Takdir (seri televisi)
| Takdir | |
|---|---|
| Genre | |
| Pemeran |
|
| Pencipta lagu tema | Chossy Pratama |
| Lagu tema pembuka | "Takdir" |
| Negara asal | Indonesia |
| Bahasa asli | Bahasa Indonesia |
| Produksi | |
| Durasi | 60 Menit |
| Rumah produksi | Multivision Plus |
| Rilis asli | |
| Jaringan | Indosiar |
| Rilis | 14 April – 8 September 1998 |
Takdir adalah serial televisi Indonesia produksi Multivision Plus yang ditayangkan perdana 14 April 1998 di Indosiar. Serial ini dibintangi oleh Jeremy Thomas, Desy Ratnasari dan masih banyak lagi.
Pemeran
- Desy Ratnasari
- Jeremy Thomas
- Mathias Muchus
- Vicky Burky
- Susi Adella
- Yana Zein
- Nafa Urbach
- Boy Salman
- Tasya Kamila (Tidak dikreditkan)
Kontroversi
Lagu tema serial Takdir sempat menjadi perdebatan publik. Sejumlah orang memprotes, sepenggal lirik lagu "takdir memang kejam, tak mengenal perasaan" terlalu eksplisit dan tidak pantas dinyanyikan karena lirik tersebut merendahkan ciptaan Tuhan. Lagu tema serial ini pun dicekal oleh ketua Majelis Ulama Indonesia saat itu, Ali Yafie, hingga akhirnya Chossy Pratama mengganti judulnya menjadi "Kasihku yang Hilang", dengan beberapa lirik yang sedikit ditulis ulang dengan bantuan Emha Ainun Nadjib.[1] Desy sendiri merekam ulang lagu tersebut. Liriknya masing-masing diganti dari sebelumnya "mungkin takdir enggan menyapa" dan "takdir memang kejam, tak mengenal perasaan" menjadi "kini engkau telah berdua" dan "kasihku yang hilang, pedih nian kenyataan".
Referensi
- ^ "Dessy Ratnasari dan Chossy Pratama Minta Maaf pada Masyarakat". Bintang. 16 September 1998. Diarsipkan dari asli tanggal 27 April 1999. Diakses tanggal 12 Juni 2023.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


