Sungai Meenachil

Sungai Meenachil di Poonjar

Sungai Meenachil atau Meenachilaar (Malayalam: മീനച്ചിലാർ), juga dikenal sebagai Kavanar, Valanjar, adalah sebuah sungai di Kerala. Sungai ini merupakan salah satu sungai paling berbahaya di Kerala karena banjir bandangnya, arus bawah yang deras, serta kayu dan puing-puing yang dibawanya dari pegunungan. Sungai ini mengalir melalui jantung distrik Kottayam, negara bagian Kerala di India selatan. Panjang 78 km, berasal dari anak sungai utama Ghats Barat adalah Theekoy aaru dari perbukitan Vagamon, Poonjar Aaru dan Chittar, mengalir ke arah barat melalui kota Kottayam dan kota-kota lain seperti Poonjar, Teekoy, Erattupetta, Bharananganam, Pala, Mutholy, Cherpunkal, Kidangoor dan Kumarakom sebelum bermuara ke Danau Vembanad di tepi Samudera Hindia.[1][2]

Topografi

Nama Meenachil berasal dari nama Dewi Meenakshi dari Madurai. Sungai ini disebutkan dalam novel pemenang Booker Prize karya Arundhati Roy, The God of Small Things.[3] Ketinggian umum berkisar antara 77 m hingga 1.156 m di dataran tinggi dan kurang dari 2 m di dataran rendah, serta 8 hingga 68 m di dataran tengah. Sungai Meenachil memiliki luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 1.208,11 km². Sungai ini memiliki total debit tahunan sebesar 2.349 juta meter kubik dan debit tahunan yang dapat dimanfaatkan sebesar 1.110 juta meter kubik. Sungai ini memiliki 38 anak sungai, termasuk anak sungai utama dan anak sungai sekunder.[3]

Budaya populer

Sungai ini juga disebutkan dalam buku pemenang Booker Prize "The God of Small Things" karya Arundhati Roy. Kisahnya berpusat pada desa Aymanam yang dilalui Sungai Meenachil.

Ancaman bagi Sungai

Sungai Meenachil menghadapi ancaman penambangan pasir ilegal yang meluas dari mafia pasir. Awalnya, tepian Sungai Meenachil sangat kaya pasir. Kini, cekungan Sungai Meenachil dipenuhi lumpur dan rerumputan. Kedalaman sungai semakin bertambah setiap hari akibat penambangan pasir ilegal. Pencemaran limbah juga menyebabkan pencemaran air Sungai Meenachil, terutama di musim panas. Plastik, sampah, dan limbah material lainnya merupakan ancaman lain. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan di sungai, serta penggunaan sabun dan deterjen yang berlebihan juga menurunkan kualitas dan keindahannya.[4]

Banjir

Sungai Meenachil tidak terkecuali mengalami banjir tahunan selama musim hujan dan menyebabkan kerusakan pada kehidupan masyarakat seperti sungai besar lainnya. Sungai Meenachil sangat berbahaya dan liar selama musim banjir karena kedalamannya. Sungai ini selalu mengalami banjir besar saat musim hujan dan dapat berubah dari uap menjadi sangat besar hanya dalam hitungan menit hujan. Banjir besar mulai dilaporkan terjadi di Sungai Meenachil pada tahun 2018 dan kemudian menjadi banjir besar yang menggabungkan air dari sungai-sungai lain di Kerala akibat banjir dan hujan. Banjir ini juga berkontribusi terhadap banjir Kerala 2018 dan menyebabkan bencana besar dalam sejarah manusia.[5]

Referensi

  1. ^ Hiran, U. (2019-11-10). "Kebangkitan harapan muara sungai di Pazhukkanila". The Hindu. ISSN 0971-751X. Diakses tanggal 2021-05-18.
  2. ^ Hiran, U. (2019-03-30). "'Audit Hijau' diluncurkan di Sungai Meenachil". The Hindu (dalam bahasa Indian English). ISSN 0971-751X. Diakses tanggal 2021-05-18.
  3. ^ a b Roy, Arundhati (1997). The God of Small Things. New Delhi: IndiaInk. ISBN 8186939024.
  4. ^ "Sungai Meenachil menghadapi krisis eksistensial". Mathrubhumi. 11 Februari 2023. Diakses tanggal 8 Februari 2024.
  5. ^ "Sungai Meenachil menatap kematian pascabencana banjir". onmanorama.com. Manorama Online. Diakses tanggal 8 Februari 2024.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement