Taman Nasional Virachey

Taman Nasional Virachey
IUCN Kategori II (Taman Nasional)
Padang rumput Veal Thom
Map showing the location of Taman Nasional Virachey
Map showing the location of Taman Nasional Virachey
LokasiProvinsi Ratanakiri, Kamboja
Kota terdekatBanlung
Koordinat14°19′33″N 106°59′53″E / 14.32569763°N 106.9981862°E / 14.32569763; 106.9981862
Luas338.057 km2 (130.525 sq mi)[1]
Didirikan1993
Badan pengelolaKementerian Lingkungan Kamboja

Taman Nasional Virachey (bahasa Khmer: ឧទ្យានជាតិវីរជ័យ) adalah sebuah taman nasional di timur laut Kamboja seluas 3.380,57 km2 (1.305,25 mil persegi).[1] Taman ini merupakan satu dari hanya dua Taman Warisan ASEAN di Kamboja. Kawasan taman ini berada di wilayah Provinsi Ratanakiri dan Stung Treng. Sebagian keberadaan flora dan fauna di dalamnya terancam oleh pembalakan liar. Pengelolaannya berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja.[2]

Sejarah

Sebelum 1903, seluruh rangkaian pegunungan, yang merupakan bagian dari massif Asia Tenggara, berada di wilayah Laos. Setelah kedatangan Prancis, provinsi Stung Treng dialihkan ke Kamboja, sehingga pegunungan tersebut berubah menjadi batas alamiah antara Laos dan Kamboja, serta membentang ke arah timur hingga Vietnam. Kawasan Taman Nasional Virachey sendiri baru secara resmi ditetapkan sebagai kawasan lindung pada November 1993 oleh Kementerian Lingkungan Hidup Kamboja.[3] Taman ini ditetapkan sebagai Taman Warisan ASEAN pada 18 Desember 2003.[4]

Kondisi geografis

Terletak di perbatasan Laos dan Vietnam, taman ini berlokasi di pedalaman hutan yang paling terisolasi di Kamboja, Virachey sebagian besar belum dijelajahi dan menyimpan berbagai macam satwa liar, air terjun, dan pegunungan. Di dalamnya terdapat sebuah gunung yang disucikan warga setempat yang bernama Gunung Kalang Chouy.[5] Pegunungan di sini membuat taman ini memiliki ketinggian berkisar antara 400 dan 1.500 meter.[3]

Selain itu, taman nasional ini memamerkan lanskap yang kaya dan beragam, meliputi hutan semi-hijau lebat di dataran rendah, hutan pegunungan yang menjulang, padang sabana luas di ketinggian, semak bambu yang rapat, serta bercak-bercak hutan gugur campuran yang muncul secara sporadis. Selain itu, terdapat padang rumput sekunder, formasi lahan semak belukar yang dinamis, serta rawa-rawa basah yang menjadi habitat penting bagi keanekaragaman hayati. Keberadaan taman ini meliput 75% dari lanskap habitat ketinggian menengah dengan suhu lembab di Kamboja. [4]

Keanekaragaman hayati

Flora di Taman Nasional Virachey didominasi hutan tropis lebat, diselingi sabana dataran tinggi, semak bambu, serta petak-petak hutan gugur campuran. Di wilayah terpencil dan lahan basah, padang rumput luas bertransisi menjadi semak belukar. Taman ini menjadi habitat bagi berbagai macam hewan yang mencakup mamalia, burung, reptil, dan ikan, termasuk banyak spesies terancam punah seperti makaka ekor-babi utara dan kukang. Mamalia besar seperti gajah, harimau, seladang, dan banteng juga ada meski jauh lebih sulit ditemui.[3]

Referensi

  1. ^ a b c Protected Planet (2018). "Virachey National Park". United Nations Environment World Conservation Monitoring Centre. Diakses tanggal 01 Nov 2025.
  2. ^ "List of ASEAN Heritage Parks". ASEAN Centre for Biodiversity. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2025-11-01.
  3. ^ a b c Seripheap. "Virachey National Park". Seripheap (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-01.
  4. ^ a b ASEAN Centre for Biodiversity. "Virachey National Park". ASEAN Centre for Biodiversity (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-01.
  5. ^ Jungle Trekking Cambodia. "Virachey National Park". Jungle Trekking Cambodia. Diakses tanggal 2025-11-01.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement