Sungai di Kabupaten Kuningan
Sungai di Kabupaten Kuningan adalah sungai-sungai yang mengalir di wilayah Kabupaten Kuningan.[1] Wilayah Kabupaten Kuningan termasuk dalam Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung yang terdiri dari tiga daerah aliran sungai yang meliputi 43 sungai.[2][1] Wilayah Kabupaten Kuningan dilintasi oleh lima aliran sungai berukuran besar yang disimbolkan dengan lima gelombang air pada lambang Kabupaten Kuningan.[3] Sumber air dari aliran air pada sungai-sungai utama di wilayah Kabupaten Kuningan berasal dari mata air yang terdapat di gunung Ciremai dalam wilayah Taman Nasional Gunung Ciremai.[4] Sungai-sungai yang mengallr di wilayah Kabupaten Kuningan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air pada penduduk di wilayah Kabupaten Kuningan.[4]
Daerah aliran sungai
Kabupaten Kuningan termasuk salah satu daerah di Jawa Barat yang termasuk Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung yang cakupannya meliputi beberapa daerah di perbatasan antara Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah.[2] Wilayah sungai di Kabupaten Kuningan terbagi menjadi 3 daerah aliran sungai yang terdiri dari 43 sungai. Ketiga daerah aliran sungai di Kabupaten Kuningan yaitu Daerah Aliran Sungai Cisanggarung, Daerah Aliran Sungai Cijolang dan Daerah Aliran Sungai Ciberes-Bangkaderes.[1] Sekitar 12,2% dari luas daerah aliran sungai di Kabupaten Kuningan terbentuk oleh aliran sungai Cisanggarung.[5] Sementara itu, sebagian dari daerah alran sungai di Kabupaten Kuningan dibentuk oleh aliran sungai Citanduy.[6]
Wilayah Kabupaten Kuningan dilintasi oleh lima aliran sungai berukuran besar yaitu sungai Cisanggarung, sungai Cijolang, sungai Cisande, sungai Cijangkelok dan sungai Citaal. Keberadaan aliran dari kelima sungai di wilayah Kabupaten Kuningan dijadikan sebagai salah satu simbol dalam lambang Kabupaten Kuningan. Simbol yang mewakili kelima sungai dalam lambang Kabupaten Kuningan adalah lima gelombang air.[3]
Sumber air dari aliran air pada sungai-sungai utama di wilayah Kabupaten Kuningan berasal dari mata air yang terdapat di gunung Ciremai dalam wilayah Taman Nasional Gunung Ciremai. Gunung Ciremai menjadi bagian hulu dari sungai-sungai utama yang mengalir di wilayah Kabupaten Kuningan.[4] Lokasi dari gunung Ciremai adalah di perbatasan wilayah antara Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka.[7]
Pemanfaatan
Sungai-sungai yang mengallr di wilayah Kabupaten Kuningan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air pada penduduk di wilayah Kabupaten Kuningan. Aliran air dari sungai-sungai di Kabupaten Kuningan dipasok untuk persediaan air minum, pertanian, perikanan dan industri.[4]
Referensi
- ^ a b c Kelompok Kerja Sanitasi Kabupaten Kuningan (2017). Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK) 2018-2022: Kabupaten Kuningan - Provinsi Jawa Barat (PDF). Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi Kabupaten Kuningan. hlm. 35. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (2010). Pola Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. hlm. 13. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b Jurdi, Syarifudin (Mei 2023). Biografi Jejak Pemikiran Politik Hukum Pajak: Profesor Edi Slamet Irianto. Jakarta: Prenada Media. hlm. 17. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ a b c d Direktorat Jenderal Perlindungan dan Konservasi Alam Indonesia (2007). 50 Taman Nasional di Indonesia. Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, Lestari Hutan Indonesia (LHI) & Japan International Cooperation Agency (JICA). hlm. 105. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Aji, Gutomo Bayu (Januari 2023). Strategi Alternatif Mengurangi Kemiskinan dengan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat. Pusat Penelitian Kependudukan, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. hlm. 27. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Hudly (1976). "Usaha Pelestarian Tanah dan Air di Ciamis". Mimbar (Edisi September-Oktober 1976). Departemen Dalam Negeri Indonesia: 53.
- ^ Suwandi, Suyartono (Maret 2024). Hidayah di Jawa Barat, Bogor dan Saya. Klaten: Nas Media Pustaka. hlm. 32. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


