Stasiun Lidah Tanah
Stasiun Lidah Tanah
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Stasiun Lidah Tanah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Koordinat | 3°33′51″N 99°0′54″E / 3.56417°N 99.01500°E | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ketinggian | +11,47 m | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operator | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Letak | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah peron | Satu peron sisi yang rendah | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah jalur | 2 (jalur 2: sepur lurus) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Layanan | Kereta api penumpang Antarkota: Putri Deli Lokal: Siantar Ekspres | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Konstruksi | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jenis struktur | Atas tanah | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi lain | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kode stasiun |
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klasifikasi | III/kecil[2] | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sejarah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibuka | 1902 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Nama sebelumnya | Halte Deli Muda | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operasi layanan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas dan teknis | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi pada peta | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

(Kredit: Gregory Widya)
Stasiun Lidah Tanah (LDT) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Deli Muda Hilir, Perbaungan, Serdang Bedagai. Stasiun yang terletak pada ketinggian +11,47 meter ini termasuk dalam Divisi Regional I Sumatera Utara dan Aceh. Tidak seperti kebanyakan stasiun kereta api di lintas Medan—Tebing Tinggi pada umumnya, stasiun ini masih berarsitektur khas Belanda yang masih dipertahankan hingga saat ini. Dahulu stasiun ini hanya berupa halte dan bernama Halte Deli Muda.
Stasiun yang terletak agak terpencil ini hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Uniknya, bantalan di sepur beloknya masih menggunakan bantalan besi tua yang dibuat agak melengkung di tengah dan apabila dilihat masih ada yang berangka tahun lama.
Sejak pertama kali dioperasikan, Stasiun Lidah Tanah hanya melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api saja, bukan untuk melayani naik turun penumpang. Hingga kemudian sejak Gapeka 2025 diterapkan, stasiun yang menjadi cagar budaya ini kembali melayani penumpang sejak 1 Februari 2025 dengan kereta api Putri Deli dan kereta api lokal Siantar Ekspres. Meskipun bangunan berukuran kecil, pembukaan stasiun ini merupakan respons tingginya antusias masyarakat setempat untuk naik kereta api. Sesaat sebelum melayani penumpang, pembenahan besar-besaran pun dilakukan di stasiun mulai dari penambahan peron pendek/bancik statis, kursi ruang tunggu, perlengkapan ibadah musala, pengering payung, hingga kursi roda dan tandu untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang di stasiun ini.[3]
Layanan kereta api
Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025.[4]
Penumpang
Antarkota
| Nama kereta api | Kelas | Relasi perjalanan | Keterangan | |
|---|---|---|---|---|
| PD Putri Deli | Ekonomi | Medan | Tanjungbalai | - |
Lokal
| Nama kereta api | Relasi perjalanan | Keterangan | |
|---|---|---|---|
| SE Siantar Ekspres | Medan | Siantar | - |
Insiden
Pada 19 Maret 2024 pukul 20.30 WIB, kereta api Putri Deli dengan nomor KA U76A menabrak truk bermuatan pupuk di Pasar Bengkel, Perbaungan, yakni di perlintasan sebidang di sebelah timur Stasiun Lidah Tanah. Truk yang menerobos palang kemudian mogok di tengah rel hingga ditabrak oleh kereta. Akibatnya lokomotif mengalami kerusakan pada sisi kabin. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut, sementara masinis mengalami luka ringan akibat terjepit kabin.[5]
Referensi
- ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Utara Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
- ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
- ^ Juraidi (2025-07-19). Salim, Agus (ed.). "Lidah Tanah, stasiun KA zaman kolonial yang tetap beroperasi di Sumut". Antara News. Medan. Diakses tanggal 2025-08-22.
- ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatra Bagian Utara Tahun 2025 (PDF). Bandung: PT Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. hlm. 11. Diakses tanggal 2025-08-22 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
- ^ Puspapertiwi, Erwina Rachmi (2024-03-19). Nugroho, Rizal Setyo (ed.). "Kronologi KA Putri Deli Tabrak Truk di Sumut, Petugas KAI Jadi Korban". KOMPAS. Diakses tanggal 2024-03-20.
| Stasiun sebelumnya | Stasiun berikutnya | |||
|---|---|---|---|---|
| Perbaungan menuju Medan
|
Medan–Tebing Tinggi | Buluh menuju Tebing Tinggi
| ||
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.





