Stik ikan
| Stik ikan | |
|---|---|
Stik ikan yang digoreng | |
| Nama lain | Fish fingers |
| Tempat asal | Britania Raya |
| Bahan utama | Ikan putih, dilapisi tepung basah atau tepung roti |

Stik ikan (bahasa Inggris Britania: fish fingers; bahasa Inggris Amerika dan Kanada: fish sticks) adalah makanan olahan yang dibuat dari ikan putih seperti kod, hake, haddock, atau pollock. Daging ikan dicincang atau dipotong, dilapisi tepung basah atau tepung roti, kemudian dibentuk persegi panjang. Produk ini umum dijual dalam bentuk beku di bagian makanan beku supermarket. Stik ikan dapat dipanggang dalam oven, dibakar di atas panggangan, digoreng dangkal, atau digoreng dalam minyak banyak.[1]
Sejarah
Istilah “fish finger” pertama kali muncul dalam resep yang dimuat di majalah populer Britania pada tahun 1900.[2][3]Bagi banyak orang Britania, hidangan ini sudah menjadi simbol masa kecil dan sering diasosiasikan dengan negara mereka.[4]
Konsumsi stik ikan melonjak selama dan setelah Perang Dunia II karena pembatasan makanan yang membuat ikan menjadi sumber protein yang lebih terjangkau. Namun, kualitasnya pada masa itu sering kurang memuaskan.[5] Komersialisasi modern dimulai pada 1953 ketika perusahaan Amerika Gorton-Pew Fisheries (kini Gorton's of Gloucester) meluncurkan Gorton’s Fish Sticks, produk siap masak beku pertama. Pada 1956, produk ini mendapat penghargaan Parents magazine Seal of Approval.[6][7]
Setelah perang, Britania Raya kelebihan pasokan hering. Clarence Birdseye mencoba memasarkan “herring savouries” yang ia temukan di Amerika Serikat, tetapi uji pasar di Southampton dan Wales Selatan menunjukkan bahwa konsumen lebih menyukai rasa kod yang lebih netral. Hampir saja produk ini dinamai “Battered Cod Pieces”, tetapi jajak pendapat internal Birds Eye memilih nama yang lebih ringkas: Fish Fingers.[1]
Variasi

Daging ikan cincang biasanya dijual dalam balok beku standar 7,5 kg untuk dipotong dan dilapisi lebih lanjut.[8] Balok semacam ini lebih sering dipakai pada produk merek toko yang lebih murah. Lapisan luarnya bisa berupa tepung basah atau tepung roti, meskipun tepung roti tetap yang paling umum.[9]
Pada akhir 1980-an hingga awal 1990-an, merek makanan beku Swedia Findus pernah meluncurkan varian bernama “Crostinos” yang lapisannya diganti dengan potongan kentang goreng tipis.[10]
Referensi
- ^ a b "Fish fingers 'surprisingly sustainable'". BBC News. 2 November 2018. Diakses tanggal 21 November 2025.
- ^ Rigby, Graeme (2020-09-01). "FISH FINGERS". Rigby’s Encyclopaedia of the Herring (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2025-11-21.
- ^ O'Connell, Jan (1950-09-18). "Birds Eye Fish Fingers introduced - Australian food history timeline". Australian Food Timeline (dalam bahasa Australian English). Diakses tanggal 2025-11-21.
- ^ Cloake, Felicity (15 September 2015). "Fish fingers at 60: how Britain fell for the not-very-fishy frozen sticks". The Guardian. Diakses tanggal 21 November 2025.
- ^ Josephson, Paul R. (26 November 2015). Fish sticks, sports bras, and aluminum cans: the politics of everyday technologies. ISBN 978-1421417844. Diakses tanggal 21 November 2025.
- ^ Pacific Fisherman 54 (1956), hlm. 55.
- ^ Josephson, Paul (2008). "The Ocean's Hot Dog: The Development of the Fish Stick". Technology and Culture. 49 (1): 41–61. doi:10.1353/tech.2008.0023. Diakses tanggal 21 November 2025.
- ^ "7.5kg fish block production" (PDF). Mei 2009. Diakses tanggal 21 November 2025.
- ^ "STANDARD FOR QUICK FROZEN FISH STICKS (FISH FINGERS) - CODEX STAN 166–1989" (PDF). Codex Alimentarius. WHO. 2017. Diakses tanggal 21 November 2025.
- ^ FINDUS 1987 - Crostinos. 26 November 2013. Diakses tanggal 21 November 2025 – via YouTube.
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.




