Sulfadoksin

Sulfadoksin
Data klinis
AHFS/Drugs.comInternational Drug Names
Kode ATCvet
Pengenal
  • 4-Amino-N-(5,6-dimethoxy-4-pyrimidinyl)benzenesulfonamide
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEMBL
NIAID ChemDB
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.017.732 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC12H14N4O4S
Massa molar310,33 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
Titik leleh190 hingga 194 °C (374 hingga 381 °F)
  • COC1=C(N=CN=C1OC)NS(=O)(=O)C2=CC=C(C=C2)N
 ☒NcheckY (what is this?)  (verify)

Sulfadoksin adalah obat anti malaria yang digunakan untuk mencegah dan mengobati penyakit malaria Plasmodium falciparum. Fungsinya adalah menghambat pertumbuhan dan perkembang biakan parasit penyebab malaria. Beberapa merk paten dari obat ini adalah Suldox dan Sulfadoxine.[1] Obat ini adalah turunan dari sulfanomid yang bertahan di tubuh sangat lama dan biasanya dikombinasi dengan pirimetamin. Biasanya digunakan sebagai alternatif jika malaria yang menjangkiti pasien mengalami resistensi klorokuin.[1]

Cara kerja

Solfadoxine menghalangi sintase dihydropteroate dan mendorong reduktase dihydrofolate, sehingga sintesa folat di sel parasit menjadi terganggu, karena akhirnya mengalahkan proses penyusunan para-aminobenzoic acid menjadi asam folat yang dibutuhkan. Namun kondisi ini aman bagi mamalia yang mengkonsumsinya, karena perbedaan metabolisme asam folat antara sel mamalia dan sel parasit yang menjadi target. [2]

Kegunaan lain

Sulfadoxine bisa juga digunakan untuk mengatasi infeksi saluran pernapasan dan infeksi saluran kemih.[1]

Resistensi

Karena saat ini sudah mulai banyak parasit yang mengembangkan resistensi dari sulphadoxine dan pyrimethamine di Afrika Timur, maka kombinasi ini sudah mulai jarang digunakan untuk pencegahan malaria.[3]

Referensi

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement