Studies on Hysteria

Studies on Hysteria (bahasa Jerman: Studien über Hysterie) adalah sebuah buku yang diterbitkan pada tahun 1895 oleh Sigmund Freud, pencetus teori psikoanalisis dan Josef Breuer, seorang dokter asal Austria. Buku ini terdiri atas satu makalah pengantar yang sebelumnya diterbitkan pada tahun 1893, lima studi kasus mengenai pasien dengan gejala histeria, serta dua esai teoretis masing-masing ditulis oleh Breuer dan Freud. Bagian pertama berisi uraian mengenai kasus Anna O. (nama asli: Bertha Pappenheim) yang ditangani oleh Breuer.[1] Kasus ini sering disebut sebagai salah satu titik awal dari pendekatan psikoanalitik terhadap gangguan kejiwaan. Empat studi berikutnya ditulis oleh Freud dan mencakup analisis terhadap beberapa pasien, termasuk Emmy von N:[2] . Buku ini diakhiri dengan esai teoretis Breuer mengenai dasar fisiologis dan psikologis histeria, serta esai Freud yang berfokus pada pendekatan terapeutik.[1]

Isi dan Pokok Pemikiran

Dalam karyanya, Freud menggambarkan gejala histeria sebagai fenomena yang berlapis-lapis, menyerupai struktur geologis. Menurut pandangannya, kenangan yang paling mudah diingat berada pada lapisan terluar, sementara ingatan yang lebih dalam cenderung sulit diakses dan diidentifikasi. Pandangan ini kemudian berperan dalam pembentukan teori psikoanalisis mengenai alam bawah sadar dan represi ingatan.[3]

Penerimaan dan Pengaruh

Publikasi Studies on Hysteria menandai peralihan dari penjelasan neurologis menuju penjelasan psikologis terhadap gangguan histeria. Breuer dan Freud dalam makalah awalnya pada tahun 1893 berpendapat bahwa “penderita histeria terutama menderita karena kenangan”. Freud kemudian mengembangkan pandangan yang menekankan peranan faktor seksual dalam asal-usul histeria dan meninggalkan penggunaan hipnosis yang sebelumnya dipraktikkan Breuer.[4]

Sejumlah konsep yang diperkenalkan dalam buku ini, seperti afek terhambat (strangulated affect) dan keadaan hipnoid (hypnoid state),[5] tidak lagi digunakan dalam psikoanalisis setelah metode tersebut berkembang menjadi pendekatan tersendiri. Namun, beberapa pengamatan Freud mengenai simbol mnemik[6] dan aksi tunda (deferred action)[7] tetap berpengaruh dalam teori psikoanalisis selanjutnya. Esai teoretis Breuer, yang membahas prinsip konstansi dan perbedaan antara kateksis terikat serta kateksis bergerak, juga memiliki peran dalam pembentukan pemikiran Freud pada periode-periode berikutnya.[8]

Pada saat diterbitkan, buku ini menimbulkan tanggapan yang beragam di kalangan medis dan akademik. Beberapa kalangan memberikan kritik, sementara tokoh seperti Havelock Ellis menyampaikan apresiasi terhadap pendekatannya. Sebuah surat kabar di Wina menggambarkan karya ini sebagai “psikologi yang digunakan oleh para penyair”.[1] Psikiater Eugen Bleuler memberikan ulasan positif, tetapi menilai bahwa sebagian hasil yang dicatat Freud dan Breuer mungkin berkaitan dengan efek sugesti dalam proses terapi.

Referensi

  1. ^ a b c Brann, Henry Walter; Freud, Sigmund; Jones, Ernest (1957). "The Life and Work of Sigmund Freud. II: Years of Maturity, 1901-1919". Books Abroad. 31 (1): 35. doi:10.2307/40096455. ISSN 0006-7431.
  2. ^ Micale, Mark S., ed. (2014). Beyond the Unconscious: Essays of Henri F. Ellenberger in the History of Psychiatry. Princeton Legacy Library. Princeton: Princeton University Press. ISBN 978-1-4008-6342-6.
  3. ^ Freud, Sigmund; Breuer, Joseph (2004-06-29). Studies in Hysteria (dalam bahasa Inggris). Penguin. ISBN 978-0-14-243749-0.
  4. ^ Storr, Anthony; Gay, Peter (1989). "Freud Revisited". The Hudson Review. 41 (4): 723. doi:10.2307/3851051. ISSN 0018-702X.
  5. ^ Freud, Sigmund (1971). "Five lectures on psycho-analysis. Editor's note (1957)". PsycEXTRA Dataset. Diakses tanggal 2025-11-13.
  6. ^ Freud, Sigmund 1979, On Psychopathology: incl. Inhibitions, Symptoms, and Anxiety, and other works on hysteria, anxiety neurosis, obsessional neurosis, paranoia and perversions, Penguin Freud Library, vol. 10. hlm. 91.
  7. ^ Freud, Sigmund, Case Studies II: Rat Man, Schreber, The Wolf Man, A Case of Female Homosexuality, Penguin Freud Library, vol. 9. hlm. 278.
  8. ^ Freud, Sigmund 1984, On Metapsychology: Beyond the Pleasure Principle, The Ego and the Id, and other works on the unconscious, narcissism, the theory of the instincts, mourning and melancholia, masochism, the theory of mental functioning, Penguin Freud Library, vol. 11. hlm.277-298.

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement