalisme di University of British Columbia—mendirikan edisi Kanada The Conversation. Peluncurannya didukung hibah $200.000 dari Social Sciences and Humanities Research Council, dengan Universities Canada sebagai mitra strategis, serta kolaborasi dengan berbagai kampus termasuk University of Toronto.[14]
Scott White—mantan editor-in-chief The Canadian Press—menjabat sebagai editor pendiri The Conversation Canada.[14][59] Pada 2018, versi berbahasa Prancis bertajuk La Conversation Canada resmi diluncurkan.[59]
The Conversation Prancis
Versi Prancis The Conversation mulai terbit pada September 2015 dari kantor pusat di Paris.[42][56] Pada tahap awal, Didier Pourquery menjabat sebagai editor, sementara posisi direktur publikasi dipegang Fabrice Rousselot, mantan jurnalis Libération.[42][42][42][56] Peluncurannya didukung sejumlah lembaga akademik Prancis—di antaranya University of Lorraine, asosiasi rektor perguruan tinggi Prancis, Paris Sciences et Lettres, serta Institut Universitaire de France—dengan anggaran awal sekitar €1 juta.[56]
The Conversation Inggris
Andrew Jaspan memperoleh pendanaan awal untuk mengembangkan kasus peluncuran The Conversation di Inggris pada tahun 2012.[60] Diluncurkan di Inggris pada 16 Mei 2013 dengan Stephen Khan sebagai editor, Jonathan Hyams sebagai kepala eksekutif, dan Max Landry sebagai kepala operasi, bersama dengan salah satu pendiri, Andrew Jaspan.
Lembaga ini memiliki 13 anggota pendiri, termasuk City dan University of London .[61] Presiden City, Profesor Sir Paul Curran, mengetuai dewan pengawasnya.
Pada Februari 2014, situs ini telah memperoleh pendanaan tambahan dari lembaga-lembaga penelitian akademis, termasuk Research Councils UK dan SAGE Publishing . Mereka kemudian merekrut enam editor tambahan dan memperluas cakupan topik edisi Inggris.[62] Pada Agustus 2014, cabang Inggris menerbitkan artikel yang ditulis oleh sekitar 3.000 akademisi.[63] Keanggotaannya bertambah menjadi lebih dari 80 universitas di Inggris dan Eropa, termasuk Cambridge, Oxford, dan Trinity College Dublin . Pada tahun 2019, telah menerbitkan 24.000 artikel yang ditulis oleh 14.000 akademisi.[53]
Pada bulan April 2018, perusahaan ini menunjuk mantan eksekutif BBC dan AP Chris Waiting sebagai CEO baru.[64] The Conversation UK didanai sebesar 90 persen oleh universitas mitra,[25] dengan pendanaan lain dari Higher Education Funding Council for England dan Wellcome Trust .[25][60]
Pada tahun 2019, situs ini menjadi anggota Independent Monitor for the Press, sebuah regulator pers independen.[65]
The Conversation AS
Andrew Jaspan diundang pada tahun 2012 untuk membawa The Conversation ke Amerika Serikat . Thomas Fiedler, yang saat itu menjabat sebagai dekan Fakultas Komunikasi di Universitas Boston, menawarkan diri untuk menjadi tuan rumah The Conversation AS dan menyediakan ruang untuk ruang redaksi pertama.
Dengan basis universitas yang mapan, ia berhasil mengumpulkan dana peluncuran sebesar $2,3 juta. Edisi AS The Conversation pertama kali diterbitkan pada 21 Oktober 2014,[66] awalnya dipimpin oleh Jaspan sebagai CEO AS, Margaret Drain sebagai editor, dan Bruce Wilson yang memimpin pengembangan dan hubungan universitas.
