Teori sosiologis

Teori sosiologis didefinisikan sebagai kerangka pemikiran yang digunakan untuk memahami dunia sekitar atau fenomena sosial[1]. Dengan demikian, teori sosiologi bertujuan untuk memahami kompleksitas tentang dinamika sosial yang ada di sekitar kita. Oleh karena itu para ilmuwan sosiologi berusaha untuk mengembangkan teori sosiologis ke berbagai tingkatan, mulai dari teori makro hingga teori mikro yang spesifik dan konstektual[2]. Teori-teori sosiologis meliputi berbagai pendekatan, seperti halnya , Teori Sosiologis Klasik, Fungsionalisme, Teori Konflik, dan Interaksionisme Simbolik mempunyai karakteristik serta fokus yang berbeda[3]. Berikut beberapa ilmuwan di bidang sosiologi adalah Auguste Comte, Karl Max, Max Weber, etc.

Teori Sosiologis vs. Teori Sosial

Teori sosiologis merujuk pada Kenneth Allan (2006) dianggap berbeda dari teori sosial, yang pertama yakni sebab terdiri dari proposisi abstrak dan dapat diuji tentang masyarakat, serta sangat bergantung pada metode ilmiah yang bertujuan untuk objektivitas dan menghindari pertimbangan nilai[4]. Di sisi lain, Allan berpendapat bahwa teori sosial lebih sedikit memberikan fokus pada penjelasan dan lebih merujuk pada komentar dan kritik terhadap masyarakat modern[4].

Referensi

  1. ^ Hidir, Achmad; Malik, Rahman (2024-07-09). Teori Sosiologi Modern. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah. ISBN 978-623-10-1839-7.
  2. ^ "Theoretical Perspectives in Sociology | Boundless Sociology |". www.coursesidekick.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-02-05.
  3. ^ Sukmana, Oman; Damanik, Fritz Hotman S.; Randi, Randi; Nur, Abubakar Muhammad; Rahmawati, Triana; Daulay, Pardamean; Supriyatno, Triyo; M.Si, Mazdalifah; Helweldery, Ronald (2025-08-15). Teori-Teori Sosiologi. Star Digital Publishing. ISBN 978-634-7265-70-8.
  4. ^ a b Allan, Kenneth (2006). Contemporary Social and Sociological Theory: Visualizing Social Worlds (dalam bahasa Inggris). Pine Forge Press. ISBN 978-1-4129-1362-1.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement