Taman Budaya Jawa Timur

Taman Budaya Jawa Timur
[[Berkas:|220px]]
Informasi
BerdiriMei 20, 1978; 47 tahun lalu (1978-05-20)
PengelolaPemerintah Provinsi Jawa Timur
(Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur)
FasilitasGedung Cak Durasim, Pendopo Jayengrana, Galeri Prabangkara, Wisma Seni Dewi Sangkrah, Ruang Sawunggaling, Ruang Sawung Rana, Teater Terbuka, Ruang Gamelan Sawung Sari, Perpustakaan dan Dokumentasi
AlamatJalan Genteng Kali No. 85, Surabaya, Indonesia 60275
Telpon+62 31 5342128
E-mail
Websitecakdurasim.com


UPT Taman Budaya Jawa Timur (sering disingkat TBJT) adalah sebuah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur yang berfungsi sebagai pusat pengkajian dan pengembangan kesenian di Jawa Timur. TBJT dikenal sebagai ruang publik bagi berlangsungnya kegiatan seni dan budaya, sekaligus etalase kesenian Jawa Timur.

Sejarah

Taman Budaya Jawa Timur didirikan pada tanggal 20 Mei 1978 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia saat itu, Daoed Joesoef. TBJT menempati kompleks bekas gedung Kadipaten Soerabaia yang dibangun pada tahun 1881 dan merupakan cagar budaya yang dilestarikan.

Kompleks TBJT sebelumnya merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Soerabaia sebelum dibubarkan oleh Pemerintah Kolonial Belanda dan dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Kasepuhan dan Kanoman. Bangunan asli yang masih bertahan dan ditetapkan sebagai cagar budaya adalah pendopo dan gedung perkantoran di sebelah selatan pendopo.

Tugas dan Fungsi

Berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur, TBJT mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut:

  • Pengumpulan, pengolahan, analisis data dan informasi, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan pengembangan dan penyajian seni dan budaya
  • Pelaksanaan seminar, sarasehan, diskusi, lokakarya, workshop dan peningkatan apresiasi seni dan budaya
  • Pelaksanaan dokumentasi dan publikasi kegiatan Taman Budaya
  • Pelaksanaan fasilitasi penyajian seni budaya
  • Penyelenggaraan kerjasama presentasi karya seni
  • Pelaksanaan ketatausahaan dan pelayanan masyarakat

Visi dan Misi

Visi: Terwujudnya Taman Budaya yang terpercaya dan terdepan dalam melestarikan, mengelola dan mengembangkan seni budaya di Jawa Timur.

Misi:

  • Melestarikan dan mengembangkan seni-seni Jawa Timur secara adil dan berkesinambungan
  • Mempromosikan potensi kesenian dan karya-karya seniman Jawa Timur melalui penyediaan sarana dan kegiatan yang apresiatif
  • Memfasilitasi proses olah seni para seniman dan pelaku seni untuk berkarya yang lebih kreatif dan inovatif agar mampu bersaing
  • Meningkatkan kualitas sumber daya manusia seniman dalam menghadapi berbagai tantangan di masyarakat
  • Mengembangkan dan memperkuat jejaring berkesenian

Sarana dan Prasarana

TBJT memiliki berbagai fasilitas pendukung kegiatan kesenian yang dinamai berdasarkan tokoh-tokoh seni dan legenda Jawa Timur:

Gedung Cak Durasim

Gedung pertunjukan dengan panggung proscenium berkapasitas 600 kursi. Dinamai dari Cak Durasim, seniman ludruk legendaris yang berjuang melawan penjajahan melalui kesenian.

Pendopo Jayengrana

Bangunan cagar budaya seluas 400 m² yang didirikan tahun 1915. Digunakan untuk latihan tari dan pertunjukan kesenian outdoor. Dinamai dari Adipati Jayengrana, penguasa Surabaya dalam legenda.

Galeri Prabangkara

Gedung dua lantai untuk pameran seni rupa, diresmikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan RI pada 10 Februari 2015. Dinamai dari Sungging Prabangkara, pelukis dan pahat zaman Majapahit.

Wisma Seni Dewi Sangkrah

Penginapan seniman dengan kapasitas 80 orang. Dinamai dari Dewi Sangkrah, ibu kandung Sawunggaling dalam legenda.

Fasilitas Lainnya

  • Ruang Sawunggaling
  • Ruang Sawung Rana
  • Teater Terbuka
  • Ruang Gamelan Sawung Sari
  • Perpustakaan dan Dokumentasi
  • Musholla Al Jamal
  • Arena Terbuka
  • Kantin

Kegiatan

TBJT menyelenggarakan berbagai kegiatan kesenian secara periodik sepanjang tahun, antara lain:

  • Pergelaran ludruk, wayang kulit, dan seni musik
  • Apresiasi seni pakeliran
  • Gelar Seni Budaya Daerah
  • Diskusi seni budaya
  • Workshop dan lokakarya kesenian
  • Pameran seni rupa
  • Pendokumentasian kesenian tradisional

Lokasi

TBJT berlokasi di Jalan Genteng Kali No. 85, Surabaya, menempati kompleks bekas Kadipaten Soerabaia yang merupakan cagar budaya. Lokasi ini strategis dan mudah diakses oleh masyarakat.

Pranala luar

Lihat pula

Templat:Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement