Stasiun Lembak

Stasiun Lembak

Stasiun Lembak
Lokasi
Koordinat3°20′18″S 104°20′14″E / 3.33833°S 104.33722°E / -3.33833; 104.33722
Ketinggian+18 m
Operator
Letak
km 338+188 lintas PanjangTanjungkarang
PrabumulihKertapati[1]
Jumlah jalur5 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
LayananHanya untuk penyusulan antarkereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Fasilitas dan teknis
Jenis persinyalan
  • Elektrik tipe Alstom Elixs
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Lembak (LEB) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Lembak, Lembak, Muara Enim. Stasiun yang terletak pada ketinggian +18 meter ini termasuk dalam Divisi Regional III Palembang. Letak stasiun ini berada kurang lebih 100 meter ke arah barat Jalan Raya Palembang–Prabumulih.

Awalnya stasiun ini memiliki 2 jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Sejak beroperasinya jalur ganda Kertapati–Prabumulih per 25 April 2018,[3][4] jalurnya kemudian bertambah menjadi lima dengan jalur 2 dan 3 merupakan sepur lurus, tanpa peron. Semua jalur di stasiun ini sangat cukup untuk memuat rangkaian KA Barapati dan Baraswasta.

Dengan selesainya jalur ganda ini, sudah tidak ada lagi persilangan antarkereta api yang dilayani di stasiun ini. Tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini kecuali jika terjadi penyusulan dan antrean antarkereta api.

Insiden

Pada 21 Agustus 2025 dini hari, sebanyak 132 penumpang asal Prabumulih telantar dan mengalami kelebihan relasi. Penumpang-penumpang tersebut didapati merupakan Aparatur Sipil Negara yang baru saja mengikuti Pendidikan dan Pelatihan di Lubuk Linggau dan memilih pulang naik KA Sindang Marga secara berombongan. Meskipun sebagian penumpang telah turun dari penumpang, sebagian penumpang yang lain belum turun di Stasiun Prabumulih saat kereta api kembali melanjutkan perjalanan akibat adanya kesalahan komunikasi. Hal ini membuat sebagian penumpang terbawa hingga kereta menurunkan penumpang di stasiun berikutnya, Stasiun Lembak, dan membuat kereta Berhenti Luar Biasa (BLB). Situasi sempat ricuh di Stasiun Lembak karena berangnya penumpang dan keluarganya yang mengalami insiden tersebut, PT KAI pun bertanggung jawab dan memberikan kompensasi pengembalian biaya perjalanan sebesar 100%.[5]

Referensi

  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Sumatera Bagian Selatan Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ developer, medcom id (2018-04-22). "Jalur Ganda KA Kertapati-Prabumulih Dioperasikan 25 April". medcom.id. Diakses tanggal 2019-06-14.
  4. ^ antaranews.com (2018-04-21). "Jalur ganda Sumsel dioperasikan 25 April". Antara News. Diakses tanggal 2019-06-14.
  5. ^ Usama (2025-08-21). "Miskomunikasi Masinis dan Stasiun, Ratusan Penumpang KA Sinar Marga Gagal Turun di Kota Prabumulih". Metro TV. Prabumulih. Diakses tanggal 2025-08-27.
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Prabumulih
Terminus
Prabumulih–Kertapati Karangenda
menuju Kertapati


Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement