Superintelligence: Arah, Bahaya, dan Strategi
Artikel ini tidak memiliki pranala ke artikel lain. (November 2025) |
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Superintelligence: Arah, Bahaya, dan Strategi (Superintelligence: Paths, Dangers, Strategies) adalah buku nonfiksi karya filsuf Nick Bostrom dari Universitas Oxford yang diterbitkan oleh Oxford University Press pada tahun 2014. Buku ini membahas potensi kemunculan kecerdasan buatan (AI) yang melampaui kemampuan manusia, serta risiko eksistensial yang mungkin ditimbulkan terhadap peradaban manusia.
Bostrom menelaah berbagai jalur menuju terciptanya kecerdasan super, termasuk peningkatan perangkat keras, pengembangan algoritma, dan rekayasa biologis. Ia memperingatkan bahwa apabila AI mencapai tingkat kecerdasan yang jauh melebihi manusia, sistem tersebut dapat menjadi kekuatan dominan di dunia. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pengawasan dan tata kelola global agar pengembangan AI tetap aman dan berpihak pada kemanusiaan.
Perkembangan kecerdasan buatan sebagaimana dibahas dalam buku ini juga tidak dapat dilepaskan dari kemajuan ilmu pengetahuan dan pendidikan manusia. Menurut artikel “Science and Education” di situs myWarrington, kemajuan pengetahuan dan proses belajar merupakan fondasi utama dalam mendorong inovasi teknologi serta membentuk cara berpikir strategis manusia terhadap perubahan masa depan [1]. Pandangan ini sejalan dengan gagasan Bostrom bahwa pemahaman ilmiah dan etika harus berjalan beriringan untuk memastikan bahwa kecerdasan buatan berkembang dengan tanggung jawab.
Referensi
- ^ "Science and Education". mywarrington (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2022-04-03. Diakses tanggal 2025-11-08.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