Proyek percontohan AS ini didukung oleh Howard Hughes Medical Institute, Alfred P. Sloan Foundation, Robert Wood Johnson Foundation, William and Flora Hewlett Foundation, dan empat yayasan lainnya. Maria Balinska menjadi editor pada tahun 2015, sebelum ia pindah ke Komisi Fulbright AS-Inggris . Ia digantikan oleh Beth Daley, yang menjadi editor dan manajer umum pada tahun 2019.[67][68]
Edisi AS The Conversation awalnya berpusat di Universitas Boston, dan merupakan universitas pertama yang menjadi mitra mereka.[68][24][29] Kemudian, mereka membuka kantor di Atlanta dan New York.[27] Institusi mitra lainnya termasuk Universitas Harvard dan MIT .[68]
The Conversation Lokal
Pada bulan Januari 2024, situs AS tersebut meluncurkan outlet berita lokal yang dibuka di empat pasar: Detroit, Florida Selatan, Colorado, dan Philadelphia.[69] The Conversation Local, yang didanai oleh Knight Foundation, bekerja sama dengan 150 outlet lokal pada tahun pertamanya.
Penerimaan
Artikel-artikel yang awalnya diterbitkan di The Conversation telah diterbitkan ulang secara berkala oleh berbagai media berita besar. Media-media tersebut antara lain The New York Times, The Guardian, The Washington Post, dan CNN .[23][5][4] Hingga 2015[update] sekitar 80 persen pembaca situs ini memiliki latar belakang non-akademis.[70]
Percakapan ini telah dijelaskan dalam Pemahaman Publik tentang Sains sebagai "perpaduan komunikasi ilmiah, komunikasi sains publik, dan jurnalisme sains, serta konvergensi dunia profesional sains dan jurnalisme".[55]
Pada tahun 2024, Imagine Newsletter, yang meliput perubahan iklim, memenangkan Publisher Newsletter Awards untuk keunggulan dalam kategori sains dan teknologi.[71]
Lihat juga
- Kebebasan akademis
- Komunikasi iklim
- Institut Berita Nirlaba (anggota)
- JSTOR Harian
- Transparansi media
- Jurnalisme nirlaba
- Penelitian terbuka
- ProPublica
- Komunikasi sains
- Majalah Quanta
- Majalah Undark
Referensi
- ^ a b Zardo, Pauline; Barnett, Adrian G.; Suzor, Nicolas; Cahill, Tim (7 February 2018). "Does engagement predict research use? An analysis of The Conversation Annual Survey 2016". PLOS One (dalam bahasa Inggris). 13 (2): e0192290. Bibcode:2018PLoSO..1392290Z. doi:10.1371/journal.pone.0192290. ISSN 1932-6203. PMC 5802909. PMID 29415047. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama "PLOSOneFeb2018" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b Baker, Simon (6 October 2011). "In the virtual newsroom, scholars tell the rest of the story". Times Higher Education. Diakses tanggal 15 November 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":18" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ "Republishing guidelines — The Conversation". theconversation.com. Diakses tanggal 2021-11-14.
- ^ a b Sherwin, Adam (22 March 2015). "The Media Column: The Conversation is capitalising on 'explanatory journalism'". The Independent. Diakses tanggal 11 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":16" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b Riedlinger, Michelle; Fleerackers, Alice; Bruns, Axel; Burgess, Jean; Guenther, Lars; Joubert, Marina; Osman, Kim (15 September 2021). "The Conversation, Ten Years On: Assessing The Impact of a Unique Scholarly Publishing Initiative". AoIR Selected Papers of Internet Research (dalam bahasa Inggris). Association of Internet Researchers. doi:10.5210/spir.v2021i0.12130. ISSN 2162-3317. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":17" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ Wihbey, John (12 December 2014). "Journalism-school reform in the context of wider media trends". Journalist's Resource. Diakses tanggal 11 October 2021.
- ^ "Global Editorial Guidelines" (PDF). The Conversation. 2021.
- ^ a b Greenslade, Roy (25 March 2011). "Jaspan is an editor for the eighth time with his new Aussie start-up". The Guardian. Diakses tanggal 5 June 2013. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama "Roy" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b c Ketchell, Misha (21 March 2021). "How an Australian newsman's clever idea grew into a powerful global Conversation". The Australian. Diakses tanggal 10 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":5" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ "UBC journalism profs receive SSHRC funding for new Canadian media startup". School of Journalism, Writing, and Media. University of British Columbia. 9 September 2016. Diakses tanggal 11 October 2021.
