Takato Ishida
Takato Ishida | |
|---|---|
石田 嵩人 | |
| Gubernur Prefektur Fukui 20 | |
| Mulai menjabat 28 Januari 2026 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 22 Juli 1990 Fukui, Prefektur Fukui, Jepang |
| Partai politik | DPFP |
| Almamater | Universitas Waseda |
| Pekerjaan | Politikus, Diplomat |
| Situs web | ishida-fukui |
|
| |
Takato Ishida (石田 嵩人, Ishida Takato, lahir 22 Juli 1990) adalah seorang politikus dan mantan diplomat asal Jepang yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Prefektur Fukui. Terpilih pada usia 35 tahun dalam pemilihan gubernur Januari 2026, Ishida mencatatkan sejarah sebagai gubernur termuda yang sedang menjabat di Jepang. Sebelum memasuki dunia politik domestik, ia meniti karier di Kementerian Luar Negeri Jepang (MOFA) dengan penempatan di Afrika dan Australia. Ia dikenal luas karena pendekatannya yang modern melalui media sosial dan profilnya yang viral sebagai pemimpin muda yang progresif.[1]
Karier politik
Kementerian Luar Negeri

Ishida lulus ujian rekrutmen Kementerian Luar Negeri pada percobaan ketiganya dan resmi bergabung pada tahun 2015. Pada tahun 2018, ia ditugaskan di Kedutaan Besar Jepang di Republik Zambia sebagai Sekretaris Ketiga.[2] Selama bertugas di sana, ia menjadi penerjemah bagi Wakil Menteri Luar Negeri Parlemen Jepang dalam pertemuan dengan Presiden Edgar Lungu serta untuk utusan Perdana Menteri dalam kunjungan resmi ke Nigeria.
Dari tahun 2020 hingga 2022, ia menjabat sebagai Wakil Konsul di Konsulat Jenderal Jepang di Melbourne, Australia.[3] Selama masa jabatannya di MOFA, ia juga menangani berbagai isu strategis, termasuk kebijakan keamanan energi.[4]
Gubernur Prefektur Fukui

Pada 25 Desember 2025, Ishida mengumumkan pengunduran dirinya dari kementerian untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Prefektur Fukui.[5] Pencalonannya terjadi setelah pengunduran diri gubernur petahana, Tatsuji Sugimoto, pada awal Desember 2025. Meskipun partai LDP di tingkat prefektur mendukung kandidat lain, faksi LDP dari dewan kota Fukui memberikan dukungan kepada Ishida, yang maju sebagai kandidat independen.
Dalam kampanyenya, Ishida memanfaatkan media sosial secara efektif untuk menarik pemilih muda, dengan janji memperluas bantuan pengasuhan anak dan memperkuat manajemen krisis daerah. Pada pemilihan tanggal 25 Januari 2026, ia berhasil mengalahkan pesaing utamanya dan resmi dilantik pada 28 Januari 2026.[6]
Setelah menjabat, popularitasnya melonjak di platform digital seperti Instagram, di mana video sambutannya menjadi viral di luar negeri dan menarik perhatian karena usia mudanya.[7] Pada Maret 2026, Ishida sempat menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya mengenai "homogenitas etnis" Jepang, dengan mengklarifikasi bahwa pengalamannya di luar negeri justru membuatnya sadar akan keragaman etnis dan budaya yang kompleks.[8]
Referensi
- ^ "35-year-old independent elected as Fukui governor". The Japan Times. 26 January 2026. Diakses tanggal 4 April 2026.
- ^ Yoshida, Konomi (27 January 2026). "イケメン知事と話題 福井県知事選で石田嵩人氏35歳が初当選 外務省出身の全国最年少現職". Coki (dalam bahasa Jepang).
- ^ "福井県知事に元官僚の石田嵩人氏初当選 最年少35歳, 保守分裂制す". The Nikkei (dalam bahasa Jepang). 25 January 2026.
- ^ "福井県知事選挙 元外務省職員の石田嵩人氏が立候補表明". NHK (dalam bahasa Jepang). 25 December 2025.
- ^ Oda, Kenji (25 December 2025). "元外務省の石田氏が福井知事選に立候補表明". The Asahi Shimbun (dalam bahasa Jepang).
- ^ Kamauchi, Yuki (26 January 2026). "Fukui Prefecture elects Ishida as Japan's youngest governor". The Asahi Shimbun.
- ^ "Japan's 'so handsome' youngest governor, 36, sets social media abuzz again". South China Morning Post. 11 March 2026.
- ^ "福井知事「単一民族国家」で謝罪". Tokyo Shimbun (dalam bahasa Jepang). 12 March 2026.
Pranala luar
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.






