Syukri Iska

Infobox orangSyukri Iska

Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran19 Oktober 1963 Suntingan nilai di Wikidata (62 tahun)
Padang Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
Kelompok etnikOrang Minangkabau Suntingan nilai di Wikidata
PendidikanMadrasah Tarbiyah Islamiyah Canduang Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanulama Suntingan nilai di Wikidata

Syukri Iska (lahir 19 Oktober 1963) adalah ulama dan akademisi dari Baso, Agam. Ia dikenal sebagai pakar ekonomi Islam yang memangku jabatan dalam beberapa lembaga pendidikan dan keagamaan di Sumatera Barat seperti Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tanah Datar.

Pendidikan dan karier

Prof. Syukri Iska dan Prof. Zainuddin menerima surat keputusan guru besar dari Kementerian Agama Republik Indonesia pada 2023
Rektor UIN MY Batusangkar Prof. Marjoni Imamora mengukuhkan gelar guru besar Prof. Syukri Iska dan Prof. Zainuddin pada 2023

Syukri lahir di Padang pada 19 Oktober 1963 dari pasangan Ismail Karim dan Rahmah Arrasuli. Ayahnya merupakan dosen di IAIN Imam Bonjol, sedangkan ibunya adalah putri Syekh Sulaiman ar-Rasuli, pendiri MTI Canduang dan Persatuan Tarbiyah Islamiyah.[1]

Syukri menempuh pendidikan agama di MTI Canduang, kemudian melanjutkan studi di Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol sampai memperoleh gelar sarjana pada 1991. Ia menyelesaikan pendidikan magister di Studi Islam IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1996, lalu melanjutkan pendidikan doktor di Manajemen Syariah Universitas Malaya sampai 2010.[2][3]

Sejak 2002, Syukri memangku jabatan sebagai Ketua STAIN Batusangkar. Jabatan tersebut ia emban selama delapan tahun.[1] Selepas menjabat sebagai ketua STAIN, ia menjabat sebagai Direktur Program Pascasarjana di perguruan tinggi yang sama.[4] Selama mengabdi di UIN Mahmud Yunus, ia juga menjabat sebagai Ketua Yayasan Syekh Sulaiman Arrasuli yang mengelola MTI Canduang.[5]

Pada 2015, Syukri dilantik sebagai Ketua MUI Tanah Datar. Jabatan tersebut ia emban sampai 2020.[6]

Syukri ditetapkan sebagai guru besar dalam bidang ilmu ekonomi syariah oleh Menteri Agama Republik Indonesia terhitung mulai tanggal 15 Juli 2023.[7]

Catatan kaki

Rujukan

  1. ^ a b Maulana, Feri (26 Oktober 2014). "Dr. H. Syukri Iska, M.Ag.: Peduli Pendidikan Islam Sumbar". Haluan.
  2. ^ Iska 2012, hlm. 371.
  3. ^ "Syukri Iska". Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kemdikbud RI. Diakses tanggal 27 Januari 2023.
  4. ^ "Program Pascasarjana IAIN Batusangkar Menuju World Class University". Kemenag Sumbar. 17 April 2018. Diakses tanggal 27 Januari 2023.
  5. ^ Elfisha, Miko (26 Mei 2022). "Museum Syekh Sulaiman Arrasuli di Sumbar diresmikan". Antara. Diakses tanggal 27 Januari 2023.
  6. ^ "Kepala Daerah Rangkul MUI untuk Mewujudkan Visi dan Misi". Pemkab Tanah Datar. 31 Mei 2016. Diakses tanggal 27 Januari 2023.
  7. ^ "Kokohkan Sebagai Perguruan Tinggi Islam Terkemuka, UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tambah Dua Profesor". pendis.kemenag.go.id. Diakses tanggal 15 Mei 2025.

Daftar pustaka

  • Iska, Syukri (2012). Sistem Perbankan Syariah di Indonesia dalam Perspektif Fikih Ekonomi. Yogyakarta: Fajar Media Press. ISBN 978-602-98351-5-1. Pemeliharaan CS1: Ref menduplikasi bawaan (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement