Sungai di Kabupaten Nagan Raya

Sungai di Kabupaten Nagan Raya adalah sungai-sungai yang mengalir dalam wilayah Kabupaten Nagan Raya. Wilayah Kabupaten Nagan Raya merupakan cakupan dari Wilayah Sungai Woyla – Batee dengan enam daerah aliran sungai. Beberapa sungai besar di Kabupaten Nagan Raya yaitu sungai Beutong, sungai Seunagan, sungai Trang, sungai Tripa, sungai Tadu, dan sungai Seumayam.[1]

Sungai-sungai lintas batas kabupaten dalam wilayah Kabupaten Nagan Raya berada dalam pengelolaan Pemerintah Aceh. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengelola dua daerah aliran sungai yang hanya mengalir di wilayah Kabupaten Nagan Raya yaitu Derah Aliran Sungai Tadu dan Daerah Aliran Sungai Seuneuam.[1] Tepian sungai di wilayah Kabupaten Nagan Raya dijadikan sebagai lokasi permukiman dan perkebunan oleh penduduk di wilayah Kabupaten Nagan Raya.[2] Selain itu, air dari aliran sungai-sungai di wilayah Kabupaten Nagan Raya dimanfaatkan sebagai air baku untuk menjadi air minum.[3] Sungai-sungai di wilayah Kabupaten Nagan Raya umumnya menghasilkan banjir di wilayah Kabupaten Nagan Raya selama musim hujan.[1]

Daerah aliran sungai

Wilayah Kabupaten Nagan Raya merupakan cakupan dari Wilayah Sungai Woyla – Batee yang meliputi empat daerah aliran sungai yaitu Daerah Aliran Sungai Seunagan, Daerah Aliran Sungai Trang, Daerah Aliran Sungai Tripa dan Daerah Aliran Sungai Seumayam. Keempat daerah aliran tersebut merupakan aliran sungai lintas batas pada beberapa kabupaten di Aceh. Selain itu, terdapat dua daerah aliran sungai yang mengalir di dalam wilayah Kabupaten Nagan Raya yaitu Derah Aliran Sungai Tadu dan Daerah Aliran Sungai Seuneuam. Kabupaten Nagan Raya dialiri beberapa sungai yang volume aliran airnya tergolong besar yaitu sungai Beutong, sungai Seunagan, sungai Trang, sungai Tripa, sungai Tadu, dan sungai Seumayam.[1]

Pengelolaan

Sungai-sungai dalam wilayah Kabupaten Nagan Raya yang termasuk dalam Wilayah Sungai Woyla – Batee berada dalam pengelolaan Pemerintah Aceh. Pengelolaannya diurus oleh Pemerintah Aceh karena daerah aliran sungainya merupakan lintas batas kabupaten di wilayah Aceh. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengelola dua daerah aliran sungai yang hanya mengalir di wilayah Kabupaten Nagan Raya yaitu Derah Aliran Sungai Tadu dan Daerah Aliran Sungai Seuneuam.[1]

Pemanfaatan

Secara umum, tepian sungai di wilayah Kabupaten Nagan Raya dijadikan sebagai lokasi pembangunan permukiman oleh penduduk di wilayah Kabupaten Nagan Raya. Sepanjang tepian sungai di wilayah Kabupaten Nagan Raya dijadikan sebagai lokasi perkebunan oleh penduduk di wilayah Kabupaten Nagan Raya.[2] Selain itu, air dari aliran sungai-sungai di wilayah Kabupaten Nagan Raya dimanfaatkan sebagai air baku untuk menjadi air minum. Sumber air baku di wilayah Kabupaten Nagan Raya hampir tersedia pada seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Nagan Raya kecuali Kecamatan Suka Makmue. Sementara itu, wilayah kecamatan lain di Kabupaten Nagan Raya memiliki sekurangnya satu atau dua aliran sungai yang menjadi sumber air baku. Kecamatan dengan jumlah sumber air baku dari aliran sungai palng banyak ialah Kecamatan Darul Makmur dengan 10 aliran sungai dan Kecamatan Beutong dengan 9 aliran sungai.[3]

Masalah lingkungan

Sungai-sungai di wilayah Kabupaten Nagan Raya umumnya menghasilkan banjir di wilayah Kabupaten Nagan Raya selama musim hujan. Terjadinya banjir disebabkan oleh limpasan air sungai akibat debit air yang mengalami peningkatan volume secara drastis. Peningkatan debit air selama musim hujan terjadi karena adanya perbedaan ketinggian yang menghasilkan kemiringan yang curam di bagian hulu pada sungai-sungai di wilayah Kabupaten Nagan Raya.[1]

Referensi

  1. ^ a b c d e f Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (2024). Rencana Induk Smart City Kabupaten Nagan Raya (PDF). Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. hlm. 6. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ^ a b Bupati Nagan Raya (Maret 2022). Laporan Penydenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kabupaten Nagan Raya Tahun 2021 (PDF). Nagan Raya: Pemerintah Kabupaten Nagan Raya. hlm. 11. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ^ a b Bupati Nagan Raya (September 2018). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Nagan Raya, Tahun 2017-2022 (PDF). Nagan Raya: Pemerintah Kabupaten Nagan Raya. hlm. II - 4. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement