Sturgeon siberia
| Huso baerii | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Domain: | |
| Kerajaan: | |
| Filum: | |
| Kelas: | |
| Ordo: | |
| Famili: | |
| Genus: | |
| Spesies: | Huso baerii (J. F. Brandt, 1869)
|
| Peta persebaran (baik di lokasi yang telah punah atau masih ada) | |
| Sinonim[3] | |
| |
Sturgeon siberia[4] (Huso baerii) adalah spesies sturgeon dalam famili Acipenseridae. Spesies ini paling banyak ditemukan di semua cekungan sungai besar di Siberia yang bermuara ke Laut Kara, Laut Laptev, dan Laut Siberia Timur, termasuk Sungai Ob, Yenisei (yang mengalir dari Danau Baikal melalui Sungai Angara), Lena, dan Kolyma. Spesies ini juga pernah ditemukan di Kazakhstan dan Tiongkok di Sungai Irtysh, anak sungai utama Sungai Ob, meskipun populasi liar di Tiongkok telah punah.[1] Nama spesies ini diberikan untuk menghormati ahli biologi Jerman-Rusia, Karl Ernst von Baer.
Taksonomi
Sebelum tahun 2025, spesies ini ditempatkan dalam genus Acipenser, tetapi penempatan tersebut ternyata bersifat parafiletik, sehingga lebih tepat diklasifikasikan dalam genus Huso.[5]
Sturgeon Siberia sebelumnya dibagi menjadi dua subspesies.[1] Namun, studi terbaru menunjukkan bahwa spesies ini mungkin monotipik, membentuk populasi yang saling terhubung secara genetik di seluruh sebarannya yang luas.[6]
Deskripsi
Sturgeon Siberia biasanya memiliki berat sekitar 65 kg, dengan variabilitas yang cukup besar antar dan di dalam cekungan sungai. Berat maksimum yang tercatat adalah 210 kg. Seperti halnya semua anggota famili Acipenseridae, sturgeon Siberia memiliki umur panjang (hingga 60 tahun) dan lambat mencapai kematangan seksual (jantan pada usia 11–24 tahun, betina pada usia 20–28 tahun). Spesies ini bertelur di saluran sungai utama dengan arus kuat di atas substrat batu atau kerikil.[1]
Populasi spesies ini mengalami penurunan tajam di habitat alaminya akibat hilangnya habitat, degradasi, dan perburuan.[1] Hingga 40% habitat pemijahan sturgeon Siberia menjadi tidak dapat diakses akibat pembangunan bendungan. Tingkat polusi yang tinggi di beberapa lokasi juga berdampak signifikan negatif terhadap perkembangan reproduktif gonad.[7]
Spesies invasif
Pada akhir Oktober 2023, seekor sturgeon Siberia seberat 1,8 kg tertangkap di Sungai Mekong di Distrik Chiang Khong, Provinsi Chiang Rai, yang berbatasan dengan Thailand dan Laos. Diperkirakan ikan tersebut lolos dari sebuah peternakan di Laos. Beberapa individu lainnya telah ditangkap oleh nelayan setempat. Masih menjadi misteri bagaimana mereka dapat bertahan hidup di lingkungan tropis yang lembap di alam liar.[8]
Referensi
- ^ a b c d e Ruban, G.; Mugue, N. (2022). "Acipenser baerii". 2022 e.T244A156718817. Diakses tanggal 2 August 2022.
- ^ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
- ^ Froese, Rainer and Pauly, Daniel, eds. (2022). "Acipenser baerii" di situs FishBase. Versi April 2022.
- ^ "Mengenal Siberian Caviar yang Diyakini Bikin Wajah Cerah dan Awet Muda". lifestyle. 5 Agustus 2025. Diakses tanggal 2026-04-15.
- ^ Brownstein, Chase D.; Near, Thomas J. (2025-04-25). "Toward a Phylogenetic Taxonomy of Sturgeons (Acipenseriformes: Acipenseridae)". Bulletin of the Peabody Museum of Natural History. 66 (1). doi:10.3374/014.066.0101. ISSN 0079-032X.
- ^ Ruban, G.I. (1999). [The Siberian Sturgeon Acipenser baerii Brandt (Structure and Ecology of the Species)]. Moscow. GEOS publishers. Pp. 235 (in Russian).
- ^ Akimova, N.V. and Ruban, G.I. 2001. Reproductive System Condition and the Reason for Decreased Abundance of Siberian Sturgeon Acipenser baerii in the Ob' River. Journal of Ichthyology 41(2): 177-181.
- ^ Royaes, Abdul (2023-10-29). "มาได้ไง? พบปลาสเตอร์เจียน 1.8 กก.ตัวนี้ จับได้ในแม่น้ำโขง!" [How did it get here? this 1.8 kg sturgeon was found in the Mekong!]. Postjung.com (dalam bahasa Thai). Diakses tanggal 2024-07-29.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.


