Tegalombo, Tersono, Batang

Templat:Infobox desa Indonesia

Tegalombo adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini merupakan desa paling timur di Kecamatan Tersono, dan terbagi atas tiga dusun, yaitu Dusun Tegalombo, Dusun Pandansari, dan Dusun Cetosari (juga dikenal sebagai Dusun Catak).

Geografi

Desa Tegalombo memiliki luas sekitar 374 hektare, dengan pembagian lahan meliputi 16,48 hektare lahan sawah, 331 hektare lahan kering, 15 hektare perkebunan, dan sekitar 11,52 hektare untuk fasilitas umum. Desa ini terletak di wilayah perbukitan dan lembah, serta dikelilingi oleh hutan jati milik Perum Perhutani yang oleh masyarakat dikenal dengan sebutan Baon.

Batas wilayah

Desa Tegalombo memiliki batas-batas sebagai berikut:

Asal-usul nama

Nama Tegalombo berasal dari dua kata dalam bahasa Jawa, yakni tegalan yang berarti ladang dan ombo yang berarti luas. Secara harfiah, Tegalombo berarti "ladang yang luas".

Penduduk

Jumlah penduduk Desa Tegalombo mencapai 1.845 jiwa, terdiri dari 928 laki-laki dan 917 perempuan. Kepadatan penduduknya sekitar 493 jiwa per kilometer persegi.[1]

Ekonomi

Mayoritas penduduk bermata pencaharian di sektor pertanian dan perkebunan. Dua jenis lahan utama yang digunakan warga:

  • Gogo: lahan milik sendiri, ditanami durian, jengkol, petai, nangka, melinjo, kelapa, serta pohon kayu seperti sengon dan mahoni.
  • Baon: kawasan hutan Perhutani yang dikelola masyarakat untuk menanam palawija seperti jagung, ubi kayu, ubi jalar, pisang, dan bengkuang.

Tanaman padi dibudidayakan di sawah yang terdapat di bagian timur dan utara Dusun Tegalombo, dengan sistem tanam intensif yang memungkinkan panen hingga tiga kali dalam setahun.

Selain bertani, warga juga bekerja sebagai buruh, wiraswasta, pegawai negeri, dan sebagian merantau ke luar daerah.

Aksesibilitas

Desa Tegalombo memiliki keterbatasan akses transportasi. Jalan utama hanya menjangkau Dusun Cetosari di bagian timur. Tidak ada jalan penghubung langsung ke wilayah timur (Kabupaten Kendal), sehingga akses keluar-masuk hanya dari arah barat melalui Desa Kebumen dan Harjowinangun Timur menuju pusat Kecamatan Tersono.

Potensi wisata

Curug Kreo di Desa Tegalombo

Di bagian selatan Dusun Pandansari terdapat air terjun alami Curug Kreo, terbentuk dari aliran anak Sungai Lampir. Curug ini berjarak sekitar 700 meter dari permukiman dan dapat dicapai dengan berjalan kaki selama 10 menit. Tempat ini menyimpan potensi wisata alam yang masih alami.

Di bagian utara Dusun Cetosari terdapat pula Goa Pakis, sebuah goa alam di tebing yang menghadap ke timur. Dari tempat ini, saat cuaca cerah, dapat terlihat pemandangan Alas Roban, Kota Weleri, bahkan Laut Jawa.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. ^ "Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia". Sistem Informasi Desa dan Kelurahan Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa. Diakses tanggal 2019-10-07.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement