Tenaga nuklir di Rusia

Rusia yang merupakan sebagai salah satu negara penghasil energi nuklir terbesar di dunia, telah menghasilkan energi listrik sebesar 215.746 TWh atau 20.28% dari seluruh pembangkit listrik nuklir[1] dengan total kapasitas sebesar 29.4 GW (per Desember 2020).

Sejarah

Berdasarkan undang-undang yang diberlakukan pada 2001, seluruh reaktor-reaktor nuklir sipil di Rusia, dioperasikan oleh Rosenergoatom. Kemudian pada 2007, melalui sebuah pengesahan undang-undang oleh Parlemen Rusia, dibentuk sebuah perusahaan induk, Atomenergoprom. Perusahaan ini membawahi seluruh industri nuklir sipil Rusia, termasuk Energoatom, TVEL, Tenex dan Atomstroyexport.

Biaya pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Rusia pada 1970-an sekitar $800/kW (dengan nilai kurs dolar tahun 2016).[2] Laporan S&P Global Ratings tahun 2019 menyatakan bahwa, biaya pembangunan PLTN di Rusia, jauh di bawah biaya pembangunan di Eropa, karena berbagai faktor di antaranya faktor integrasi vertikal, proses pengulangan dari satu pembangkit ke pembangkit yang lain (pembelajaran efek-kurva), serta devaluasi mata uang besar-besaran di Rusia tahun 2014.[3]

Industri nuklir di Rusia memberdayakan sekitar 200,000 orang tenaga kerja.[4] Rusia juga dikenal karena pengalamannya dalam menanggulangi bencana nuklir dan teknologi keselamatan nuklirnya. Pernyataan-pernyataan dalam tinjauan atas reaktor-reaktor nuklir di Rusia menyatakan bahwa, "Kebutuhan penempatan instalasi nuklir tidak harus mengandung batasan-batasan, bila dibandingkan dengan fasilitas industri lainnya," yang menunjukkan bahwa pembangkit listrik tenaga nuklir, dapat ditempatkan di dalam kota dan tidak dianggap sebagai hal yang dapat menimbulkan bahaya luar biasa.[5][6][7][8] Rusia juga tengah mengejar ambisinya untuk meningkatkan pemasaran reaktor-reaktor yang dibuatnya ke luar negeri[9] dan pada 2018, terdapat 39 reaktor nuklir yang sedang dalam proses perencanaan dan pembangunan di luar negeri.[10]

Ruang kendali reaktor VVER-1000 di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Balakovo, Oblast Saratov, Rusia.

Pembangkit nuklir yang ditawarkan Rusia adalah pembangkit berjenis VVER-1200 dengan sistem reaktor air bertekanan. Reaktor VVER-1200 ini merupakan evolusi dari reaktor VVER-1000, dengan peningkatan daya listrik menjadi sekitar 1,200 MWe (bruto) dan tambahan fitur-fitur keamanan pasif.[11] PLTN VVER-1200 pertama yang terhubung ke jaringan listrik, adalah PLTN Novovoronezh II-Unit 1, pada Agustus 2016.[12]

Pada 2013, Rusia mengalokasikan anggaran sebesar 80.6 miliar Rubel (setara dengan 2.4 miliar dolar) untuk pertumbuhan industri nuklirnya. Alokasi anggaran tersebut terutama untuk ekspor proyek-proyek pembangkit nuklir yang dibangun, dimiliki dan dioperasikan oleh perusahan-perusahaan Rusia, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyu di Turki.[13]

Pada 2016, dalam rencana awal, diumumkan Rusia akan membangun 11 reaktor pembangkit nuklir pada 2030, termasuk pembangunan reaktor pertama berjenis VVER-600 dengan dua sirkuit pendingin, yang merupakan versi lebih kecil dari VVER-1200.[14] Rencana garis besar selanjutnya adalah membangun fasilitas-fasilitas pembuangan limbah nuklir, termasuk fasilitas pembuangan limbah dekat-permukaan tanah dan limbah tingkat rendah hingga menengah serta pembuangan limbah penguburan dalam, bagi limbah tingkat tinggi. Rencana pembangunan ini telah disetujui di wilayah Krai Krasnoyarsk.[14]

Pada Oktober 2017, menurut sebuah laporan yang dimuat di harian Kommersant, bahwa Rosatom tengah mempertimbangkan penundaan tentang pengoperasian pembangkit listrik nuklir baru di Rusia, karena kelebihan kapasitas pembangkit dan harga listrik PLTN baru, lebih tinggi dari PLTN yang sudah ada. Pemerintah Rusia juga tengah mempertimbangkan untuk mengurangi dukungannya terhadap pembangkit listrik nuklir yang baru, berdasarkan kontrak pemerintah yang disebut dengan "kontak pasokan listrik" atau [договорам поставки мощности (DPM)] Galat: {{Lang}}: text has italic markup (bantuan). Kontrak ini menjamin imbal hasil investasi pengembang, selama 20 tahun dari kenaikan pembayaran listrik oleh pelanggan.[15][16] Laporan yang dirilis oleh S&P Global Ratings pada 2019, menyatakan bahwa kapasitas nuklir domestik hanya akan mengalami peningkatan secara moderat, karena tingkat permintaan listrik di Rusia mengalami stagnasi, mengingat tingkat pertumbuhan PDB yang tidak terlalu tinggi, potensi penghematan energi yang signifikan dan tujuan pemerintah untuk menghindari kenaikan harga listrik, melalui peningkatan pembayaran kapasitas.[3]

Rosatom membuat pembangkit listrik tenaga nuklir terapung pertama di Rusia yang disebut dengan Akademik Lomonosov. PLTN terapung ini dilengkapi dengan teknologi reaktor modular yang kecil (small-modular-reactor; SMR), yang akan diberdayakan untuk memasok listrik di sebuah kota terpencil di Selat Bering.[17]

Reaktor pembangkit nuklir


Dari reaktor-reaktor RBMK-1000 Rusia, serupa dengan yang digunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl, beberapa di antaranya direncanakan akan ditutup. Namun, alih-alih ditutup, reaktor-reaktor tersebut malah diperpanjang masa pakainya dan ditingkatkan produksinya hingga 5%. Para kritikus menyatakan bahwa reaktor tersebut memiliki rancangan "tidak aman", yang tidak dapat diperbarui melalui peningkatan perbaikan dan modernisasi. Bahkan beberapa komponen suku cadang reaktor tersebut tidak mungkin untuk diganti. Kelompok-kelompok lingkungan di Rusia mengatakan bahwa perpanjangan masa pakai reaktor tersebut "melanggar undang-undang Rusia, karena proyek-proyek tersebut belum menjalani penilaian lingkungan."[18]

Proyek pembangkit nuklir internasional

Negara PLTN Model/jenis reaktor MWe net MWe bruto Konstruksi awal
Bangladesh Ruppur-1 VVER-1200/523 1,080 1,200 30-11-2017
Ruppur-2 VVER-1200/523 1,080 1,200 14-07-2018
Belarus Belarus-1 VVER-1200/491 1,110 1,194 08-11-2013
Belarus-2 VVER-1200/491 1,110 1,194 03-06-2014
Tiongkok Tianwan-1 VVER-1000/428 990 1,060 20-10-1999
Tianwan-2 VVER-1000/428 990 1,060 20-10-2000
Tianwan-3 VVER-1000/428М 1,060 1,126 27-12-2012
Tianwan-4 VVER-1000/428М 1,060 1,126 27-09-2013
Tianwan-7 VVER-1200/491 1,100 1,200 19-05-2021
Tianwan-8 VVER-1200/491 1,100 1,200 25-02-2022
Xudabao-3 VVER-1200/491 1,100 1,200 28-07-2021
Xudabao-4 VVER-1200/491 1,100 1,200 19-05-2022
Mesir El Dabaa-1 VVER-1200/529 1,100 1,200 20-07-2022
El Dabaa-2 VVER-1200/529 1,100 1,200 19-11-2022
El Dabaa-3 VVER-1200/529 1,100 1,200 03-05-2023
El Dabaa-4 VVER-1200/529 1,100 1,200 23-01-2024
Finlandia Hanhikivi-1 VVER-1200/AES-2006 1,200 dibatalkan
India Kudankulam-1 VVER-1000/412 932 1,000 31-03-2002
Kudankulam-2 VVER-1000/412 932 1,000 04-07-2002
Kudankulam-3 VVER-1000/412 917 1,000 29-06-2017
Kudankulam-4 VVER-1000/412 917 1,000 23-10-2017
Kudankulam-5 VVER-1000/412 917 1,000 29-06-2021
Kudankulam-6 VVER-1000/412 917 1,000 20-12-2021
Iran Bushehr-1 VVER-1000/446 915 1,000 01-05-1975 (1995)
Bushehr-2 VVER-1000/446 915 1,000 10-09-2016
Bushehr-3 VVER-1000/446 915 1,000 10-09-2016
Turki Akkuyu-1 VVER-1200/509 1,114 1,200 03-04-2018
Akkuyu-2 VVER-1200/509 1,114 1,200 08-04-2020
Akkuyu-3 VVER-1200/509 1,114 1,200 10-03-2021
Akkuyu-4 VVER-1200/509 1,114 1,200 21-07-2022
Ukraina Khmelnytskyi-3/4 VVER-1000/392B 950 1,000 dibatalkan
Vietnam Ninh Thuan 1-1/2 VVER-1000/428 950 1,000 dibatalkan
Ninh Thuan 1-3/4 VVER-1000/428 950 1,000 dibatalkan

Pada Agustus 2022, Otoritas Energi Nuklir Hungaria, mengizinkan Rosatom untuk memperluas pembangkit listrik tenaga nuklirnya di Paks, Tolna, yang memberdayakan dua reaktor VVER dengan kapasitas masing-masing 1,200 MW.[37]

Perusahaan rekayasa nuklir

  • Atomenergomash: Perusahaan listrik yang bergerak dalam bidang produksi generator uap untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir.
  • Atommash: Perusahaan rekayasa teknik nuklir Rusia.
  • Atomstroyexport: Penyedia layanan ekspor perangkat dan peralatan pembangkit listrik nuklir.
  • OKBM Afrikantov: Perusahaan yang bergerak dalam bidang perancangan dan rekayasa reaktor nuklir, termasuk memproduksi reaktor pembiak cepat.
  • OKB Gidropress: Perusahaan perancangan dan rekayasa nuklir.

Program keselamatan

Dalam menanggapi insiden nuklir Jepang tahun 2011, Rusia akan melakukan "stress test" atau uji ketahanan terhadap seluruh reaktor-reaktor nuklirnya, untuk "menilai kemampuan reaktor-reaktor tersebut, dalam menahan bencana gempa bumi yang lebih kuat dari antisipasi dalam perancangan awalnya".[38]

Referensi

  1. ^ "Rosatom State Atomiс Energy Corporation ROSATOM global leader in nuclear technologies nuclear energy" (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 31 Januari 2021.
  2. ^ Technology and Soviet energy availability (PDF) (dalam bahasa Inggris). Congress of the U.S., Office of Technology Assessment. 1981. hlm. 126. LCCN 81-600166.
  3. ^ a b "State support pivotal to Russia's nuclear sector, says report" (dalam bahasa Inggris). World Nuclear News. 12 Juli 2019. Diakses tanggal 12 Juli 2019.
  4. ^ "Nuclear rethink urged". The Moscow News (dalam bahasa Inggris). 21 Maret 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 19 November 2011.
  5. ^ "Benchmarking the global nuclear industry 2012. Heading for a fast recovery" (PDF). US Department of Energy (dalam bahasa Inggris). Ernst & Young. 11 Oktober 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Juni 2013. Diakses tanggal 3 Agustus 2025.
  6. ^ "Rosatom today and overview of its current and prospective Nuclear Power Plant projects" (PDF) (dalam bahasa Inggris). Rosatom. 21 Agustus 2013. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 17 Oktober 2014. Diakses tanggal 13 Oktober 2014.
  7. ^ "International Standards of Safety and the Modern Projects of Nuclear Power Stations" (PDF) (dalam bahasa Inggris). Rosatom. 4 November 2013. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 18 Oktober 2014. Diakses tanggal 14 Oktober 2014.
  8. ^ "Russia's efforts to improve safety following the Chernobyl and the Fukushima accidents" (PDF) (dalam bahasa Inggris). IBRAE. 6 November 2013. Diakses tanggal 14 Oktober 2014.
  9. ^ Conant, Eve (3 September 2012). "Russia's Nuclear Salesmanship". Pulitzer Center (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 3 Agustus 2025.
  10. ^ "Russia leads the world at nuclear-reactor exports". The Economist (dalam bahasa Inggris). 7 Agustus 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 7 Agustus 2018. Diakses tanggal 10 Agustus 2018.
  11. ^ Nikolay Fil (26–28 July 2011). "Status and perspectives of VVER Status and perspectives of VVER nuclear power plants nuclear power plants" (PDF). OKB Gidropress (dalam bahasa Inggris). IAEA. Diakses tanggal 28 September 2011.
  12. ^ "Russia connects Novovoronezh 6 reactor to grid" (dalam bahasa Inggris). World Nuclear News. 5 Agustus 2016. Diakses tanggal 17 September 2016.
  13. ^ "Russia invests in nuclear" (dalam bahasa Inggris). World Nuclear News. 20 Desember 2013. Diakses tanggal 21 Desember 2013.
  14. ^ a b "Russia to build 11 new nuclear reactors by 2030" (dalam bahasa Inggris). World Nuclear News. 10 Agustus 2016. Diakses tanggal 17 September 2016.
  15. ^ Peachey, Caroline (30 Oktober 2017). "Rosatom considers delaying reactor commissioning" (dalam bahasa Inggris). Nuclear Engineering International. Diakses tanggal 6 November 2017.
  16. ^ Дятел, Татьяна (25 Oktober 2017). "Мирный атом откладывают в долгий ящик" [Peaceful atom is put on the back burner]. kommersant.ru (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 4 Agustus 2025.
  17. ^ "Rosatom's floating nuclear power unit arrives in Chukotka, Russia". Power Technology | Energy News and Market Analysis (dalam bahasa Inggris). 15 September 2019. Diakses tanggal 17 September 2019.
  18. ^ Igor Koudrik and Alexander Nikitin (13 Desember 2011). "Second life: The questionable safety of life extensions for Russian nuclear power plants". Bulletin of the Atomic Scientists (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 25 Maret 2013. Diakses tanggal 16 Desember 2011.
  19. ^ "Rosatom State Atomic Energy Cooperation | ROSATOM's first of a kind floating power unit connects to isolated electricity grid in Pevek, Russia's Far East". rosatom.ru (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 1 Januari 2020.
  20. ^ "Nuclear Power in Russia | Russian Nuclear Energy – World Nuclear Association". world-nuclear.org. Diakses tanggal 14 Mei 2018.
  21. ^ "Кольскую АЭС-2 начнут строить в 2028 году" (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 9 Desember 2023.
  22. ^ "Kursk's second unit retires after 45 years operation" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 31 Januari 2024.
  23. ^ "Запуск первого энергоблока Курской АЭС-2 планируется в декабре 2024". Ixbt.com (dalam bahasa Rusia).
  24. ^ "The construction of the 2nd innovative VVER-TOI power block at the Kursk NPP-2 site has started ahead of schedule". rosenergoatom.ru (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 16 April 2019.
  25. ^ "Russia retires Leningrad unit 1". World Nuclear News (dalam bahasa Inggris). World Nuclear Association. Diakses tanggal 27 Desember 2018.
  26. ^ "Four New NPP Units Will be Built in Russia". rosatom-europe (dalam bahasa Inggris).
  27. ^ Grishkov, Artem (15 Maret 2024). "Ленинградской атомной станции добавят мощности". vedomosti.ru (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 5 Agustus 2025.
  28. ^ "На энергоблоке №4 Ленинградской АЭС-2 приступили к бетонированию фундамента реактора". neftegaz.ru (dalam bahasa Rusia). 20 Maret 2025. Diakses tanggal 21 Maret 2025.
  29. ^ "Russia commits to further floating NPPs : New Nuclear – World Nuclear News". world-nuclear-news.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 28 Juli 2021.
  30. ^ ""Росатом" и Kaz Minerals предварительно договорились о поставках электроэнергии для Баимского ГОКа". Interfax.ru (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 3 September 2021.
  31. ^ "Russia plans new generation of FNPPS – Nuclear Engineering International". Nei Magazine (dalam bahasa Inggris). 6 Januari 2021.
  32. ^ a b "Заложен корпус первого плавучего энергоблока в арктическом исполнении на базе реакторов РИТМ-200 – Атомэнергомаш". aem-group.ru (dalam bahasa Rusia). Diarsipkan dari asli tanggal 30 Agustus 2022. Diakses tanggal 30 Agustus 2022.
  33. ^ "В Якутии собираются строить АЭС мощностью не менее 55 МВт" [Yakutia plans to build a nuclear power plant with a capacity of at least 55 MW]. Sakha Press. 1 Juni 2021. Diakses tanggal 5 Agustus 2025.
  34. ^ ""Росатом" начал строительство реактора Брест-300 в Северске" [Rosatom has begun construction of the Brest-300 reactor in Sibirskaya] (dalam bahasa Rusia). 8 Juni 2021. Diakses tanggal 5 Agustus 2025.
  35. ^ Peachey, Caroline (26 Juni 2020). "Russia prepares to build new nuclear reactors at Leningrad and Smolensk – Nuclear Engineering International". Nei Magazine (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 5 Agustus 2025.
  36. ^ "VVER units planned for Leningrad and Smolensk". Nuclear NewsWire (dalam bahasa Inggris). 8 Juli 2020. Diakses tanggal 5 Agustus 2025.
  37. ^ "Hungary licenses two new reactors at Paks nuclear plant". Reuters (dalam bahasa Inggris). 28 Agustus 2022. Diakses tanggal 6 Agustus 2025.
  38. ^ Matthew L. Wald (24 Maret 2011). "Russia Plans to Test Reactors For Ability to Survive Quakes". The New York Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 6 Agustus 2025.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement