Svasti Sobhana, Pangeran Svastivatana Visishtha

Svasti Sobhana
สวัสดิโสภณ
Pangeran Siam
Pangeran Svastivatana Visishtha
Kelahiran(1865-12-22)22 Desember 1865
Bangkok, Siam
Kematian10 Desember 1935(1935-12-10) (umur 69)
Pulau Pinang, Negeri-Negeri Selat
Pemakaman22 Desember 1935
PasanganIstri hadiah kerajaan
Mom Rajawongse Sa-ngiam Snidvongs
Permaisuri
Putri Abha Barni Gagananga
Putri Chavi Vilaya Gagananga
Cik Puan
Lamun Bisalayabutra
Hun Bisalayabutra
Sri Bisalayabutra
Sudjai
Rae Bunnag
Lap Bunnag
Phong Bunyarattaphan
Keturunan48 anak, termasuk Ratu Rambhai Barni
WangsaSvastivatana
DinastiChakri
AyahMongkut (Raja Rama IV)
IbuPiam Sucharitakul
AgamaBuddha Theravada
Tanda tanganSvasti Sobhana สวัสดิโสภณ
Menteri Kehakiman
Masa jabatan
1892–1895
Penguasa monarkiChulalongkorn (Rama V)
Sebelum
Pendahulu
Kantor Pertama Didirikan
Pengganti
Gagananga Yukala, Pangeran Bijitprijakara
Direktur Jenderal Pertama Mahkamah Agung Siam
Masa jabatan
1912–1918
Penguasa monarkiVajiravudh (Rama VI)
Sebelum
Pendahulu
Srisiddhi Thongjaya, Pangeran Siridhaj Sangkas
Pengganti
Chao Phraya Mahidorn (La-o Kraireauk)
Sebelum

Svasti Sobhana, Pangeran Svastivatana Visishtha (Thai: สวัสดิโสภณ; RTGS: Sawatdisophon, 22 Desember 1865 - 10 Desember 1935) adalah seorang pangeran dari Siam (yang kemudian menjadi Thailand). Dia adalah anggota keluarga kerajaan Siam dan merupakan putra Raja Mongkut (Rama IV) dan Cik Puan Mulia Piam (kemudian menjadi Putri Piyamavadi). Sebagai anak keenam puluh Raja Mongkut, ia juga berbagi ibu yang sama dengan tiga ratu Raja Chulalongkorn (Rama V), Ratu Sunandha Kumariratana, Ratu Savang Vadhana dan Ratu Saovabha Phongsri. Ia adalah pendiri keluarga kerajaan Svastivatana (Thai: สวัสดิวัตน์; RTGS: Sawatdiwat)[1] dan ayah Ratu Rambhai Barni.

Biografi

Pangeran Svasti Sobhana adalah putra Raja Mongkut (Rama IV) ke-60, lahir dari pasangan Putri Piyamavadi (Cik Puan Mulia Piam) pada tanggal 22 Desember 1865. Ia diberi nama Svasti Sobhana oleh ayahnya, sebuah istilah dari nyanyian Buddha dalam bahasa Magadha.[2]

Ia adalah putra terakhir yang lahir dari Putri Piyamavadi, dengan 5 kakak laki-laki dan perempuan dari ibu yang sama:

  • Pangeran Ananta Norajaya, Sang Pangeran Unakan Ananta Norajaya (20 Februari 1856 – 29 Maret 1873)
  • Pangeran Devan Udayawongse, Sang Pangeran Devawongse Varoprakar (27 November 1858 – 28 Juni 1923); pendiri keluarga kerajaan Devakula
  • Ratu Sunandha Kumariratana (10 November 1860 – 31 Mei 1880); Permaisuri Raja Chulalongkorn (Rama V)
  • Ratu Savang Vadhana (10 September 1862 – 17 Desember 1955); Permaisuri Raja Chulalongkorn (Rama V)
  • Ratu Saovabha Phongsri (1 Januari 1864 – 20 Oktober 1919); Permaisuri Raja Chulalongkorn (Rama V) dan ibu dari Raja Vajiravudh (Rama VI) dan Raja Prajadhipok (Rama VII)

Pada tanggal 7 Juli 1889, Pangeran Svasti Sobhana ditahbiskan sebagai biksu Buddha di Wat Phra Kaew dan tinggal di Wat Bowonniwet. Kemudian ia meninggalkan biara pada tanggal 18 Maret 1889.[3]

Pangeran Svasti Sobhana adalah salah satu pangeran Siam pertama yang belajar di Inggris. Ia menempuh pendidikan di Kolese Balliol, Universitas Oxford.

Bekerja

Pangeran Svasti Sobhana kembali menjabat sebagai Menteri Kehakiman pertama Siam pada tanggal 1 April 1892.[4] Ia melakukan reformasi terhadap sistem pengadilan lama hingga tahun 1894 ketika Raja Chulalongkorn memerintahkannya untuk pindah ke Eropa untuk merawat Pangeran Vajiravudh (yang kemudian menjadi Raja Rama VI) yang sedang belajar di Britania Raya dan Eropa, serta menjalankan tugas diplomatik di Eropa selama empat tahun antara tahun 1893 dan 1897.[5] Oleh karena itu, ia memainkan peran kunci dalam Perang Prancis-Siam 1893.

Kemudian, pada masa pemerintahan Raja Vajiravudh tahun 1923, ia menduduki jabatan Ketua Mahkamah Agung Siam ketiga dari 11 April 1912 hingga 31 Agustus 1918. Pada tahun 1918, Raja Vajiravudh mengangkatnya untuk menjabat sebagai Ketua Komite Perancang Undang-Undang dan menjadi penasihat khusus dalam perancangan undang-undang parlemen.

Raja Vajiravudh (Rama VI) dan Raja Prajadhipok (Rama VII) mengangkat Pangeran Svasti Sobhana ke pangkat yang lebih tinggi karena dedikasinya kepada negara dan menjadi satu-satunya paman dari kedua raja tersebut.[6][7][8]

Kematian

Selama Revolusi Siam 1932, Pangeran Svasti Sobhana melarikan diri ke Penang, yang saat itu berada di bawah kekuasaan Inggris.[9] Pada tanggal 10 Desember 1935, di usianya yang ke 70, dia meninggal di Penang setelah terjatuh dari mobil ketika sedang dalam perjalanan ke Ipoh, ia kemudian menderita sakit pusar dan pecahnya pembuluh darah di kepalanya.[10] Jasadnya dikremasi di bawah perlindungan kerajaan Raja Prajadhipok (Rama VII) dan Ratu Rambhai Barni di Wat Pinbang-Onn (Kuil Buddha Thailand di Penang) pada tanggal 22 Desember 1935. Kemudian, abunya dikirim kembali ke Bangkok dengan kereta api pada tanggal 27 Desember 1935.

Istri dan anak-anak

Pangeran Svasti Sobhana memiliki 10 istri secara keseluruhan:

  1. Cik Puan Lamun (nama gadis Phisanlayabut); putri Phraya Phisan Sombat Boriboon (Yim Phisanlayabut) dan Prang Sombatsiri
  2. Cik Puan Hun (nama gadis Phisanlayabut); putri Phraya Phisan Sombat Boriboon (Yim Phisanlayabut) dan Prang Sombatsiri
  3. Cik Puan Sri (nama gadis Phisanlayabut); putri Phraya Phisan Sombat Boriboon (Yim Phisanlayabut) dan Prang Sombatsiri[11]
  4. Mom Rajawongse Sa-ngiam (nama gadis Snidvongs, istri hadiah kerajaan); putri Pangeran Sai Snidvongs dan Cik Puan Khian Snidvongs Na Ayudhya (nama gadis Sasimit)[12]
  5. Putri Abha Barni (nama gadis Gagananga); putri Gagananga Yukala, Pangeran Bijitprijakara dan Cik Puan Sun Gagananga Na Ayudhya
  6. Cik Puan Sudjai
  7. Putri Chavi Vilaya (nama gadis Gagananga); putri Gagananga Yukala, Pangeran Bijitprijakara dan Cik Puan Sun Gagananga Na Ayudhya
  8. Cik Puan Rae (nama gadis Bunnag); putri Khun Anumanphonnikorn (Ploy Bunnag) dan San Bunnag (nama gadis Sitiroj)
  9. Cik Puan Lap (nama gadis Bunnag); putri Khun Anumanphonnikorn (Ploy Bunnag) dan San Bunnag (nama gadis Sitiroj)
  10. Cik Puan Phong (nama gadis Bunyarattaphan); putri Letnan Dua Samchai Bunyarattaphan

Ia memiliki total 48 anak, 22 laki-laki dan 26 perempuan.

Potret Nama Ibu Lahir Kematian Pasangan
1. Pangeran Pichai Sitthisawat ke-1 di Cik Puan Sri 1 Mei 1888 12 Maret 1890
2. Putri Tasanee Nonglak ke-1 di Cik Puan Lamun 26 Maret 1889 28 Mei 1901
3. Putri Phanat Nikhom (kembar) ke-2 di Cik Puan Sri 30 Agustus 1891 30 Agustus 1891
4. Putri Phanomsarakham (kembar) ke-3 di Cik Puan Sri 30 Agustus 1891 30 Agustus 1891
5. Putri Bimbhaktra Bhani ke-2 di Cik Puan Lamun 22 Agustus 1892 22 Desember 1934
6. Pangeran Chalermsri Svastivatana ke-3 di Cik Puan Lamun 11 Desember 1898 15 Juli 1964 Charoen Sewatat
Chomchai Semrabun
7. Pangeran Wisit Savastirak Cik Puan Hun 5 April 1899 26 Desember 1988 Mom Rajawondse Krueasri Sophang
8. Putri Nonglak Tasanee ke-4 di Cik Puan Lamun 5 April 1900 31 Maret 1939 Pangeran Chaluthong Thongyai
9. Pangeran Suphasawat Wongsanit ke-1 di Mom Rajawongse Sa-ngiam 23 Agustus 1900 22 April 1967 Samer Singhaseni
10. Putri (Tidak ada nama) ke-2 di Mom Rajawongse Sa-ngiam 22 September 1901 Juni 1902
11. Putri Svastikamol ke-1 di Putri Abha Barni 6 September 1902 7 Maret 1911
12. Pangeran Sobhon Bharadaya ke-2 di Putri Abha Barni 8 Januari 1903 17 Juli 1971 Putri Mayurachatra
Tuaengnuan Palakavangsa Na Ayudhaya
Prathueng
13. Putri Sud ke-3 di Mom Rajawongse Sa-ngiam 22 Januari 1903 Juli 1904
14. Putri Rambhai Barni

(1925: Ratu Rambhai Barni)

