Taman Nasional Perbukitan Tawau
| Taman Perbukitan Tawau | |
|---|---|
IUCN Kategori II (Taman Nasional) | |
Air Terjun Meja | |
Bukit Tawau | |
| Lokasi | Sabah, Malaysia |
| Kota terdekat | Tawau |
| Koordinat | 4°24′N 117°54′E / 4.400°N 117.900°E |
| Luas | 280 km2 (110 sq mi) |
| Didirikan | 1979 |
| Badan pengelola | Sabah Parks |
Taman Nasional Perbukitan Tawau adalah taman nasional yang didirikan pada tahun 1979 sebagai perlindungan bagi daerah resapan air kota Tawau, Sabah, Malaysia.[1] Taman ini juga berlokasi 24 kilometer dari kota Tawau dan mencakup 27.972 hektar hutan dipterokarpa hijau dengan sebagian hutan pegunungan rendah. Di bagian utara, taman ini terhubung dengan Cagar Hutan Ulu Kalumpang seluas 50.736 hektar, dan kawasan hutan ini dikelilingi oleh perkebunan, terutama kelapa sawit.[2]
Karakteristik
Keberadaan Taman Nasional Perbukitan Tawau dibangun oleh batuan vulkanik yang terbentuk sebagai bagian dari gunung berapi bawah laut sejak era pleistosen akhir.[1] Taman ini memiliki tiga puncak gunung yang tidak aktif, yaitu Gunung Magdalena (1312 m), Gunung Lucia (1202 m), dan Gunung Maria (1083 m) dengan titik tertingginya berada di Gunung Magdalena.[2] Selain itu, taman ini juga dikenal 11 mata air panasnya yang kaya akan mineral dan diyakini oleh penduduk setempat memiliki khasiat penyembuhan sehingga penduduk setempat itu menyebutnya sebagai ubat kulit.[3] Terdapat sekitar tujuh sungai melintasi taman nasional ini yang alirannya membentuk berbagai macam kolam air dalam dan air terjun alami, seperti Air Terjun Meja. Pelayanan pariwisata terhadap taman ini dikelola oleh Sabah Parks dan dibuka setiap hari, termasuk hari libur nasional.[4]
Keanekaragaman hayati
Fauna
Taman Nasional Perbukitan Tawau merupakan habitat dari berbagai macam satwa Kalimantan secara umum seperti kukang, tenggiling, macan tutul, gajah kalimantan, beruang madu, bekantan, dan babi hutan.[3] Taman nasional Tawau terkenal sebagai habitat burung rangkong. Terdapat delapan spesies burung rangkong di taman ini yang status keberadaannya berkisar dari rentan hingga terancam.[2]
Flora
Flora di taman ini berisi sekitar 150 spesies anggrek, tanaman karnivora, dan bunga terbesar di dunia, Rafflesia.[5] Taman nasional ini merupakan rumah dari salah satu spesies anggrek terlangka dan yang memiliki daun terbesar di dunia, yaitu anggrek telinga gajah (Phalaenopsis gigantea).[6] Di taman ini juga ditemukan pohon damar siput (Shorea faguetiana) yang memiliki tinggi sekitar 969 m (3.179 ft) pada tahun 2018.[7]
Referensi
- ^ a b Tahir, Sanudin, Baba Musta, Ismail Abd Rahim (2010). "Geological Heritage Features of Tawau Volcanic Sequence, Sabah". Buletin Masyarakat Geologi Malaysia. 56 (1): 79–85. doi:https://doi.org/10.7186/bgsm2010012. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ a b c Koid, Qian-Qun, Shavez Cheema, Chun-Xing Wong, Fred Tuh Yit Yu, Rimi Repin, John Payne (2021). "Observations of Hornbills in Tawau Hills Park, Sabah, Malaysia" (PDF). IUCN HSG. 2 (1): 3–13. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
- ^ a b Heikkilä, Peppi (2025-05-06). "Tawau Hills Park: A Wild Borneo Nature Essential". Malaysian Wildlife (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ Sabah Parks (07 September 2025). "Tawau Hills Park". The Official Sabah Parks Website (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ Bart (2023-07-13). "Tawau and Tawau Hills Park". Lets travel Borneo! (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ Sabah Parks (07 September 2025). "Tawau Hills Park - Flora & Fauna". The Official Sabah Parks Website (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-29.
- ^ Daily Express (2018-07-15). "World's new tallest tree in Tawau Hills Park". www.dailyexpress.com.my (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-09-29.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


