Statokis


Statokis
Gambaran mikroskopis statokis dari Octorchis. Label 'con' menunjukkan sel yang membentuk otolit, sedangkan 'st.c' menandai rongga utama statokis.
Rincian
SistemSistem sensorik
FungsiKeseimbangan dan orientasi ruang
Pengidentifikasi
Bahasa Latinstatocystis
Daftar istilah anatomi

Statokis adalah organ sensorik yang berfungsi untuk mendeteksi gravitasi, orientasi tubuh, dan keseimbangan. Organ ini ditemukan pada berbagai hewan invertebrata, terutama pada moluska, krustasea, dan beberapa kelompok ubur-ubur. Statokis memiliki fungsi yang mirip dengan sistem vestibular pada vertebrata.

Struktur dan fungsi

Statokis umumnya berbentuk kantung kecil berisi cairan yang di dalamnya terdapat partikel padat yang disebut statolit. Ketika posisi tubuh hewan berubah, statolit akan bergeser dan merangsang sel-sel rambut sensorik di dinding statokis, menghasilkan sinyal saraf yang menginformasikan orientasi tubuh relatif terhadap arah gravitasi.[1]

Persebaran

Statokis ditemukan pada berbagai filum hewan invertebrata, di antaranya:

Perbandingan dengan sistem vertebrata

Walaupun bentuk dan letaknya berbeda, fungsi statokis mirip dengan sistem vestibular di telinga dalam vertebrata. Keduanya mendeteksi perubahan posisi kepala dan gerakan, serta membantu menjaga keseimbangan tubuh.[2]

Signifikansi biologis

Kemampuan invertebrata untuk menavigasi lingkungan secara efisien sangat bergantung pada kerja statokis. Pada hewan laut, statokis juga memungkinkan mereka merespons arus atau gaya gravitasi saat bergerak di dalam air. Gangguan pada statokis dapat mengakibatkan disorientasi gerak atau hilangnya koordinasi.

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Brusca, Richard C. (2020). Invertebrates. Sinauer Associates. hlm. 211–213. ISBN 9781605353753.
  2. ^ Budelmann, B. U. (1990). "Cephalopod statocysts". Comparative Biochemistry and Physiology Part A. 97 (4): 633–645. doi:10.1016/0300-9629(90)90162-S.

Pranala luar

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement