Taman Lumphini
| Taman Lumphini | |
|---|---|
Pemandangan Taman Lumphini | |
![]() | |
| Jenis | Taman kota |
| Lokasi | Subdistrik Lumphini, Distrik Pathum Wan, Bangkok |
| Koordinat | 13°43′50″N 100°32′30″E / 13.73056°N 100.54167°E |
| Area | 142 ekar (57 ha) |
| Dibuat | 1925 |
| Dioperasikan oleh | Pemerintah Metropolitan Bangkok |
| Pengunjung | sekitar 10.000–15.000 orang sehari |
| Status | Buka setiap hari dari pukul 4.30 hingga 21.00 |
| Akses angkutan umum | Stasiun Sala Daeng (BTS) Stasiun Silom & Lumphini (MRT) Bus BMTA Taksi dan ojek |



Taman Lumphini (bahasa Thai: สวนลุมพินี, RTGS: Suan Lumphini, Pengucapan Thai: [sǔan lūm.pʰī.nīː]), juga dikenal sebagai Lumpini atau Lumpinee, adalah sebuah taman seluas 360 rai (57,6-hektare (142-ekar)) di Bangkok, Thailand. Di taman ini terdapat area pepohonan, taman bermain, serta danau buatan. Jalur di sekitar taman dengan total panjang sekitar 2,5 km merupakan area populer untuk berolahraga lari di pagi dan sore hari. Taman Lumphini dianggap sebagai taman umum pertama di Bangkok dan Thailand.[1][2]
Jalan Witthayu, Rama IV, dan Ratchadamri masing-masing merupakan batas timur, selatan, dan barat Taman Lumphini. Simpang Witthayu, di mana Jalan Witthayu dan Rama IV bertemu, dilayani oleh Stasiun Lumphini di Jalur Biru MRT. Sala Daeng, persimpangan tempat Jalan Ratchadamri, Rama IV, dan Si Lom bertemu, dilayani oleh Stasiun Si Lom di Jalur Biru MRT dan Stasiun Sala Daeng di Jalur Silom BTS. Tempat-tempat lain di sekitar Simpang Sala Daeng adalah Dusit Central Park (lokasi bekas Hotel Dusit Thani), Rumah Sakit King Chulalongkorn Memorial, dan Silom Edge.
Sejarah

Lahan seluas 360 rai (sekitar 57 hektar), yang sebelumnya dikenal sebagai Thung Sala Daeng, merupakan properti pribadi Raja Rama VI. Pada tahun 1925, beliau menyumbangkan tanah tersebut kepada negara untuk digunakan sebagai tempat pameran. Pameran Perdagangan Siamrat Phiphitthaphan digelar di sini untuk mempromosikan komoditas dan produk industri Thailand kepada rakyat Thailand maupun orang asing. Setelah pameran selesai, raja berwasiat untuk mengubah tanah tersebut menjadi taman umum yang diberi nama Lumphini, sesuai tempat kelahiran Sang Buddha di Nepal. Ketika pembangunannya masih berlangsung, baginda wafat, tetapi konstruksi tetap dilanjutkan hingga rampung. Semasa Perang Dunia II, taman ini difungsikan sebagai kamp Tentara Jepang. Di pintu masuk di depan taman, monumen raja dibangun untuk mengenangnya. Di dalam taman, terdapat menara jam bergaya Tionghoa yang dibangun pada tahun 1925, perpustakaan umum pertama di negara ini, akuarium publik, taman bermain anak-anak, lapangan olahraga, dan kolam renang besar.[3][1]
Sekarang, Taman Lumphini terletak di jantung distrik bisnis utama dan berada di Subdistrik Lumphini, di sisi utara Jalan Rama IV, antara Jalan Ratchadamri dan Jalan Witthayu.[4]
Taman ini juga terhubung dengan Taman Benjakitti di Distrik Khlong Toei melalui jalur pejalan kaki dan sepeda sepanjang 1,3 km yang dimulai di Simpang Sarasin, tempat Jalan Witthayu bertemu dengan Jalan Sarasin.[5]
Pada bulan Agustus 2025, Pemerintah Kota Bangkok mengumumkan bahwa Pujasera Taman Lumpini akan dibuka di Jalan Ratchadamri pada awal tahun 2026.[6]
Unjuk rasa politik
Taman Lumphini telah digunakan sebagai tempat unjuk rasa bagi kelompok politik sayap kanan. Pada tahun 2006, Aliansi Rakyat untuk Demokrasi (PAD) melakukan protes di taman tersebut terhadap PM Thaksin Shinawatra. Pada tahun 2013-2014, taman ini menjadi salah satu lokasi protes utama Komite Reformasi Demokratis Rakyat (PDRC) terhadap PM Yingluck Shinawatra.[7]
Satwa liar
Taman ini merupakan rumah bagi sekitar 400 ekor biawak air. Pada tahun 2016, sebuah program penangkapan dan relokasi biawak dilakukan untuk mengendalikan jumlah mereka.[8]
Referensi
- ^ a b ""สวนลุมพินี" สวนสาธารณะแห่งแรกของกรุงรัตนโกสินทร์ กับที่มาของชื่อ "ลุมพินี"" ["Lumphini Park" the first public park in Rattanakosin City with the origin of the name "Lumpini"]. Sinlapa Watthanatham (dalam bahasa Thai). 2020-07-23.
- ^ สวนลุมพินี ที่เที่ยวกรุงเทพ สีเขียวใจกลางเมือง มานั่งเล่นชิลๆ กันดีไหม
- ^ "Welcome to Lumpini Park". Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-04.
- ^ "สวนลุมพินี Lumphini Park". office.bangkok.go.th (dalam bahasa Thai). Diarsipkan dari asli tanggal 4 Mei 2017.
- ^ "7 เส้นทางลับ ของนักวิ่ง" [7 secret routes of runner]. MiX Magazine (dalam bahasa Thai).
- ^ "New Hawker Centre to Modernise Bangkok's Street Food Scene". nationthailand (dalam bahasa American English). 2025-08-14.
- ^ ม็อบสวนลุมชุมนุมเงียบเหงา
- ^ Dickie, Gloria (15 September 2025). "'You're going about your day and suddenly see a little Godzilla': Bangkok reckons with a giant lizard boom". The Guardian. Guardian News & Media Limited.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.