- ^ a b Llano, Sara Malagón (21 May 2017). ""Los académicos son nuestros reporteros"". Semana (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 11 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":15" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ Dickinson, Debbie. "Behind the scenes: creative commons publishing". The Conversation. Diakses tanggal 29 October 2016.
- ^ a b c Schiffrin, Anya (12 June 2020). "The Conversation thrives during the pandemic". Columbia Journalism Review. Diakses tanggal 9 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":2" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b c Peters, Diane (10 July 2017). "The Conversation website, written by academics, comes to Canada". University Affairs. Diakses tanggal 10 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":3" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b c Usher, Nikki (19 May 2011). "The Conversation, the startup Australian news site, wants to bring academic expertise to breaking news". Nieman Journalism Lab. Nieman Foundation for Journalism. Diakses tanggal 10 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":7" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ Carney, Shaun (26 March 2011). "Look who's contributing to the conversation". Sydney Morning Herald. Diakses tanggal 27 September 2019.
- ^ "Who We Are". The Conversation Australia. The Conversation Media Group. Diakses tanggal 19 April 2013.
- ^ "The Conversation Launch". The Conversation. Jaspan and Rejtman. Diakses tanggal 20 February 2010.
- ^ Meade, Amanda (31 March 2017). "Andrew Jaspan quits the Conversation after months of turmoil". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2019-11-18.
- ^ Flitton, Daniel; Bowden, Ebony (31 March 2017). "Andrew Jaspan resigns as editor of The Conversation". The Sydney Morning Herald (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-10-11.
- ^ Meade, Amanda (21 December 2016). "The Conversation's chairman resigns amid standoff over future of Andrew Jaspan". The Guardian (dalam bahasa Inggris (Britania)). ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2019-11-18.
- ^ Samios, Zoe (22 September 2021). "Facebook snubs SBS, The Conversation on media deals". The Sydney Morning Herald (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-10-10.
- ^ a b c "The Conversation". University of Oxford. Diakses tanggal 9 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":1" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b Hobson, Jeremy; Folkenflik, David (5 November 2014). "'The Conversation' Hopes To Bring 'Academic Rigor' To News". WBUR-FM. Diakses tanggal 10 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":6" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b c d Mayhew, Freddy (14 June 2018). "The Conversation's UK editor on five years of producing a 'new kind of journalism' as academics take the bylines". Press Gazette. Diakses tanggal 11 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":11" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b Wang, Shan (15 September 2015). "With writing by academics and underwriting from universities, The Conversation finds its place". Nieman Journalism Lab. Nieman Foundation for Journalism. Diakses tanggal 8 June 2022. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":19" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b c d Kucirkova, Natalia; Quinlan, Oliver, ed. (2017). "The Conversation: Writing for the General Public and How to Keep on Top of New Research". The Digitally Agile Researcher. London, England: Open University Press/McGraw Hill Education. ISBN 978-0-335-26152-9. OCLC 1004065829. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":8" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b Wallace, Catherine (21 May 2017). "Academics and journalists are in on The Conversation". Toronto Star. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 11 October 2021. Diakses tanggal 11 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":10" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b Laskowski, Amy (22 October 2014). "The Conversation Comes to the United States, via BU". BU Today. Diakses tanggal 10 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":13" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ Halperin, Jennie Rose Halperin (22 December 2016). "A Conversation with the Conversation: transforming journalism with a CC license". Creative Commons Blog. Diakses tanggal 11 October 2021.
- ^ Cherubini, Federica; Graves, Lucas (2016). "The Rise of Fact-Checking Sites in Europe". Reuters Institute for the Study of Journalism (dalam bahasa Inggris). University of Oxford. hlm. 17. Diakses tanggal 2021-10-11.
- ^ Brookes, Stephanie; Rodger, Nicola (April 2018). "Checking the Facts: Campaign coverage, online journalism and fact-checking in the 2016 Australian federal and US presidential election campaigns". Journalism Education and Research Association of Australia. hlm. 13. Diakses tanggal 11 October 2021.
- ^ Creagh, Sunanda. "The Conversation's FactCheck granted accreditation by International Fact-Checking Network at Poynter". The Conversation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2017-06-26.
- ^ "The Conversation FactCheck from Australia". International Fact-Checking Network. The Poynter Institute. 2017–2018. Diakses tanggal 8 June 2022.
- ^ "IFCN Code of Principles". International Fact-Checking Network. Poynter Institute.
- ^ Glance, David (July–August 2019). "Now we are six. How The Conversation is transforming the media landscape". Australasian Science.
- ^ Trounson, Andrew (28 March 2011). "Getting the message out". The Australian. Diarsipkan dari asli tanggal 12 September 2012. Diakses tanggal 7 April 2011.
- ^ Marshall, P. David (August 2015). "Understanding the Emerging Contemporary Public Intellectual: Online Academic Persona and The Conversation". Media International Australia (dalam bahasa Inggris). 156 (1): 123–132. doi:10.1177/1329878X1515600114. ISSN 1329-878X.
- ^ "Creating journalism from academia: a pilot project" (dalam bahasa Inggris). BBC. 4 June 2013. Diakses tanggal 2019-11-21.
- ^ Day, Mark (9 November 2014). "Sun never sets on Andrew Jaspan's global academic conversation". The Australian. Diakses tanggal 10 October 2021.
- ^ Hayes, Alex (1 April 2015). "The Conversation to launch in Africa with funding from Bill Gates foundation". Mumbrella. Diakses tanggal 2021-02-15.
- ^ a b c d e Delcambre, Alexis (19 September 2015). "The Conversation se lance en français". Le Monde (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 2021-02-15. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":20" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ Sapiie, Marguerite Afra (7 September 2017). "The Conversation launches Indonesian edition". The Jakarta Post. Diakses tanggal 10 October 2021.
- ^ "The Conversation launches in New Zealand". Mumbrella. 27 June 2017. Diakses tanggal 8 June 2022.
- ^ "La Usal renueva su acuerdo con 'The Conversation' para fomentar la divulgación de la ciencia". El Español (dalam bahasa Spanyol). 6 October 2021. Diakses tanggal 11 October 2021.
- ^ "The Conversation launches Europe edition | Ecsite". www.ecsite.eu. Diakses tanggal 2023-11-21.
- ^ Ketchell, Misha (5 September 2023). "The Conversation launches in Brazil". The Conversation. Diakses tanggal 23 January 2024.
- ^ Walsh, Toby (1 October 2018). "Expert and Non-expert Opinion About Technological Unemployment". International Journal of Automation and Computing (dalam bahasa Inggris). 15 (5): 637–642. arXiv:1706.06906. doi:10.1007/s11633-018-1127-x. ISSN 1751-8520.
- ^ a b c d e f g "Our Team: The Conversation". The Conversation. Diakses tanggal 2019-11-18.
- ^ "Our team and boards". The Conversation Africa, Inc. Diakses tanggal 13 March 2025.
- ^ "Our Team: The Conversation". theconversation.com. Diakses tanggal 2023-11-21.
- ^ "Nossa equipe e diretoria: The Conversation". theconversation.com. Diakses tanggal 2024-01-23.
- ^ a b Waiting, Chris (3 October 2019). "A new home for The Conversation". The Conversation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-18.
- ^ Southey, Caroline (1 September 2015). "The Conversation Africa: Journalism Next". Rhodes Journalism Review. 2015 (35): 31–33.
- ^ a b Guenther, Lars; Joubert, Marina (16 June 2021). "Novel interfaces in science communication: Comparing journalistic and social media uptake of articles published by The Conversation Africa". Public Understanding of Science (dalam bahasa Inggris). 30 (8): 1041–1057. doi:10.1177/09636625211019312. ISSN 0963-6625. PMID 34130545. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":9" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b c d Féraud, Jean-Christophe (21 September 2015). "Journalistes et universitaires font "Conversation"" [Journalists and Academics Make "Conversation"]. Libération (dalam bahasa Prancis). Diakses tanggal 8 June 2022. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":21" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ a b c "Tentang kami". The Conversation. Diakses tanggal 2025-09-06.
- ^ "The Conversation Indonesia Foundation • The David and Lucile Packard Foundation". The David and Lucile Packard Foundation (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-06.
- ^ a b Young, Mary-Lynn; Hermida, Alfred (7 June 2020). Dubois, Elizabeth; Martin-Bariteau, Florian (ed.). "The Conversation Canada: A Case Study of a Not for Profit Journalism in a Time of Commercial Media Decline". Citizenship in a Connected Canada: A Research and Policy Agenda (dalam bahasa Inggris). Ottawa, Ontario: University of Ottawa Press. SSRN 3621685.
- ^ a b "Andrew Jaspan's The Conversation is making news without a profit". Evening Standard. 22 May 2013. Diakses tanggal 11 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":14" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ Ponsford, Dominic (16 May 2013). "Eight editors, 10,000 specialist reporters: Andrew Jaspan launches The Conversation in UK". Press Gazette. Diakses tanggal 8 June 2022.
- ^ Ponsford, Dominic (5 February 2014). "Boffin-backed news website The Conversation takes on six more editors as monthly readers exceed 1m". Press Gazette. Diakses tanggal 8 June 2022.
- ^ Preston, Peter (16 August 2014). "Andrew Jaspan and the sparkling conversation.com". The Guardian. Diakses tanggal 8 June 2022.
- ^ Hall, Georgina (16 April 2018). "Chris Waiting appointed as Chief Executive of The Conversation Trust (UK)". The Conversation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-18.
- ^ Mayhew, Freddy (3 September 2019). "The Conversation joins Impress". Press Gazette. Diakses tanggal 8 June 2022.
- ^ Jaspan, Andrew (21 October 2014). "The Conversation US joins global network". The Conversation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-18.
- ^ Daley, Beth (4 March 2019). "A letter from Beth Daley". The Conversation (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-11-18.
- ^ a b c Sullivan, James (17 April 2015). "Journalism site The Conversation taps knowledge of academia". The Boston Globe. Diakses tanggal 11 October 2021. Kesalahan pengutipan: Tanda
<ref>tidak sah; nama ":12" didefinisikan berulang dengan isi berbeda - ^ Benton, Joshua. "The Conversation is trying to make its academia-fueled model work for local news". Nieman Lab. Diakses tanggal 15 January 2025.
- ^ Zion, Lawrie; Craig, David (27 August 2014). Ethics for Digital Journalists: Emerging Best Practices (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm. 10. ISBN 978-1-135-11423-7.
- ^ "Shortlist 2024". Publisher Newsletter Awards. Diakses tanggal 21 February 2025.
- Jaspan, Andrew (2014). "A brief journey in search of trusted information". A Love of Ideas. Albert Park, Vic.: Future Leaders. hlm. 165–176. ISBN 978-0-9874807-2-9. OCLC 868564109.
- Robin, Myriam (11 June 2014). "How "The Conversation" is slowly taking over the world". Crikey.
- Pourquery, Didier (1 December 2019). "The Conversation, phare dans la nuit médiatique ?" [The Conversation, beacon in the media night?]. Le Journal de l'École de Paris du Management (dalam bahasa Prancis). 140 (6): 15–21. doi:10.3917/jepam.140.0015. ISSN 1253-2711.
- Hermida, Alfred; Varano, Lisa; Young, Mary Lynn (21 July 2022). "The University as a "Giant Newsroom": Not-for-profit journalism during COVID-19". Dalam Ferrucci, Patrick; Eldridge II, Scott A. (ed.). The Institutions Changing Journalism: Barbarians Inside the Gate (dalam bahasa Inggris). Taylor & Francis, Routledge. doi:10.4324/9781003140399-6. ISBN 978-1-000-61575-3.
- Chen, Sibo (2022-06-22). "Reporting in a Time of Crisis: Progressive Alternative Media's Coverage of the COVID-19 Pandemic in Canada". Journalism Practice. 18 (6): 1542–1559. doi:10.1080/17512786.2022.2090999. ISSN 1751-2786.
- Fleerackers, Alice; Riedlinger, Michelle; Bruns, Axel; Burgess, Jean (December 2022). "Academic explanatory journalism and emerging COVID-19 science: how social media accounts amplify The Conversation's preprint coverage". Media International Australia. 192: 130–149. doi:10.1177/1329878X221145022. PMC 9760524.
- Granger, Jacob (February 15, 2023). "How The Conversation is attracting younger readers". Journalism.co.uk.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


