Taman Wisata Alam Baning

Taman Wisata Alam Baning adalah sebuah Taman Wisata Alam yang terletak di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia, di Pulau Kalimantan. Taman ini membentang seluas sekitar 315 hektar. Taman ini merupakan satu-satunya hutan tropis alami di Indonesia yang terletak di tengah-tengah kota.[1] Taman ini ditumbuhi ribuan pohon besar dan kaya akan beragam flora dan fauna langka. Terdapat laboratorium untuk mendukung penelitian dan pengembangan sumber daya hayati di wilayah tersebut.[1] Laboratorium tersebut dapat dijadikan sebagai sarana pendukung penelitian dan pengembangan berbagai kekayaan hayati di kawasan ini, juga dapat dikunjungi oleh mereka yang ingin mengetahui tentang dasar-dasar ilmu kehutanan. [1]
Sejarah
Pertama kali, kawasan ini ditetapkan sebagai Kawasan Hutan Lindung Baning berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sintang Nomor 07/A-II/1975 tanggal 1 Juni 1975 dengan luas wilayah sekitar 315 hektar.[2] Pemerintah Kabupaten Sintang merealisasikan keputusan ini, salah satu caranya dengan menutup Jalan Baning dan Jalan Kelam 2 yang terdapat di kawasan wisata ini. Dalam perkembangan selanjutnya, pemerintah pusat melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor 129/Kpts-II/90 tanggal 24 Maret 1990, menaikkan status kawasan tersebut menjadi Hutan Wisata Alam Baning. Kemudian, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Republik Indonesia Nomor 405/Kpts-II/99 tanggal 14 Juni 1999, kawasan ini ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam Baning dengan luas wilayah sekitar 213 hektar.[2]
Flora dan fauna
Di sana terdapat beragam flora langka, seperti ramin (Gonystylus bancanus sp.), jelutung (Lawii era), resam (Dicranopteris linearis), Rengas (Gluta renghas), Medang (Litsea firma), mentibu (Daclylocladus stenostachys), perepat (Combretocarpus rotundatus), bintangor (Calophyllum inophyllum), Pulai (Alstonia Scholaris), kempilik (Quercus sp.), burung tamang (Eugenia sp), kantong semar, dan anggrek hitam. Berbagai fauna langka, seperti burung pekakak (Halcyon smyrnensis), biawak (Varanus salvator), merpati (Treron vernans), burung beo (Gracula religiosa), cucakrawa (Pycnonotus zeylanicus), musang air (Cynogale bennettii), tupai tanah (Lariscus insignis), tupai terbang (Petaurista elegans), pelaut, dan berbagai jenis burung.[1] Selain flora, Hutan Wisata Baning juga menjadi habitat bagi sejumlah fauna langka. Di antaranya adalah musang air, biawak, dan burung beo.[3]
Referensi
- ^ a b c d "Taman Wisata Alam Baning". Galeri Wisata Nusantara (dalam bahasa Inggris). 2009-12-24. Diakses tanggal 2025-09-26.
- ^ a b "Potensi Desa". Desa Baning Kota (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-26.
- ^ "Hutan Wisata Baning: Permata Alam di Tengah Kota Sintang Kalimantan Barat - KalbarOnline.Com". https://kalbaronline.com/ (dalam bahasa American English). 2024-05-23. Diakses tanggal 2025-09-26.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


