Stasiun Kotok

Stasiun Kotok

Tampak depan Stasiun Kotok, 2025
Lokasi
Koordinat8°7′50″S 113°46′56″E / 8.13056°S 113.78222°E / -8.13056; 113.78222
Ketinggian+176 m
Operator
Letak
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang rendah, satu peron pulau yang agak rendah, dan satu peron pulau yang rendah)
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
LayananHanya untuk persilangan dan penyusulan antarakereta api.
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Fasilitas dan teknis
Jenis persinyalan
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Kotok (KTK) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Gumuksari, Kalisat, Jember; termasuk dalam Daerah Operasi IX Jember pada ketinggian +176 meter. Stasiun ini terletak agak masuk di sebelah kiri jalan Kalisat-Arjasa, setelah perlintasan sebidang jalan tersebut bila mengarah dari tenggara. Bangunan stasiun ini berada di sebelah barat laut jalur kereta api dan dahulu terdapat gudang lama di ujung timur laut emplasemen stasiun.

Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus. Jalur 1 sempat lama ditutup karena panjang jalurnya sangat pendek. Jalur 1 yang merupakan salah satu sepur belok di stasiun ini adalah yang terpendek di Jawa Timur karena hanya dapat menampung rangkaian kereta api maksimal hingga dua gerbong saja.

Di sebelah timur stasiun, terdapat satu sepur badug/jalur buntu yang mengarah ke barat daya untuk mencegah tabrakan kereta api. Apabila ada kereta api dari arah Stasiun Kalisat yang mengalami rem blong ketika menuruni jalur dengan kontur pegunungan yang terjal, sedangkan di petak Arjasa-Kotok masih terdapat rangkaian kereta api, maka dengan mengalihkan kereta api ke sepur badug ini, kerusakan yang timbul akibat kereta menabrak batas ujung rel dan keluar jalur jauh lebih kecil daripada membiarkan kereta melintasi stasiun dan menyebabkan tabrakan terjadi.

Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persilangan dan penyusulan antarkereta api.

Terkait peningkatan jalur kereta api di lintas JemberKalisat, emplasemen stasiun ini mengalami perombakan. Perombakan emplasemen mencakup pemanjangan kedua jalur belok untuk optimalisasi persilangan dan penyusulan antarkereta api. Pemanjangan pada jalur 1 mengakibatkan gudang lama tersebut dibongkar. Selain itu, ditambahkan bangunan baru yang sedikit lebih besar di sebelah timur laut bangunan stasiun eksisting.

Galeri

Referensi

  1. ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46).
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Arjasa
menuju Bangil
Surabaya–Bangil–Kalisat
Bangil–Kalisat
Kalisat
Terminus

Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.

×
Advertisement