Swastika Nohara
Artikel biografi ini berkualitas rendah karena ditulis menyerupai resume atau daftar riwayat hidup (Curriculum Vitae). |
| Swastika Nohara | |
|---|---|
| Kebangsaan | Indonesia |
| Pendidikan | Goldsmiths College, University of London, MA in Screen Documentary. (under the British Chevening Scholarship), Sarjana Psikologi, Universitas Indonesia. |
| Pekerjaan | Penulis Skenario |
| Tahun aktif | 2005-now |
| Penghargaan | Piala Maya, Skenario Terpilih, 2014
FFI, Nominasi Skenario Terbaik, 2014 Piala Maya, Skenario Terpilih, 2013 |
Swastika Nohara S.Psi, M.A. adalah seorang penulis skenario film, serial, dokumenter, iklan, dan berbagai karya audio visual lainnya asal Indonesia. Karya-karyanya sering kali menggambarkan kegelisahan sosial dan budaya di Indonesia.
Pendidikan
Swastika meraih gelar sarjana dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Setelah itu, ia memulai karier sebagai reporter dan penyiar berita di sebuah stasiun televisi swasta, tempat ia mulai terlibat dalam pembuatan serial dokumenter yang hingga kini masih ditayangkan di beberapa stasiun televisi.
Dengan beasiswa penuh dari British Chevening Scholarship, Swastika melanjutkan studi S2 di Goldsmiths, University of London. Selama di London, ia mengikuti kelas-kelas penulisan skenario film dan mulai menulis skenario film Indonesia. Swastika juga sering mengikuti master class tentang produksi film dan penulisan skenario dari para sineas kelas dunia, untuk kemudia ia terapkan dalam karya-karyanya.
Karier
Swastika telah menulis sejumlah skenario film terkenal, termasuk "Sampai Nanti, Hanna!", "Tiga Srikandi", dan "Cahaya Dari Timur Beta Maluku". Ia juga menulis plot untuk serial "Santri Pilihan Bunda", season 1 dan 2, ditayangkan di Vidio. Film terbarunya adalah Seribu Bayang Purnama (2025) dimana ia berperan sebagai penulis skenario dan co-director. Film ini mengungkapkan kegelisahannya tentang nasib petani kecil di Indonesia dan sebuah gerakan untuk mengubah nasib serta menjaga bumi melalui metode tani alami warisan leluhur bangsa Indonesia. Film ini tayang dan berkompetisi di JAFF20 (Jogja-Netpac Asian Film Festival) tahun 2025, serta mendapat sambutan hangat dari penontonnya.
Swastika telah meraih dua Piala Maya dalam kategori Skenario Terpilih pada tahun 2013 dan 2014, melalui skenario film yang ditulisnya. Ia juga menjadi nominasi untuk skenario terbaik di Festival Film Indonesia 2014 melalui film "Cahaya Dari Timur Beta Maluku", yang dinobatkan sebagai film terbaik pada Festival Film Indonesia 2014. Film ini juga diterima secara luas dalam berbagai festival internasional.
Kontribusi dalam Pendidikan
Selama sepuluh tahun terakhir, Swastika aktif mengajar kelas penulisan skenario di BINUS Film. Ia juga menjadi mentor dalam berbagai workshop penulisan dan pembuatan film pendek di 38 provinsi di Indonesia. Melalui workshop ini, ia berbagi pengalaman dan pengetahuan, memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Karya
| Tahun Tayang | Judul | Jenis | Dikreditkan sebagai | Platform Tayang |
|---|---|---|---|---|
| 2004-2005 | Anganku | Serial Televisi | Penulis Skenario | SCTV |
| 2004-2005 | Pijar | Serial Televisi | Penulis Skenario | SCTV |
| 2006-2008 | Lenggak-lenggok Jakarta | Dokumenter | Produser dan Penulis Skenario | Astro Awani |
| 2006-2008 | Jagad Bali | Dokumenter | Produser dan Penulis Skenario | Astro Awani |
| 2006-2008 | Alam Kita | Dokumenter | Produser dan Penulis Skenario | Astro Awani |
| 2006-2008 | Tapak Indonesia | Dokumenter | Produser dan Penulis Skenario | Astro Awani |
| 2009 | Romeo Juliet | Film | Associate Producer dan Co-Writer | Cinema |
| 2013 | Hari Ini Pasti Menang | Film | Penulis Skenario | Cinema |
| 2014 | Garuda 19 | Film | Penulis Skenario | Cinema |
| 2014 | Cahaya Dari Timur: Beta Maluku | Film | Penulis Skenario | Cinema |
| 2016 | Tiga Srikandi | Film | Penulis Skenario | Cinema |
| 2021 | Sepeda Presiden | Film | Penulis Skenario | Cinema |
| 2023 | WHY? | Series | Penulis Skenario | Vidio |
| 2023 | MozaChiko | Series | Penulis Skenario | WeTV |
| 2023 | Jendela Seribu Sungai | Film | Penulis Skenario | Cinema |
| 2024 | Santri Pilihan Bunda | Series | Penulis Plot Cerita | Vidio |
| 2024 | Sampai Nanti, Hanna! | Film | Penulis Skenario | Cinema |
| 2025 | Santri Pilihan Bunda 2 | Series | Penulis Plot Cerita | Vidio |
| 2025 | Seribu Bayang Purnama | Film | Penulis Skenario dan Co-director | Cinema |
| 2025 | Stories From Sumba | Documentary | Script Writer & Director | Television |
| 2025 | Majene, The Land Of Pioneers | Documentary | Script Development & Supervision | Television |
| 2025 | Three Pillars On The Land Of Mandar | Documentary | Script Development & Supervision | Television |
| 2025 | New Direction Of Mamuju | Documentary | Script Development & Supervision | Television |
| 2025 | Gleam Of Hope From Mandar | Documentary | Script Development & Supervision | Television |
Berita tentang Swastika Nohara
- Swastika Nohara, Kenduri: Hidupkan Ketahanan Wilayah dan Kedamaian Masyarakat[1]
- Swastika Nohara: Realitas Lewat Fiksi Berkualitas[2]
- Workshop di Darmajaya, Swastika Nohara : Ide Film Berawal Dari Kegelisahan[3]
- Swastika Nohara Ingin Pemerintah Perbanyak Bioskop Rakyat, agar Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Kreatif[4]
- Berbincang Bersama Swastika Nohara: Industri Perfilman Ambruk, Harus Tetap Produktif di Masa Pandemi[5]
- Gairah Film Dokumenter[6]
Referensi
- ^ "Swastika Nohara, Kenduri: Hidupkan Ketahanan Wilayah dan Kedamaian Masyarakat". FKPT CENTER. 2024-05-20. Diakses tanggal 2024-06-11.
- ^ FDVS. "Swastika Nohara: Realitas Lewat Fiksi Berkualitas". www.pesona.co.id (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2024-06-11. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ admin (2018-05-24). "Worksho di Darmajaya, Swastika Nohara : Ide Film Berawal Dari Kegelisahan". IIB Darmajaya | PTS Terbaik di Indonesia (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-06-11.
- ^ "Swastika Nohara Ingin Pemerintah Perbanyak Bioskop Rakyat, agar Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Kreatif". Wartakotalive.com. Diakses tanggal 2024-06-11.
- ^ "Berbincang Bersama Swastika Nohara: Industri Perfilman Ambruk, Harus Tetap Produktif di Masa Pandemi". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2024-06-11.
- ^ "Swastika Nohara kumparan+". kumparan. Diakses tanggal 2024-06-11.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