ke-3 di Putri Abha Barni 20 Desember 1904 22 Mei 1984 Raja Prajadhipok (Rama VII)
15. Putri Mai ke-4 di Putri Abha Barni 19 Februari 1905 17 Maret 1905
16. Pangeran Savasdiprasit Cik Puan Sudjai 16 Juli 1906 2 Agustus 1976 Putra Duangta Chakrabandhu
Sa-ing
Chaluay Vidhiyudh
17. Putri Duaeng ke-5 di Putri Abha Barni 25 April 1907 30 Mei 1907
18. Pangeran Birayot Yugala ke-1 di Putri Chavi Vilaya 16 Januari 1907 29 Mei 1976 Esther
19. Pangeran Nandiyavat ke-6 di Putri Abha Barni 25 เมษายน พ.ศ. 2452 18 ตุลาคม พ.ศ. 2501 Putri Suvabhab Baobhandu Vudhijaya
20. Putri Rassadit ke-2 di Putri Chavi Vilaya 21 Juli 1909 23 Agustus 1996 Pangeran Samaichalerm Kridakorn
21. Pangeran Arjuna Jitsanu ke-7 di Putri Abha Barni 15 Januari 1910 26 Oktober 1969 Putri Chandrakantamani
22. Putri Bussadi Vilas ke-3 di Putri Chavi Vilaya 5 Februari 1910 8 Agustus 1957
23. Putri Sakultala
(melepaskan gelar kerajaannya)
ke-1 di Cik Puan Rae 29 September 1911 28 Juli 1981 Rasi Pattamasanga
24. Putri Phongphas Mani ke-4 di Putri Chavi Vilaya 2 Oktober 1912 26 Maret 1983 Pangeran Karavik Chakrabandhu
25. Pangeran Kokasatriya ke-5 di Putri Chavi Vilaya 27 Januari 1913 15 Mei 1970 Nelly Vong
26. Pangeran Bun 14 Februari 1913 21 Februari 1913
27. Putri Usaradi ke-2 di Cik Puan Rae 12 April 1914 8 Maret 2007
28. Putri Phongsri Vilaya ke-6 di Putri Chavi Vilaya 23 April 1915 8 Juli 1994
29. Pangeran Rodramabhat ke-8 di Putri Abha Barni 24 Februari 1915 4 Agustus 1917
30. Pangeran Lolitai ke-7 di Putri Chavi Vilaya 16 April 1916 1918
31. Putri Sulapphawalleng Cik Puan Lap 7 September 1916 17 September 1997 Pangeran Ratayakara Visudhi
32. Putri Sulesalalweng
(melepaskan gelar kerajaannya)
ke-3 di Cik Puan Rae 14 November 1916 14 April 1999 Praphan Sirikanchan
33. Putri Lek Maret 1916 4 Agustus 1917
34. Pangeran Yuditya Sathira ke-9 di Putri Abha Barni 9 Maret 1917 24 September 1985 Mom Rajawongse Bhadratritha Devakula
35. Putri Sida Damruang ke-8 di Putri Chavi Vilaya 2 Agustus 1918 25 Agustus 1990 Pangeran Kamalisan Chumbol
36. Putri Amitta
(melepaskan gelar kerajaannya)
ke-4 di Cik Puan Rae 22 Mei 1919 11 September 1999 Sapathorn Dhammarak
37. Putri Madri Sobhana
(melepaskan gelar kerajaannya)
ke-9 di Putri Chavi Vilaya 11 Desember 1919 15 Juli 2003 Fuen Dulyachinda
38. Pangeran Nangakul Svasdi ke-10 di Putri Chavi Vilaya 20 Maret 1920 12 September 1964
39. Pangeran Manohara ke-5 di Cik Puan Rae 20 Juni 1921 6 September 1983
40. Putri Visakha Nujchavi
(melepaskan gelar kerajaannya)
ke-11 di Putri Chavi Vilaya 18 Juli 1922 30 Oktober 2012, di Jepang Boshuku Utagawa
41. Pangeran Amnorsavasti ke-6 di Cik Puan Rae 2 Desember 1923 7 Maret 1986 Chaluai Ekkarat
42. Bunthat Sawasdee ke-7 di Cik Puan Rae 27 Agustus 1925 22 Juli 1996 Jaruwan Satwaha
43. Pangeran Narayarat ke-8 di Cik Puan Rae 27 November 1927 24 Mei 2003 Sangthong Disavananda
44. Pangeran Pusan ke-9 di Cik Puan Rae 27 Desember 1929 6 Juni 2024 Nuansri Veerabutra
45. Pangeran Bhandhu ke-1 di Cik Puan Phong 4 Juli 1930 16 April 2002
46. Pangeran Bhakool ke-2 di Cik Puan Phong 1 September 1931 31 Oktober 1956 Prachumsin Panpat
47. Putri Meri ke-10 di Cik Puan Rae 12 Juli 1932 9 Oktober 2018
48. Pangeran Tao ? ?

Gelar, gaya, gelar kehormatan dan penghargaan

Gelar bangsawan untuk
Svasti Sobhana, Pangeran Svastivatana Visishtha
Gaya referensiYang Amat Mulia
Gaya penyebutanPaduka Baginda
Gaya alternatifPhra Ong Chao
Svasti Sobhana, Pangeran Svastivatana Visishtha
Pengabdian Siam
Dinas/cabangAngkatan Darat Kerajaan Siam
Pangkat Mayor Jenderal[13]
Monogram Pangeran Svasti Sobhana
Monogram kerajaan
Monogram pribadinya
Monogram Ganda Pangeran Svasti Sobhana dan Putri Abha Barni

Gelar dan gaya

  • 22 Desember 1865 - 11 November 1910 : Yang Amat Mulia Pangeran Svasti Sobhana
  • 11 November 1898 - 10 Desember 1935 : Yang Amat Mulia Sang Pangeran Svastivatana Visishtha

Kehormatan

Dalam Negeri

Baris ke-1 Penghargaan Yang Termashyur Orde Wangsa Kerajaan Chakri (1892)[14] Penghargaan Yang Termashyur Ordo Sembilan Permata Kuno dan Beruntung (1913)[15] Kesatria Salib Besar (Kelas Pertama) Yang Termulia Ordo Chula Chom Klao (1912)[16][17]
Baris ke-2 Ordo Merit Ratana Varabhorn (1914)[18] Kesatria Kordon Agung (Kelas Istimewa) Yang Termulia Ordo Gajah Putih (1929)[19] Kesatria Kordon Agung (Kelas Istimewa) Yang Termulia Ordo Mahkota Thailand (1927)
Baris ke-3 Medali Dushdi Mala (Layanan untuk Negara) (1894)[20] Medali Dushdi Mala (Layanan untuk Raja)[20] Medali Dushdi Mala (Seni dan Sains)[20]
Baris ke-4 Medali Kerajaan Raja Rama IV (Kelas Ketiga) (1904)[21] Medali Kerajaan Raja Rama V (Kelas Kedua) (1908)[22] Medali Kerajaan Raja Rama VI (Kelas Pertama) (1910)[23]
Baris ke-5 Medali Kerajaan Raja Rama VII (Kelas Pertama) (1926)[24]

Luar Negeri

Monogram Pangeran Svasti Sobhana sebagai anggota Orde Serafim

Referensi

  1. ^ "พระบรมราชโองการ ประกาศ พระราชทานนามสกุลสืบเชื้อพระวงศ์พระบรมราชวงศ์ชั้น ๒-๓-๔ กับพระเจ้าราชวรวงศ์เธอ และพระราชวรวงศ์เธอ" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา (dalam bahasa ไทย). 46 (0 ก): 85. 7 กรกฎาคม 2472. Diakses tanggal 25 ธันวาคม 2561. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ^ จอมเกล้าเจ้าอยู่หัว, พระบาทสมเด็จพระ, คาถาพระราชนิพนธ์ในพระบาทสมเด็จพระจอมเกล้าเจ้าอยู่หัว พระราชทานพระนามพระราชโอรสธิดา, โรงพิมพ์โสภณพิพรรฒธนากร, พ.ศ. 2472
  3. ^ "ข่าวลาผนวช" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา (dalam bahasa ไทย). 51 (15): 447. 23 มีนาคม 2432. Diakses tanggal 21 กันยายน 2559. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  4. ^ "ประกาศตั้งตำแหน่งเสนาบดี" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา (dalam bahasa ไทย). 9 (4): 28. 24 เมษายน ร.ศ. 111. Diakses tanggal 3 กรกฎาคม พ.ศ. 2561. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  5. ^ "พระบรมราชโองการ ประกาศ ตั้งเสนาบดีกระทรวงยุติธรรม" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา (dalam bahasa ไทย). 11 (31): 236. 28 ตุลาคม ร.ศ. 113. Diakses tanggal 3 กรกฎาคม พ.ศ. 2561. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  6. ^ ราชกิจจานุเบกษา, พระบรมราชโองการ ประกาศ ในการพระราชทาน พระสุพรรณบัตร, เล่ม 15, ตอน 33, 13 พฤศจิกายน พ.ศ. 2441, หน้า 341
  7. ^ ราชกิจจานุเบกษา, พระบรมราชโองการ ประกาศ เลื่อนกรม ตั้งกรม ตั้งพระองค์เจ้า และตั้งเจ้าพระยา, เล่ม 30, ตอน ก, 11 พฤศจิกายน พ.ศ. 2456, หน้า 329
  8. ^ ราชกิจจานุเบกษา, ประกาศสถาปนา เลื่อนกรม ตั้งกรม ตั้งพระองค์เจ้า และตั้งเจ้าพระยา, เล่ม 40, ตอน ง, 25 พฤศจิกายน พ.ศ. 2466, หน้า 2600
  9. ^ "ติดเกาะ! ตามสมเด็จฯ กรมพระยาดำรงราชานุภาพ ไป "ลี้ภัยการเมือง" ที่ปีนัง". สารคดี. 18 มีนาคม 2556. Diakses tanggal 27 พฤศจิกายน 2558.
  10. ^ สาส์นสมเด็จ ลายพระหัตถ์สมเด็จเจ้าฟ้ากรมพระนริศรานุวัดติวงศ์ และ สมเด็จกรมพระยาดำรงราชานุภาพ (ภาคที่ ๗) พิมพ์ในงานพระราชทานเพิงศพ เสวกโท พระอโศกมนตรี (เรียม เศวตเศรณี) ณ วัดมกุฎกษัตริยาราม วันที่ ๒๗ เมษายน พ.ศ. ๒๔๙๔ หน้าที่ ๓๒ - ๓๓
  11. ^ "ข่าวตาย" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา (dalam bahasa ไทย). 6 (9): 81. 2 มิถุนายน พ.ศ. 2432. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  12. ^ "หม่อมราชวงศ์หญิงเสงี่ยม ท.จ. (พ.ศ. 2443) (ราชสกุลเดิม สนิทวงศ์)" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-10-02. Diakses tanggal 2020-09-01.
  13. ^ ราชกิจจานุเบกษา, รายพระนามและนาม ผู้ที่ได้รับพระราชทานเลื่อนพระเกียรติยศและเกียรติยศ ในงานพระราชพิธีฉัตรมงคล, เล่ม ๓๐ ตอนที่ ๐ ง หน้า ๑๘๓๗, ๑๖ พฤศจิกายน ๒๔๕๖
  14. ^ "พระราชพิธี ศรีสัจปานกาล พระราชทานพระไชยวัฒน์ องค์เล็กและเครื่องราชอิสริยาภรณ์และตั้งองคมนตรี" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 9 (26): 201. 25 กันยายน ร.ศ. 111. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  15. ^ "พระราชทานเครื่องราชอิสริยยศ" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 30 (0 ง): 1964. 30 พฤศจิกายน พ.ศ. 2456. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  16. ^ "ข่าวในพระราชสำนักนี้ รายพระนามและนามผู้ที่จะได้รับเครื่องราชอิสริยาภรณ์ ในงานพระราชพิธีฉัตรมงคล" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 29 (0 ง): 1829. 17 พฤศจิกายน ร.ศ. 131. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  17. ^ "รายพระนามและนาม สมาชิกสมาชิกา เครื่องราชอิสริยาภรณ์สำหรับตระกูลจุลจอมเกล้า พระราชทานในงานพระราชพิธีฉัตรมงคล เมื่อวันที่ ๑๑ พฤศจิกายน พ.ศ. ๒๔๖๕" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 39 (0 ง): 2283. 19 พฤศจิกายน พ.ศ. 2465. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-06-26. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  18. ^ "พระราชทานตรารัตนวราภรณ์" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 31 (0 ง): 2373. 10 มกราคม พ.ศ. 2457. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  19. ^ พระราชทานเครื่องราชอิสริยาภรณ์จุลจอมเกล้าฝ่ายหน้าและฝ่ายใน (หน้า ๒๙๓๑)
  20. ^ a b c "ส่งเหรียญดุษฎีมาลาออกไปพระราชทาน" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 11 (45): 384. 3 กุมภาพันธ์ ร.ศ. 113. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2018-02-10. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  21. ^ "พระราชทานเหรียญรัตนาภรณ์ รัชกาลที่ ๔" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 21 (32): 565. 6 พฤศจิกายน ร.ศ. 123. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2016-03-04. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  22. ^ "พระราชทานเหรียญรัตนาภรณ์ รัชกาลปัจจุบัน" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 25 (35): 1012. 29 พฤศจิกายน ร.ศ. 127. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  23. ^ "พระราชทานเหรียญรัตนาภรณ์" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 27 (0 ง): 2410. 11 มกราคม ร.ศ. 129. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-09-27. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  24. ^ "พระราชทานเหรียญรัตนาภรณ์ฝ่ายหน้า" (PDF). ราชกิจจานุเบกษา. 43 (0 ง): 3120. 26 พฤศจิกายน พ.ศ. 2469. Diakses tanggal 12 มีนาคม พ.ศ. 2564.
  25. ^ Mémorial du centenaire de l'Ordre de Léopold. 1832-1932. Bruxelles, J. Rozez, 1933.
  26. ^ ราชกิจจานุเบกษา, [1]
  27. ^ ราชกิจจานุเบกษา, พระราชทานรานุญาตเครื่องราชอิสริยาภรณ์ต่างประเทศ, เล่ม ๑๔, ตอน ๘, ๒๓ พฤษภาคม พ.ศ. ๒๔๔๐, หน้า ๙๐

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement