Stasiun Gedangan (Sidoarjo)
|
PD10 A05 J16 SP10
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Stasiun Gedangan pada tahun 2022 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Koordinat | 7°23′30″S 112°43′53″E / 7.39167°S 112.73139°E | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Ketinggian | +4 m | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operator | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Otoritas transportasi | Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Letak | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah peron | 2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama cukup tinggi) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah jalur | 2 (jalur 2: sepur lurus) | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Layanan | Lokal: Commuter Line Dhoho, Penataran, dan Supas Komuter: Commuter Line Arjonegoro dan Jenggala | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Konstruksi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Jenis struktur | Atas tanah | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi lain | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Kode stasiun |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Klasifikasi | III/kecil[2] | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Sejarah | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Dibuka | 16 Mei 1878[3] | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Operasi layanan | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas dan teknis | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Fasilitas | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lokasi pada peta | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
![]() | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||

Stasiun Gedangan (GDG) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Gedangan, Gedangan, Sidoarjo; termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya di bawah pengelolaan KAI Commuter pada ketinggian +4 meter dengan jarak 17,3 km arah selatan dari Surabaya Kota.
Seperti Stasiun Cilame, terdapat perlintasan sebidang Jalan Ketajen Raya di tengah emplasemen stasiun. Hal ini mengakibatkan perlintasan tersebut tertutup oleh kereta api yang berhenti di stasiun hingga waktu keberangkatannya. Oleh karena itu, setiap jam berangkat atau pulang kerja, terjadi kemacetan di sekitar stasiun tersebut.
Selain melayani penumpang kereta api lokal, stasiun ini juga melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api.
Sejarah
Pada masa kemerdekaan, stasiun ini menjadi saksi bisu perjuangan bangsa Indonesia. Tercatat, seorang ulama asal Situbondo, K.H. As'ad Syamsul Arifin, bersama para pejuang, naik kereta api dari Stasiun Situbondo (Sumberkolak) menuju Stasiun Gedangan, karena Surabaya di kala itu jatuh ke tangan Inggris sebagai bagian dari serangkaian Pertempuran Surabaya. Ketika kurang lebih seratus pejuang yang dipimpinnya tiba di Stasiun Gedangan, mereka menginap di rumah beberapa penduduk karena mereka tidak memiliki markas.[4]
Bangunan dan tata letak
Stasiun ini memiliki dua jalur rel aktif dengan jalur 2 merupakan sepur lurus.
Stasiun ini dahulu mempunyai tiga jalur rel kereta api, tetapi jalur 1 yang lama telah dibongkar sejak lama dan ditutupi lantai. Di selatan stasiun terdapat bekas jembatan jalur 1 yang hingga kini masih dapat dilihat.
Layanan kereta api
Berikut ini adalah layanan kereta api yang berhenti di stasiun ini sesuai Gapeka 2025 revisi per 1 Maret 2026.[5]
Lokal dan komuter (Commuter Line)
| Nama kereta api | Relasi perjalanan | Keterangan | |
|---|---|---|---|
| A Arjonegoro | Bojonegoro | Sidoarjo | Hanya jadwal pagi |
| Babat | Perjalanan menuju Babat hanya jadwal petang, sedangkan sebaliknya hanya jadwal pagi. | ||
| J Jenggala | Sidoarjo | Surabaya Pasarturi | Perjalanan satu arah hanya jadwal malam. |
| Indro | Sidoarjo | Perjalanan satu arah hanya jadwal sore. | |
| Mojokerto | Via Sidoarjo–Tulangan
Perjalanan menuju Gresik dua kali pada jadwal pagi dan sekali pada jadwal siang, sedangkan sebaliknya hanya sekali masing-masing pada jadwal pagi dan siang. | ||
| P Penataran | Surabaya Kota | Surabaya Kota | Perjalanan memutar searah jarum jam via Malang–Blitar–Kertosono |
| Blitar | Perjalanan searah jarum jam via Malang | ||
| Malang | Hanya jadwal malam | ||
| D Dhoho | Surabaya Kota | Perjalanan memutar berlawanan arah jarum jam via Kertosono–Blitar–Malang | |
| Blitar | Perjalanan berlawanan arah jarum jam jam via Malang | ||
| Malang | Hanya jadwal pagi | ||
| SP Supas | Surabaya Kota | Pasuruan | Perjalanan menuju Pasuruan pada jadwal pagi dan siang, sedangkan sebaliknya pada jadwal pagi dan sore. |
| Probolinggo | Perjalanan menuju Probolinggo hanya pada jadwal petang, sedangkan sebaliknya hanya pada jadwal paling pagi. | ||
Galeri
-
Stasiun Gedangan dilihat dari arah barat, 2011
-
KA Penataran tujuan Stasiun Blitar memasuki Stasiun Gedangan
Referensi
- ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
- ^ a b Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
- ^ Kronik Kereta Api Indonesia dan Dunia periode 1800[pranala nonaktif permanen]
- ^ Hasan 2003, hlm. 114.
- ^ Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 – via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
Daftar pustaka
Hasan, S.A. (2003). Kharisma Kiai As'ad di mata umat. Yogyakarta: Pustaka Pesantren. ISBN 9793381302. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Pranala luar
(Indonesia) Jadwal Commuter Line Wilayah VIII Surabaya
| Stasiun sebelumnya | Stasiun berikutnya | |||
|---|---|---|---|---|
| Sawotratap menuju Surabaya Kota
|
Surabaya–Bangil–Kalisat Surabaya Kota–Bangil
|
Banjarkemantren menuju Bangil
| ||
Konten ini disalin dari wikipedia, mohon digunakan dengan bijak.





