Tari Ndikkar
Tari Ndikkar merupakan tarian khas masyarakat Karo yang memuat unsur bela diri berupa pencak silat.[1] Tarian ini telah mengalami perubahan fungsi dari zaman ke zaman.[2]
Fungsi Tari Ndikkar
Awalnya, Ndikkar digunakan sebagai mekanisme pertahanan diri masyarakat Karo di alam, seperti bertahan dari serangan binatang buas; serta digunakan sebagai cara untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.[3] Pada tahap ini, Ndikkar tidak digunakan sebagai teknik untuk bertarung dengan sesama manusia, tetapi digunakan untuk merespon rangsangan dari alam.[4]
Seiring perkembangan zaman, Tari Ndikkar memiliki perubahan fungsi. Tidak hanya sebagai mekanisme pertahanan diri, tetapi juga sebagai salah satu sumber komoditas pariwisata budaya masyarakat Karo. Saat ini, banyak masyarakat awam yang lebih mengenal Tari Ndikkar sebagai tarian asli masyarakat Karo daripada seni bela diri masyarakat Karo[3]
Referensi
- ^ "Tarian Ndikkar (Suku Batak Karo) » Budaya Indonesia". budaya-indonesia.org. Diakses tanggal 2026-02-07.
- ^ Rifandi, Ilham (2023). "ERLAJAR RAS PANDIKKAR NARI: EKSPLORASI JURUS NDIKKAR SEBAGAI BASIS PRA-EKSPRESIF AKTOR". Jurnal Cerano Seni: Pengkajian dan Penciptaan Seni Pertunjukan. 2 (1): 17–25. doi:10.22437/jcs.v2i1.26342.
- ^ a b Rifandi, Ilham; Natalia, Christine Helena (2021). "Ndikkar in The Performing Art Dimension". Proceedings of the Tenth International Conference on Languages and Arts (ICLA 2021): 219–223. doi:10.2991/assehr.k.211129.034.
- ^ "Ndikkar: Seni Bela Diri Khas Etnis Karo". Etnis - Warta Identitas Bangsa (dalam bahasa Inggris). 2023-05-13. Diakses tanggal 2026-02-07.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


