Syukur Bijak

Syukur Bijak
Wakil Bupati Luwu ke-3 dan ke-5
Masa jabatan
15 Februari 2019 – 6 April 2023
PresidenJoko Widodo
GubernurNurdin Abdullah
Andi Sudirman Sulaiman
BupatiBasmin Mattayang
Masa jabatan
2009–2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
GubernurAmin Syam
Syahrul Yasin Limpo
BupatiAndi Mudzakkar
Sebelum
Pendahulu
Bahrum Daido
Pengganti
Amru Saher
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir(1972-11-28)28 November 1972
Batusitanduk, Walenrang, Luwu, Sulawesi Selatan
Meninggal6 Mei 2023(2023-05-06) (umur 50)
Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Partai politik  Demokrat
Suami/istriElntia Pakolo
Anak5, Termasuk Muhammad Dhevy Bijak Pawindu
AlmamaterSTIM LPI Makassar (S.E.)
ProfesiPolitikus
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Syukur Bijak (28 November 1972 – 6 April 2023) adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat Wakil Bupati Luwu selama dua periode. yaitu 2009-2014, 2019-2023. Ia dikenal perjuangan pemekaran wilayah Kabupaten Luwu Tengah dari Kabupaten Luwu.[1][2]

Riwayat Hidup dan Pendidikan

Syukur Bijak lahir di Batusitanduk, Walenrang, Luwu pada 28 November 1972. Ia menempuh pendidikan dasarnya di SDN 95 Bulo dan kemudian melanjutkan ke SMPN Walenrang serta SMAN 1 Walenrang. Syukur kemudian menyelesaikan pendidikan strata satu (S-1) di STIM Makassar pada tahun 2005.

Karier Politik

Karier politik Syukur Bijak dimulai sejak usia muda. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Luwu pada periode 1999–2004 dan 2004–2009 sebelum menjabat di eksekutif daerah. Syukur Bijak pertama kali menjabat sebagai Wakil Bupati Luwu untuk periode 2009–2014. Pada masa ini, ia terlibat aktif sebagai ketua forum perjuangan pemekaran wilayah untuk pembentukan Kabupaten Luwu Tengah (Luteng). Ia kembali terpilih sebagai Wakil Bupati Luwu untuk periode 2019–2024, mendampingi Bupati Basmin Mattayang setelah dilantik pada 15 Februari 2019. Namun, masa jabatannya berakhir pada 2023 karena ia meninggal dunia saat masih menjabat.

Kehidupan Pribadi

Syukur Bijak menikah dengan Elnita Pakolo dan dikaruniai 5 anak, salah satunya Muhammad Dhevy Bijak Pawindu yang kemudian juga dikenal sebagai tokoh masyarakat dan tokoh adat Tomakaka Bolong menggantikan ayahnya dalam beberapa konteks adat setelah wafatnya.

Referensi

  1. ^ Wutsqaa, Urwatul. "Profil Syukur Bijak, Wabup Luwu Pejuang Pemekaran Luteng-Wafat karena Jantung". detiksulsel. Diakses tanggal 2025-12-18.
  2. ^ Prasetiawan, Idris (2023-04-06). "Breaking News! Innalillahi Wainnailaihi Rojiuun, Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak Tutup Usia". PALOPOPOS. Diakses tanggal 2025-12-18.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement