Sulaiman Zakaria
Topik artikel ini mungkin tidak memenuhi kriteria kelayakan umum. |
| Sulaiman Zakaria | |
|---|---|
| Lahir | 8 September 1950 Bengkalis, Sumatera Tengah, Indonesia |
| Meninggal | 4 Januari 2025 (umur 74) Bengkalis, Riau, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Nama lain | Ayah Leman |
| Pekerjaan |
|
| Suami/istri | Wagiarsih |
| Anak | 1 |
Sulaiman Zakaria (8 September 1950 – 4 Januari 2025), yang juga dikenal sebagai Ayah Leman, adalah seorang politikus berkebangsaan Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai sekretaris daerah Kabupaten Bengkalis pada tahun 2003 hingga 2010 dan menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkalis pada tahun 2014 hingga 2019 dari Partai Demokrat. Pada tahun 2015, Sulaiman mengikuti kontestasi Bupati Bengkalis tetapi kalah dari Amril Mukminin.[1][2]
Kehidupan awal
Sulaiman dilahirkan pada 8 September 1950 di Bengkalis, Sumatera Tengah, sebagai putra dari Sulung Zakaria dan Umi Kalsum.[3] Ia menyelesaikan pendidikan diploma, sarjana, dan magister di Kota Pekanbaru, dan meraih gelar doktor di Malaysia.[3]
Kehidupan pribadi
Pernikahan, hubungan, dan anak
Sulaiman menikah dengan Wagiarsih dan dikaruniai seorang putri bernama Inggriani Ningrum.[3]
Penyakit dan kematian
Pada 29 September 2018, Sulaiman dirawat di rumah sakit di Kota Pekanbaru.[4] Ia meninggal dunia di RSUD Bengkalis yang berada di Kelapapati, Bengkalis, pada 4 Januari 2025 pada pukul 22:10 WIB dalam usia 74 tahun.[5]
Karier
Sulaiman memulai kariernya sebagai pegawai di Departemen Sosial Provinsi Riau pada tahun 1977 dan menjabat sebagai kepala dinas sosial di Kabupaten Bengkalis.[3] Ia kemudian menjabat sebagai sekretaris daerah Kabupaten Bengkalis pada tahun 2003 hingga 2010 dan menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bengkalis pada tahun 2014 hingga 2019.[3][5] Pada 28 Juli 2015, Sulaiman mengikuti kontestasi Bupati Bengkalis bersama dengan Noor Charis Putra sebagai wakilnya yang didukung oleh Partai Demokrat dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan melawan Amril Mukminin dan Herliyan Saleh.[3][6] Mereka meraih kemenangan telak di dua kecamatan, yakni di Kecamatan Bantan dengan memperoleh 10,425 suara dan di Kecamatan Bengkalis dengan memperoleh 16,779 suara.[7]
Referensi
- ^ House, Abu Umar's (2011-01-12). "Sulaiman Zakaria Jadi Pengurus Golkar". Bengkaliskab.go.id (dalam bahasa Indonesia). Diakses tanggal 2025-01-06. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
- ^ "Sulaiman dan Amril Cabup Bengkalis Sudah Ajukan Pengunduran Diri".
- ^ a b c d e f "Profil Lengkap 3 Cabug Bengkalis". Media Center Riau. 2014-11-01. Diakses tanggal 2025-01-05.
- ^ Naim, Haliyun (2018-09-30). "Bupati Ajak Warga Bengkalis Doakan H Sulaiman Zakaria". Diskominfotik Kabupaten Bengkalis. Diakses tanggal 2025-01-05.
- ^ a b Suryaman, Babam (2025-01-05). "Bupati Kasmarni Turut Berduka Cita Wafatnya Sulaiman Zakaria". Diskominfotik Kabupaten Bengkalis. Diakses tanggal 2025-01-05.
- ^ Zubaidah, Siti (2015-07-29). "Sulaiman Zakaria- Noor Charis Putra Daftar Ikut Pilkada Bengkalis". Antara Riau. Diakses tanggal 2025-09-25.
- ^ "Pasangan Sulaiman Zakaria-Noor Charis Putra Menang Telak Di Dua Kecamatan". Antara Riau. 2015-12-09. Diakses tanggal 2025-09-25.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


